
"tiyana , tiyana, triiiy sayang, Bangun nak Ada teman nya di depan Buruan Bangun,
Ibu mengetuk Pintu dengan kuat nya, "iyaa bu ,
Triana Masih berbaring, Tangan nya meraih ponsel dan melihat jam nya, berfikir kenapa alarm nya tidak Berbunyi, melihat ini masih pukul 06:15 pagi.
"Sebentar lagi bu"
"Ini teman nya nungguin di depan buruan dong nak bangun ( Ibu mulai marah)
Sambil berdiri, berjalan keluar sembari mengikat Rambut nya.
"cepat amat citra Jemput mau apa sih , Buu Suruh citra berangkat duluan deh bu, tiyana belum mand...
Belum Selesai ngomong Terlihat di luar teras Ibu dan Aufar sedang berbicara,
Entah sudah berapa lama Aufar Di sana,
Sambil Ibu menyiram tanaman dan Aufar duduk di kursi Tua di depan Teras.
Triana langsung lari masuk ke kamar mandi nya ,
"ya ampun Anak itu nekat amat udah berani ke rumah aja,
Sambil menyikat Gigi triana bekaca dan Terbayang tadi malam.
Ponsel nya berdering, masuk pesan pesan dan panggilan Aufar, Dia langsung Nonaktifkan dan Pergi tidur.
Triana Siap merapikan pakaian Dan berjalan ke Arah dapur.
Dari Arah luar ibu bertriak "Makanan nya di makan nak masih sempat kok"
"hemmm iya buu
Di meja makan Sambil menyantap Sarapan nya Triana berdiri dan mengintip dari Luar jendela Tampak Ibu Berbicara Serius ke Aufar, di depan Aufar Sudah ada Segelas teh yg mungkin ibu buat untuk Aufar.
Selesai berpamitan, lalu bergegas ke sekolah.
Di mobil Aufar hanya diam,begitu pun Triana, Tak bersuara sedikit pun Hanya suara jalan Raya yang terdengar Berisik.
"Kenapa jemput gua far, Nekat amat Lu.
"Why , aku ingin kenal dekat keluarga mu
(Aufar menoleh ke Triana)
"hemmm loe terlalu jauh far, ( menatap ke arah samping merasa tidak suka)
Sampai di parkiran Sekolah, Parkiran yang luas , Di depan nya bersebelahan dengan Lapangan yang hijau, mobil Aufar berhenti di antara mobil-mobil lain, Dan tiba-tiba tangan Aufar menyentuh tangan Triana.
"Triyy mungkin Kamu enggak suka, mungkin kamu marah , Maaf Aku selancang ini ,Maaf ,Maafin Aku, triyy Aku janji aku ingin Bahagiain kamu Triy, aku janji, Jagain kamu,Aku janji lindungi kamu.
Menghempaskan Tangan Aufar tapi masih duduk.
"Apa sih maksud nya terlalu berlebihan, sudah Far Kita baru mulai ini terlalu jauh buat aku. (Triana membuka pintu dan keluar mobil)
"apa ini gue semakin enggak ngerti sama lu far,.
Menarik tangan Triana , "pegang try setidak nya jika kamu muak lihat muka aku , kamu bisa balas pesan ku"
Triana diam, dan berjalan cepat meninggalkan halaman parkir.
Aufar Terbayang perkataan Ibu tadi pagi yang menanyakan siapa Aufar, Ibu juga menceritakan, Siapa Ibu sebenarnya, Dan ibu juga menceritakan kenapa Triana Bisa bersama ibu, ibu berpesan Untuk jagain Triana, Lindungi dan sayangi Triy, dia dapat semua itu dari orang tua kandung nya.
Tidak seperti biasa Ibu mau bercerita apa lagi dengan Aufar yang baru dia kenal.
Entah apa maksud tujuan ibu.
****
Di kelas Biologi, semua memakai Uniform Putih berbentuk jas, Tampak vita dan Triana, Duduk di sebuah media tugas, Triana melihat ke Ujung Ruang ada 1 kotak yang membuat nya penasaran lalu berdiri menghampiri nya.
"Uu apa ini ,oooohhh , kamu kok lucu banget sih sambil toel toel benda putih itu memggelikan itu uuh kasihan nya kalian di kurung, (Sambil mengangkat kotak, lalu memandang Iba)
Semua anak tidak ada yang melihat ke arah Triana Semua sibuk dengat Prakarya yang di berikan.,
"Aku bebas kan kaliann ya Bahagia ya di dunia ini kalian juga pantas bahagia" (sambil membuka dan meletakan kotak berisi tikus ke lantai, Tikus mulai berhamburan, Triana berjalan ke Luar Ruang menuju toilet)
Di Lab Semua Sudah Ricuh, Berisik Triak-triak Naik ke meja ,Panik semua Barang kacau berjatuhan.
"Ya ampun kenapa Ini terjadi (Guru biologi tampak panik dan menelphone ke petugas Kebersihan)
"halloo iyaa ini tolong sekarang datang , ke Lab tikus semua lepas. Iyaa segera
Triana kembali ke Lab , Melihat Semua triak-triak" Citra datang dan berlari Triana gak usah masuk ayol pergii triannaaa pergii"
menarik tangan triana.
"Ada apa Cit ? (Di belum sadar semua karena tikus yang di lepas nya)
"Tikuss tikuss ayoo pergiii" ( menarik Triana ke arah kantin )
Triana shock bicara dalam hati, "ya ampun Kemana otak gue kenapa tadi gue lepasin,ya Allah kenapa otak gue, ini semua karena Aufar kacau semua fikiran gue, (Tringat perkataan Aufar tadi pagi)
Sampai di kantin Triana diam seperti kebingunan, Citra memesan minuman.
."Triyy kenapa loe, triiy sambil mengarah kan tngan ke triana
"hemm iya gue gak kenapa2.
Vita Dan Rini datang Bersamaan dan duduk di sebelah Triana.
"Mungkin Gak sih tikus tadi ada yang sengaja lepasin, Gelii bangettt ihhhhhh (vita dengan wajah kesal)
" gak ngotak banget kalo iya, dah gak habis fikir gue (Rini menambahkan)
Triana diam, takut dan tetap Terdiam merasa bersalah, Berfikir terus keanehan diri nya.