Galak vs Nyebelin [ketos]

Galak vs Nyebelin [ketos]
15. Patah hati



Entah kenapa vernon sering kali ini menghilang entah beranta, cem tuyul phhhtt haha:v


Tia menganggu paksa kepalanya.


Seketika pecah suara toa masjid mereka.


••••••••


Jam menunjukan pukul 12:45pm yang bertunjukan jam idtirahat terakhir, yang aneh nya vernon tak balik balik ke kelas nya.


Rooftop


Hanya ada seorang cowok yang sedang duduk meratapi kedamaian diatas rooftop ini.


Menenangkan hati dan pikiran untuk melupakan segala hal yang terjadi yang secara langsung terlintas dimata nya sendiri.


"Sakitttt!" lirih Vernon sambil mengisap putung rokok yang diambil nya dari gudang.


Itu lah cara vernon menenangi pikiran nya dengan Seputung rokok.


Berpuluh puluh kali misscall dari sang sahabat sekaligus pujaan hati nya yang udah direbut duluan.


Ya siapa lagi kalau bukan Tia, sahabat karib dari kecil ampe sekarang.


ditempat lain.


Tia merasa resah, sahabat nya menghilang tak kunjung masuk ke kelas dari jam istirahat pertama tadi.


Pikiran Tia mulai tercema, sesuatu yang kuat telah mengusik hati nya.


"Udahh lahh Ti, dia cowok dia juga udh tau yng mna yang baik dan buruk," ucap Rini santai.


"Bener kata Rini, Ti. Udah lahh jngn terlalu dipikirin gitu," tambahan rain.


Entah apa yang membuat batin Tia kuat.


"Gua harus ke rooftop sekarang, jangan kawatir gua kenal dia udh lama ko. Gua cabut dulu ya" pamit Tia berlari menuju rooftop.


"Elah batu amat dah tuh anak," pasrah Wulan.


"biarin dia aja lah," ucap Grace.


Tia berjalan dengan wajah tak bisa digambarkan, antara bahagia, kesal, marah, atau sedih.


Orang yang menatap nya aja hampir bingung, tidak seperti biasanya.


Tia pun sampai ke rooftop yang dia cium pertama iyalah bau asap rokok.


"Ginii lagi kan," batin Tia.


Tia mulai menghampiri dan memeluk Vernon dengan erat.


Vernon syok dan segera menginjak putung rokok yang habis dihisap nya tadi.


"Lo ngapain disini?" tanya vernon tegas.


"Gua gak mau kehilangan luu nonnnnn hueee" ucap Tia pecah tak tahan menahan tangisan nya.


"Aihhh lu kira gua mau bunuh diri apa,herman gua sama lu. Cupcupcup anak tante amai udah nangis nya." ujar vernon mengalih topik.


Tia menatap pekat mata Vernon dan Vernon membalas nya.


Entah ini adegan apaan, author tak tau:V


"Lu klau udah ngerokok, pasti lgi prustasi yekann??" yakin tia.


"hmmm," balas Vernon.


"iya gua prustasi gegara liat lu jadian sama ketos brengsek itu." batin Vernon.


"Gua gak apa apa tiaa curut gua ubab gua." ucap Vernon sambil mengacak jilbab yng dipakai Tia sekarang.


Tia mulai melepas pelukan nya dan membenarkan jilbab sekolahnya yang telah berantakan ini.


"Ihhh kebiasaan pernonn !!" bentak Tia kesal.


"Nama gua vernon, bukan pernon mehh bisa ae anak jubaedah" ucap Vernon sambil terkekeh.


"mehh nama mak gua amaira radhina,enak aja anak tukiyam"


Perdamaian bertengkar mereka pun dimulai.


"Sudah ngebacod nya?" tanya Adit tiba tiba, sontak mengagetkan mereka berdua.


"Loh ko kaa????"


Tia bingung setengah mati.


"Nonnn!!!" panggil tia.


"Gua terkacangi nih" ucap Adit nada tak enak.


"ehmmm maap kaa, yaudah ayo ke kelas." ajak tia mengalih topik.


"Ngerti ko gua gak usah dijelasin yahh"Ucap adit tersenyum evil.


"Ngeri njirrrr ,cenayang nih anak"batin tia.


"skuyy lah."ucap tia yang duluan pergi menduhului adit.


"gua bakal jagain elu dari jauh tii"batin vernon.


"pacar ditinggalin,helehh untung kesyangan lu"ucap adit mulai mengejar sang pujaan,iyalah tia.


Skippp (pulang)


Teng.... teng...


"anak anak sampai disini dulu ya,sekian terima kasih.Assalamualaikum wr.wb"Ucap bu santi guru Sejarah.


"Waalaikumsalam."Ucap nya serempak.


"wehh kampang balik sama saha lu?ka kevin yaaa"ucap rini menggoda wulan.


"tuh ka kevin nya,panjang umur."Ucap grace melambaikan tangan kepada kevin.


"hae wulan!"sapa kevin terlebih dahulu.


"uhukkk apa kabar kita jumbloh inii"Ucap Grace menggoda wulan.


"ihhh apaan sih,jadian aja kagak.Maapin temen ulan ka"ucap wulan malu sambil menunduk kn kepala.


"Lu kira maaf korea,sambil nunduk kepala gitu hahaha"ucap ledek rain.


"bangggg juleeee,ikottt."ucap teriak rain kepada sang kakak tercintah,super ganteng gila.


"woy tia lu sama siapa?"Tanya rini.


"Sama ka adit."jawab tia yang masih fokus sma layar hpnya.


"ohh sama pacar nih yaa."goda grace.


"kuy lan,wehh cabut duluan ya "ajak kevin sambil menarik tangan lembut wulan.


"ehh kkaa,byee guys"ucap wulan tergesa gesa.


sahabat nya hanya angguk angguk doang.


"ayo jalan."ajak adit tiba tiba sambil menggenggam tangan tia.


"yehhh kampang,udh jadian sih seenak jidat ae pacaran"ucap brian tak terima.


"lu juga gitu rian"ucap deva sang sekos es ini.


"maura mna?"tanya abi,tumben mau nikong nih:Vvv


"dev,minta dibacok tuh si abi."ucap alex memanasi.


"tikung ae tikung,palingan merah rapor lu entar bi"ancam deva kepda sang sahabat.


"elahh bercanda ae boss santay,gua kan buchinin fanya,ehh ceplos"ucap abi langsung menaiki kendaraan motor ninja nya.


Skipppp (rumah)


"makasih ya ka!" ucap tia sembari memberi senyum.


"sama sama sayang, ehh" ucap adit sambil terkekeh.


"Sayang ndasmu, panggil tia aja


biar beda, klau tia panggil kka aja" ucap protes tia.


"Iya deh iya maap, yaudah gua jalan dulu ya,bye muahh bidadari" ucap adit sambil sedikit menggombal tia.


Tia merasa malu.


"apaan sih ka, yaudah sana hati hati" ucap Tia masuk ke dalam pagar rumah nya.


"iya, bye" ucap Adit, dan menghilng begitu saja.


Ditempat lain seseorang yang sedari tadi hanya dia meratapi penomena alam yang sangat ia damba kan bukan jatuh kepihak nya.


"gua sabar ko, gua masih mau nungguin lu ko" ucap cowok itu miris.