Everything "Triana"

Everything "Triana"
Bab 4 - Jadian



Triana Membuka pintu dengn kunci di saku nya, tapi tidak seorang pun Terlihat, Berjalan ke dapur rumah tampak sepi, merogoh saku nya dan mengambil handphone nya.


"tut... Tut....


"Asaalamualaikum ya nak, Ibu dan abah pergi ke Acara nikahan ibu Nani,


"ooo iya bu hati2 ,


"Makanan di meja ya, tutup yg Rapi nanti masuk lalat, Jangan kemana-mana , cucian kotor masukin keranjang,


"yesss mommm.


Triana memanggil kakak kandung ibu nya itu dengan ibu dan suami nya abah, mereka sangat menyayangi Triana,


Dari usia 6 tahun Triana tinggal bersama Ibu dan abah, ke dua orang tua Triana sibuk berkerja dan anak nya jarang dapat perhatian selalu si titip ke pengasuh.


Karena Tidak tega Ibu pun membawa Triana,Kakak ,Adik laki-laki nya Untuk di Rawat, Orang tua Triana pun menyetujui nya, Sampai sekarang Hingga kedua Orang Tua Triana sudah bercerai pun Triana, adik, dan kakak laki-laki nya di asuh oleh kakak kandung ibu nya itu sementara anak kandung ibu yg merawat nya itu sudah dewasa dan menikah dan hidup bahagia di Kota lain, sama hal nya ibu , Anak ibu kandung ibu juga menyayangi Trina, Kakak, Dan adik nya seperti adik kandung Sendiri.


***


Buku-buku berantakan di tempat tidur , Triana sudah terlelap memeluk boneka,


Tiba-tiba Suara panggilan telepon masuk, dia terkaget, dengan malas dia membuka sengaja tidak mengangkat panggilan,


Sudah terlihat foto Aufar tanpa kontak nomor yang tersimpan.


"Aufar


Selesai panggilan telepon berdering masuk lah beberapa buah pesan.


Aufar :


"Triana"


...


"Malam,


...


"maaf mengganggu,


...


"Sudah tidur ya"


Triana Mematikan Ponsel nya ,merapikan buku dan berbaring, tapi mata nya tetap melihat kembali ke ponsel nya Ragu akan membalas atau tidak.


"Enggak usah deh" Triana merebahkan badan Dan tidur


***


SEKOLAH


Akhir-akhir ini teman 1 genk Triana pada sibuk masing-masing, Citra sibuk dengan pacar Halu nya yg konon ada di singapore, Vita sibuk dengan devid, Rini makin sering hilang susah di temui saat jam istirahat****.


Triana mengambil air minum nya pergi dari lapangan Basket jam olah raga hampir selesai,


Dia jalan memasuki kelas, Tiba-tiba otak jahat nya muncul , dia mengambil 2 kertas dan menuliskan kalimat gila,


Tak lupa meletakan lem kertas di atas nya dan berjalan ke Toilet menempelkan di depan pintu toilet pria dan wanita yg bersebelahan itu "TOILET RUSAK"


Toilet itu satu-satu nya toilet besar dan yg memiliki banyak ruang di dalam nya.


Dia masuk sendiri ke toilet dan mengunci nya dari dalam.


Satu persatu mendatangi Toilet "wah Rusak "Aduh Rusak" , Satu persatu pergi berlalu dan turun ke bawah.


"Huh Aman", Triana keluar dari toilet


"turun lu semua pada ke Bawah sana,


Di bawah Ada sebuah toilet lama yang sudah Tua, tampak kumal, jarang terpakai.


Vita, Citra, Rini jalan beriringan,


bersamaan anak anak lain juga ,yg kesal Toilet nya tidak bisa di Gunakan.


"Mana Triana Guys?, tanya Rini


"Iya mana anak itu ya ,apa mau cari masalah lagi tidak segera gantu baju" Citra menambahkan


Di dalam kelas Triana Sudah Rapi duduk dan menyandarkan dagu nya ke meja,


Masih teringat-ingat Aufar, dan dia kembali membuka pesan Aufar dan membalas chat yg sudah Basi itu.


Me : Sorry Gue tadi malam sudah tidur"


Aufar : Its ok, ntar pulang bareng gue ya.


Me : No, Thanks !


Aufar : Pleaese !


Triana Tidak membalas lagi,


Di Ruang kelas Satu persatu masuk ,Selesai berganti pakaian, Citra datang.


"Eh Triiy Kok lu dah Rapi ,


Triana ketawa haahak


"Why ?? Gue Kan hebat,


"Seriusss loe ya Gue tauu itu toilet kerjaan loe kan... (tangan nya menunjuk ke wajah Triana)


"Triiiiyyyyyyy Gue tauu itu tulisan loe dasarr loe yaa , Citra juga ketawa walaupun kesal.


"Sumpah udah bauk kotor, sempit, campur cowok, Ahhhh sekolah elit kok gini amat kemana penjaganya , Rini masuk sambil ngomel


Triana dan Citra tertawa.


Triana memberika ponsel nya kepada Citra


"cit Lihat...


Sambil baca pesan Aufar "ya ampun Triyy ,, please mau dong , lu harus berubah, biar enggak jahilin orang mulu, mau yaa , gue balas ni "Ok"


Aufar langsung balas "thaks dengan emoticon ❣️


Wajah Triana memerah menahan malu, yg tapi juga mau.


"Luuu cittt ya ampun.


******************************************


SMA PATRA DHARMA Riuh ketika pulang parkiran mobil dan motor Ribut, Terlihat Mana yg Satu genk,dan yang bukan.


Dari kejauhan Terlihat Aufar memasuki Mobil sport Yg sudah di modifikasi ala anak muda.


Aufar berhenti di depan Gerbang.


Citra mengantarkan teman nya naik, Dan menolak-nolak .


"Triyyy buruan ya Elah triyy rumah Cuma 7 menit udah sampai kok jangan takut"


"Thanks Cicit ... Aufar mengakat tangan nya Tersenyum menampakan ketampanan nya ,Wajah ke Arab arab'an nya terpancar Hidung mancung, kulit putih, bibir pink kemerahannya


Di dalam mobil Triana terdiam, untuk pertama kali nya Dia di antar pulang Seorang laki-laki


"Triy Kita makan yuk di caffe Depan, ya please .


Triana izin ke ibu sambil mengetik pesan


"bu tiana Makan sama temen pulang telat"


Send..


"Jangan lama-lama ya Far ntar Gue di omeli"


"Gak kok gue janji.


Mobil Aufar pun berhenti dan Parkir di sebuah caffe yg identik dengan anak muda


Sambil Pesanan Makanan datang ,


Aufan dan Triana diam diaman, hening


Lalu Aufar memecah Suasana.


"Triyy


"hemm


"gua Gak bisa gombal, Gak bisa basa basi,


"lalu ??


" Gue hemmm Triyy jangan tolak gue...


Ingat kata-kata citra , "Loe mau aja sama Aufar kalau pacaran serius, loe minta nyawa aja tanpa di suruh pasti di kasih, apa lagi cuma hadiah-hadiah tas,perhiasan ,jam itu sepele sama dia 1 lagi Aufar Super Romantis"


Triana tidak perduli semua itu dia hanya ingin punya teman lebih dekat, Bisa jadi teman di kala sedih, dan mendengarkan cerita dan keluh kesah nya.


Lanjut ke meja makan di caffe


"apa sih far, apa yg mau gue tolak"


Wajah Aufar merah, Tertunduk malu,


"lu mau gak jadi pacar gue " Sambil meletakan Sebuah kalung permata kecil di dalam kotak perhiasan


"ih apasih, kenal juga baru,


"tapi gue dah lama kenal loe dari citra, Lu sering main ke rumah citra, trus ke Tempat kerja gua temeni citra Pasti lu gak sadar kalo gua Lihatin


"oh yaa, gue gak lihat , jalani aja dulu far, lagian gak zaman nya lagi nembak2 gitu


"seriuss Triyy


Aufar paham Secara Enggak langsung Triana bilang dia mau.


****


Mobil pun berhenti di depan rumah Triana,


"Gue mau pamit ortu loe triyy boleh"


"eh lain kali deh Far buruan gih balik,


Ibu melihat dari dalam seorang laki2 menghantarkan dia pulang , Triana langsung masuk, takut ibu marah.


"Hati-hati kalau bergaul triyyy ,Jangan kebablasan, Ibu paham


"iya buu iya


.