![Galak vs Nyebelin [ketos]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/galak-vs-nyebelin--ketos-.webp)
" kenapa kesini non?"tanya tia sambil melangkahmasuk ke cafe tersebut yang diiringi dengan langkah kaki vernon miliki.
Vernon tersenyum manis,entah kena angin puyuh sifat nya kaya gitu.
"Biar enak ngobrolnya aja,kan lu suka alam dak"ucap vernon sambil menseruput coffe yang dia pesan.
"Hehe iya juga sih"ucap tia.
Mereka pun mulai makan makanan yang mereka pesan tadi,dan asik mengobrol random dari hal aib ampe hal gaib ada ada aja emang.
•••••
Mentari mulai memancarkan sinar nya,menyentuh kulit putih gadis yang asyik bersemedi didalam selimut penuh ilernya itu.
Alaram ayam berdering bertanda jam tidur dia telah selesai.
Tring..tring.. tring..
Tia mulai mematikan alaram di ponsel nya,mengecek jam pada layar ponsel nya.
Tia mulai bergegas menuju kamar mandi nya,dengan ilmu gaib tia pun.selesai mandi dan berpakaian seperti biasa untuk kesekolah nya.
Entah kenapa ,tiba tiba mood tia berubah menjadi kurang bersemangat.
Tak lupa hari ini Tia dan anggota Osis mengadakan rapat untuk pensi akhir bulan yang akan dilaksanakan pada jam pulang sekolah terakhir.
Seperti biasa tia pergi kesekolah naik Go-jek,biar gak ribet katanya.
Tia mengecek layar hp nya,menunggu kang ojol depan rumah nya.
Tak tunggu lama Kang ojol pun sampai di depan tia berada.
"Ke SMA 1 jakarta yah bang."ucap tia naik ke motor kang ojol itu.
"Siap Neng."kang ojol mulai menjalankan kendaraan motor nya dengan kecepatan normal.
Tia pun sampai,dan mulai mengeluarkan uang kertas bernilai 10k untuk ongkos kang ojol.
"Ini bang,atur nuhun."ucap Tia mulai berlari kedalam area sekolahan.
"Sami sami."balas kang ojol,kang ojol mulai pergi ke tujuan nya lagi.
Kini tia mulai berjalan dikoridor mulai rame,Hal tak terduga seseorang mengejutkan nya dari belakang punggung tia.
"Doaarrrr !!"kagetan Vernon.
Vernon emang suka jahil,etss kini vernon bareng sama mark dan jackson sahabat karib nya.
"Astagfirullahalazimmm"teriak tia sontak membuat vernon,mark dan jackson nahan ketawa mereka.
Tia menoleh ke mereka,dan seketika tanpa ekpresi.
"Vernonn_-"panggil tia datar.
"Ampun deh ampun,maaf maaf comel ku maaf."ucap vernon sambil tertawa gurih yang diiringi kompak dengan mark dan jackson.
"aduhh dasar bule nyasar lu padaa !!"ejek tia kepada mark dan jackson,ya mereka emang bukan asli warga negara indonesia melainkan blasteran.
"Apaa lu bilang tadi hah!!"ucap mark tak sudi.
"santuy bambang,lu di ajak bercanda aja gak bisa."ucap tia rileks.
padahal hati tia berkata
'bangsul dah punya temen somplak'
Tia dan teman teman nya pun mulai memasuki kelas mereka ,bertanda bel pertama sudah di mulai.
Mungkin hari ini adalah hari paling menyebalkan bagi tia.
"Ada pr gk sih?"tanya ismi sambil ngemil jajanan pagi nya.
"Kebiasaan dah lu,jajan pagi mulu.Inget bulan depan kita mau lomba coy"Omel wulan,ya mereka akan ikut lomba dance cover antar sekolah yang akan diadakan pada bulan yang akan datang.
Hanya Wulan,Ismi dan Rain yang mengikuti acara lomba itu,Rini dan Tia tak bisa mengikuti karna ada kegiatan lain.
"Iya iya ,ini yang terakhir koo"ucap ngegas ismi.
"santay dong !"ucap wulan naik tingkat.
"Udah udah ribut mulu"ucap Rain sang penengah.
Pelajaran pelajaran pun telah berlalu,dan tiba lah saat yang paling di tunggu oleh penikmat jajanan kantin bu lastri.
Teng... Teng.. Teng.. Teng..
"Istirahat pertama"ucap guru piket.
"Sampai disini dulu,ada yang mau ditanyakan?"Tanya ibu Sovi guru pelajaran matematika minat.
"Gak ada bu !!"ucap mereka serempak.
"Baik lah,saya akhiri dengan mengucap kan 'Hamdallah'." ucap ibu Sovi dan mulai meninggal kan kelas bak kuburan.
Senyap,Tanpa Dosa.
"Ti,lu jajan gak?"Tanya Rini.
Tia kini sibuk dengan binder yang dia catat hanya jadwal osis nya.
Tia mendongkak ke arah Rini berada.
"Ehmm duluan aja,entar gua nyusul"Ucap Tia yang masih mencatat kegiatan osis nya.
"Yodah,gua tinggal dulu yups"Rini dan yang lain pun meninggalkan tia ke kantin,Tia hanya fokus bahkan tak sadar bahwa ada vernon tepat di hadapan nya sekarang.
Vernon mulai menggoyangkan meja tia,iseng.
Tia berdecik kesal.
"Aishh jangan ganggu gua bisa kann seharii ajaa !!"ucap Tia emosi sambil menatap Vernon seraya santapan pagi nya.
"Ya mangap mangap,so sibuk luu"Vernon mulai duduk disamping tia,melirik tia.
"Ke kantin sana,terus beliin gua sebungkus roti atau humberger deh,But you yang bayar."Oceh tia,yang hanya di respon sama vernon anggukan doang.
Vernon masih dengan teguh pendirian nya,still melirik sayup wajah tia.
"Apaa sihh luu,risih tauu!!"Tia Menutup binder nya dan menatap Vernon pekat.
Deg-
'Lu kenapa bisa ganteng sih non'batin tia berkata.
"Jangan ditatap gitu,entar jatuh cinta loh."Goda Vernon menyadarkan tatapan mereka.
"Non,Hari ini ada rapat osis,awas lu absen,gua jitak pala lu mauu"Ancam tia,Vernon hanya mengangguk.
Vernon gemas,dan tangan nya gatel pada akhirnya dia mencubit gemas pipi dempem tia miliki.
"Ututuu,gemess bangett sihh kamuu "Ucap Vernon iseng bernada manja.
"Akhh aww sakitt nonn"Tepat mendarat di kepala vernon satu pukulan oleh tangan tia.
"Salah gua apa sihh,dendam banget dah lu sama gua"ucap vernon sambil mengusap usap kepala dengan rambut agak sedikit panjang.
"Lu nyebelin ogeb."ucap tia.
Tak lama teman teman tia pun berdatangan dari kantin.
"WIHH ADAA YANGG LAGI PACARAN NIHH!!"ucap wulan iseng meninggikan suaranya.
Tia dan vernon pun sontak menoleh ke arah suara itu,ya teman sekaligus sahabat nista tia.
"So sweet nyaa,gua kapan di officialin yah"ledek dan pengakuan ismi.
Padahal ada dua orang yang suka dan ngintain ismi secara diam diam,ismi nya aja kurang peka.
"Pacaran ndasmu,orang nih human nyasar ke kelas kita,padahl gak terima tamu,si anak ngebet mau masuk"Jelas tia,menormalkan kegugupan nya.
Entah kenapa kalau saat bersama vernon selalu bikin deg deg gan,padahal sahabatan dari orok.
"Gua sama nih kutu kupret,emang pcrn betewe"ucap vernon iseng sambil merangkul pundak tia.
Sontak membuat tia terkejut,dan menepis kasar tangan vernon.
"Apa apaan sihh ,Dasar human kelamaan jomblo luu"ucap Tia.
"Gak ngaca yah neng?"Balas vernon.
Tiba tiba hp tia berdering,ada pesan Whatsapp yang masuk.
Ting..
Raditya:Keluar kelas bentar,ehm btw lu lagi sama vernon ya? Gua cemburu.
10.45am
Read.
Hal apa ini,Mata tia tak berkedip saat melihat kalimat terakhirnya.
"Cemburu?"ucap tia dalam hati.
Tia mulai bergegas menuju depan kelas membuat vernon bingung.
"Lu mau kemana?"Tanya vernon.
"Wc!!"tia berdusta,tia gak tau harus mau bilang apa lagi atau bilang yang sejujurnya.
Oh iya,Vernon dipindahkan kelas nya sekelas dengan tia,cuman gegara ipa dan matematika nya paling tinggi selalu kata ibu wali nya,emang sih vernon yang minta pindahin.
Tia mulai berjalan,benar ada adit yang nunggu sambil duduk di halaman taman.
"Maaf lama nunggu,ehmm ada apa ya?"Tanya tia sedikit gugup.
"gpp,ada yang mau gua omongin ke elu berdua."Adit pun mulai menarik tangan tia membawa tia ke kursi taman untuk duduk bersama.
Tia terkejut menjadi jadi,apa yang dilakukan adit sekarang adalah hal dibawah dugaan tia.
"Gua mau lu jauhin vernon,maaf lancang"ucap adit sambil menatap pekat mata tia.
Tia bungkam,tak bisa melakukan apa apa.
"Gua cemburu sama kedekatan kalian berdua,layak nya seperti sepasang kekasih"ucap adit.
"Hubungan nya sama ka adit apa?"Tanya tia gak peka.
'Untung cantik lu ti,gak peka banget dah'batin adit.
"gpp lupain aja."hal ini lah yang tia benci,ditanya malah menghindar.
Tia menatap ke arah lain,diam tak bergeming.Tia mulai beranjak dari kursi mereka duduki dan berjalan diam meninggalkan adit.
"Gak usah kepo tentang dia,Move on dari dia move on ti,lu cuman dijadiin pelampiasan dia gua yakin ti"Ucap iblis nya tia.
Hati tia panas tak bisa di tahan lagi,tak tau apa maksud dari adit ucap kan tadi.
Beralih ke adit.
Adit menatap bingung perubahan cewek yang baru saja meninggalkan nya,tak ada niat untuk menghentikan langkahnya atau mengucapkan yang sebenarnya.
"Apa gua salah,nyatain yang gua rasa kan ini?"Tanya adit kepada dirinya sendiri.
"Sampai bikin dia berubah drastis gitu??"hanya itulah yang ada dalam pikiran adit sekarang.
Tia mulai masuk ke dalam kelas yang dia tinggal kan sebentar tadi,tanpa raut wajah dan salam.
Tia pun duduk menghempaskan bokongnya dengan kasar,yang membuat vernon bingung.
"Lu kenapa Ti??"Tanya rini khawatir.
"Gak papa"ucap tia datar,tia mulai mengambil buku pelajar kimia nya sekarang.
"Non,bujuk dungg"suruh wulan samar kepada vernon.
Untung guru nya kekantor jadi ya bebas lah.
"Ismi,gua duduk disitu dong,lu sama Fariz dulu,ye riz"ucap vernon,fariz ngangguk aja.
Vernon dan ismi pun berganti posisi duduk.
"Ti,jujur sama gua lu tadi kemana?"Tanya lembut vernon,yang sontak bikin hati tia adem.
"gua gak apa apa non,gak usah khawatir"ucap tia berusaha nahan nangis.
"Rin,ganti posisi dong"pinta vernon,awal ditolak tia dan lama kelamaan pasrah.
Kini vernon benar benar menatap dan menggengam tangan tia,untung duduk di paling ujung udah di rubah posisi duduk nya dua minggu yang lalu.
"Maaf,hiks gua tadi ketemuan sama ka adit,dan dia bilang gua harus ngejauhin elu,gua gak tau apa maksudnya nonn huee hiks hiks"tia tak tahan lagi untuk nahan tangisan nya,dan dengan sigap vernon memeluk erat penuh semangat dari vernon miliki.
"Kalau lu gak bisa ngejauh dari gua,gua yang bakalan hilang dari hidup lu"ucap Vernon yang membuat tia tambah menangis.
Rini,Ismi,Wulan dan Rain hanya bisa melihat apa yang mereka lakukan,hanya vernon lah yang bisa ngebaikin mood tia.
Karna vernon yang sering nemenin tia,vernon yang sering jagain tia saat sakit atau saat apa pun,dan orang kepercayaan keluarga tia.
"Gakkkk lu tetep harus selalu di deket guaa,entar bahan nistaan gua hilang terus gua nistain siapaa hiks hiks"ucap tia,yang direspon dengan senyuman vernon.
Kaya orang pacaran yahh?
"Lagi nangis,masih aja inget buat bahan nistaan,iya deh iya gua tetep deket dan selalu bersama elu walau akhirnya lu jadi milik orang kelak nanti"Ucap vernon miris,pada kefaktaan nya emang akan kaya gitu.
Vernon mulai menyapu sisa air mata tia,dan membuat lelucon khas vernon sendiri.
"Coba tatap gua"Vernon mulai mengubah raut wajah nya menjadi seperti orgil.
Yang sontak membuat tia tertawa,hati vernon langsung adem gak khawatir lagi.
"Nah gini kan tambah buluq ehh salah cantik."ucap vernon sengaja peleset.
"Yeuuu dasarr nyebelin"Mata tia tertuju kepada Ismi dan Fariz. yang lagi diam diaman bae.
"Uwawww sang badgirl kita,bisa juga yah deket sama tuh curut."ucap Tia,padahal habis mewek ehh malah ngenista orang.
Kata tia temen tia tuh semuanya nistaebel,apa lagi si vernon.
"Lu pulang mau bareng gua?gua teraktir es krim deh"ucap vernon,mata tia langsung berbinar cerah.
"Mauuu okeh,pas kita rapat kann"ucap tia.
•••••••••