I don't know

I don't know
01



Mohon maaf bila ada kesamaan atau kesalahan dalam cerita, cerita ini hanya fiksi. Selamat membaca.


2 jam setelahnya


"Ukh gua.. pingsan? tch! apa ini pengaruh tubuh ini"Gumam Alston yang baru saja membuka matanya


"Ini.. gua sekarang akan tinggal disini ya"Gumam Alston sambil melihat sekelilingnya


Terlihat kamar yang berukuran kecil dengan tataan yang rapi, serta tumpukan buku dan kertas yang berada di atas meja kayu.


"Ukh pusing pala gua"Gumam Alston sambil merebahkan tubuhnya di kasur pojok ruangan


Alston tanpa sengaja menyentuh benda kotak yang berada didekatnya. "Ini.. hp kan"Gumam Alston yang langsung mengambil dan membukanya karena memang tidak di berikan kunci


"Tunggu! ini! kenapa dengan tahunnya?! 20*5?!"Ucap Alston dengan terkejut hingga bangun dari tempat tidur


"Ukh! sial! apa ini abad 21?! sekitar 200 tahun yang lalu! gua kan dari abad 23!"Ujar Alston bingung


"Sebenarnya ini gimana sih?! gua kok bisa di abad 21 dan berada di tubuh anak ini?!"Lanjut Alston kesal


"Tch, dah lah lagian itu gak penting! masih mending gua bisa hidup lagi"Gumam Alston sambil membuka hpnya lagi dengan kembali merebahkan tubuhnya dikasur


"Galerinya cuman ada foto tulisan, kagak ada orangnya. Dan wa nya rame banget, banyak temen juga anak ini"Batin Alston melihat lihat


"ternyata udah jam 4 pagi, kegiatan gua ngapain ya.. Gua belum tau."Batin Alston yang masih berdiam dikasur


Beberapa menit kemudian akhirnya Alston kembali berdiri dari kasur dan mendekati meja belajar, di atas meja terlihat banyak sekali tumpukan kertas kertas.


"Ini.. oh iya anak ini masih SMA ya, 2 Minggu lagi masuk sekolah di luar kota. males banget gua , tapi anak ini sangat menginginkannya sekolah ini"Gumam Alston sambil membaca baca tulisan di kertas lainnya


"Namanya.. Alvin Hendra. Berarti sekarang nama gua Alvin? gak gak gua gak mau ganti nama!"Lanjut Alston yang masih sedang membaca kartu nama


"Sekarang mandi dulu lah"Batin Alston sambil berjalan keluar kamar, disana terlihat ada kamar mandi, dapur, dan ruang tamu yang ukurannya tidak terlalu besar dengan dinding bewarna putih


Alston kembali ke kamar untuk mengambil baju hitam panjang dengan celana pendek abu-abu selutut, setelah itu Alston masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Beberapa saat kemudian Alston sudah selesai mandi dan pergi berjalan ke arah dapur. "Makan apaan ya, cuman ada makanan instan"Gumam Alston malas


Alston kembali masuk kedalam kamar dan membuka lemari baju untuk mengecek uang yang disimpan oleh Alvin, uang itu dari hasil barang barang yang dijual oleh Alvin sendiri.


"Kalo seinget gua, ni uang untuk beli apartemen baru di dekat sekolahnya nanti. Apa harus gua juga yang ngurus? males banget"Batin Alston sambil melihat tumpukan uang di dalam lemari


"Oke lah, mending urusan tentang sekolah di luar kota gua selesain hari ini"Gumam Alston akhirnya sambil kembali berjalan ke dapur untuk sarapan



Matahari sudah hampir terlihat dan Alston juga sedang bersiap untuk pergi keluar.


"Jam 5"Gumam Alston sambil memasukkan hpnya kedalam tas ransel hitam yang akan dia bawa


Di dalam tas ransel itu sudah berisi hp dan uang tentunya. Dan Alston hanya menggunakan pakaian yang sama seperti tadi pagi, baju hitam panjang dengan celana pendek abu-abu serta topi sebagai pelengkap.


"Pertama gua akan naik bus untuk pergi ke kota A, membeli apartemen yang ada diingatan gua, dan yang terakhir mengunjungi sekolah baru untuk melihat lihat"Batin Alston sambil berjalan santai ke luar apartemen


Alston berjalan menuju halte bus sesuai ingatannya, dan begitulah akhirnya Alston sudah berada di dalam bus yang cukup sepi ini.


"Pak ke kota A"Ucap Alston kepada supirnya dan hanya di jawab anggukan


Tidak sampai 2 jam Alston sudah sampai di kota A yang terlihat sangat ramai dengan kendaraan dan pejalan kaki


"Semua menggunakan kendaraan"Batin Alston yang mencium bau asap disepanjang jalan


POV Alston


Jujur gua aneh banget sama anak yang saat ini tubuhnya sudah gua pake, masa cuman 2 jam jaraknya dari apartemen lama ke apartemen baru!


Ngapain juga harus pindah?! gak guna banget.


Dan yah.. akhirnya gua memutuskan untuk tidak membeli apartemen di kota A, tapi gua akan membeli kendaraan untuk transportasi gua.


Dan saat ini gua udah ada di tempat yang menjual mobil dan motor.


"Nona, carikan motor keluaran tahun ini"Ucap Alston tanpa basa-basi kepada salah satu pelayan perempuan disana


Dengan wajah yang ramah pelayan itu menbalas "Orang tua adik dimana?"Tanyanya


"Yang mau beli saya, carikan saja motornya. bayar tunai"Jawab Alston


"Mari saya antar melihat lihat"Ucap pelayan itu akhirnya mengajak Alston untuk melihat lihat beberapa motor


Beberapa saat kemudian Alston sudah selesai memilih motornya dan sedang mengurus pembayaran.


"Pas 3 jt 500, terimakasih telah membeli di tempat ini"Ujar pelayan itu yang baru menghitung uang bayaran Alston


"Hm ya"Jawab Alston sambil membawa kunci dan beberapa kertas


Alston memilih motor besar bewarna hitam yang dapat digunakan untuk 2 orang, dan tentu saja merupakan keluaran terbaru tahun ini.


Langsung saja Alston mengendarainya dan menuju ke sekolah SMA barunya.


30 menit kemudian


Saat ini Alston sudah berada di depan gedung sekolah yang terdapat sebuah tulisan di atas pagarnya.


"Saset? sekolah saset? nama yang aneh"Gumam Alston sambil melajukan motornya kedalam


Namun baru saja masuk, Alston dicegat oleh seorang pria yang Alston yakini adalah pak satpam di sekolah ini.


"Ada urusan apa dek? lagi libur datang ke sokolah"Tanya pak satpam menatap Alston


"Mau liat liat sekolah, saya anak baru"Jawab Alston yang malas berbicara banyak


"Ohh anak tahun ini toh, yasudah silahkan berkeliling. Semoga betah ya sekolah disini"Ucap pak satpam ramah akhirnya


Alston hanya mengangguk dan langsung melajukan motornya kedalam sekolah yang lumayan besar itu.


"Sekolahnya besar juga, lapangannya juga lumayan"Gumam Alston yang sedang melihat lihat dengan motornya


Alston berhenti di bawah pohon dan memarkirkan motornya, dan dengan santai Alston berjalan masuk kedalam gedung sekolah itu.


Disana Alston tentu saja berkeliling di gedung sekolah yang sepi itu. Dan yah, begitulah Alston mengisi ke gabutannya.



Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore dan Alston sudah berada di apartemennya, dan sedang bermain dengan hpnya.


"uang.."gumam Alston yangsedang tiduran di kasur


"Gua butuh uang, jadi wowtuber atau kacker ya?"Gumam Alston yang berniat untuk menghasilkan uang dengan bermodal hp yang dia punya saat ini


-Catatan


Kacker \= Hacker.


Wowtuber \= Youtuber


"Kalo jadi kacker gua masih belum ngecari tau tentang jaman ini, so.. mending gua jadi wowtuber gamer aja"Gumam Alston akhirnya sambil melihat lihat beberapa wowtube di hpnya


Sebelumnya Alston sudah melihat aplikasi wowtuber di hpnya dan Alston juga langsung tau kalo aplikasi ini cukup banyak penggunanya, lagipula Alston juga cukup tertarik dengan aplikasi yang satu ini.


Dan tentu saja Alston juga akan membuat akun baru dan mendownload beberapa game yang menarik untuk rencananya kali ini.


"Oke saatnya memulai mengumpulkan uang"Gumam Alston tersenyum tipis


Catatan


Kacker \= hacker.


Lol


Terimakasih telah membaca