Everything "Triana"

Everything "Triana"
Bab 5 - AUFAR



AUFAR PLOT


Berbeda dengan Triana yang Keluarga nya BrokenHome , Hidup secukup nya, Ibu dan ayah Bepisah dan hidup di Luar kota , dan di Asuh oleh tante nya.


Aufar Merupakan Anak ke-2 Dari 2 Bersaudara, Hidup Bergelimang Harta, Rumah mewah, Mobil banyak,


Aufar Merupakan Anak Seorang pengusaha Pertambangan, Perhotelan, Showroom mobil-mobil mewah , dan banyak Usaha Lain ,Mempunya Ibu dan ayah yang Bahagia,


Dan seorang kakak Bernama Mayra dia Stylish wajah ke Arab-araban tinggi ,kulit Mulus, Rambut Coklat, Bak super model Luar Negri ,


Aufar dan kakak Nya Terpaut Usia 7 Tahun Di atas nya, kakak nya Terkesan Cerewet Bawel dan Heboh, Beda dengan Aufar Pendiam, Bicara seperlu nya, Tapi penyayang.


Sedari kecil Aufar sudah Terbiasa dengan kemewahan Barang bermerek mobil Super car hingga mobil mewah lain,


Tidak heran semua itu membuat nya hobby untuk Memodifikasi Mobil-mobil pemberian Orang tua nya, Sehingga karena Hobby nya itu bisa membuat Aufar mempunyai Ladang Uang dan penghasilan sendiri,


memiliki Gallery Mobil mewah Dan mempunyai Sebuah Bengkel Modifikasi yang Besar khusus Mobil-Mobil mewah yang harga nya Selangit itu, Dan Aufar sudah memiliki Beberapa Pekerja di bengkel Itu.


**


Di meja makan Ibu dan kakak Aufar sedang Bebincang sambil makan., Tampak Aufar yang memasuki Rumah.


"Tumben Kelihatan Batang hidung di rumah" (kakak)


Aufar Menoleh tidak merespon langsung naik ke lantai 2 rumah nya)


"Huss kamu Adikmu pulang kok Heran, Gak pulang juga dia ke Bengkel gak pergi kemana-mana


Mama dan Mayra lanjut makan, Suasa hening cuma suara sendok dan piring yang beradu, kakak memulai pembicaraan lagi.


"Tadi Tiara Ngedumel Ma, Mau nebeng Pulang Aufar Nolak , (Sambil angkat gelas minum)


Tiara adalah sepupu Aufar, Seumuran Aufar, Dan juga mereka 1 sekolah, Tiara lah yang selalu melaporkan Hal apapun tentang Aufar ke rumah.


"Mungkin adik mu buru-buru sudah lah Mayra


"buru-buru Antar Pacar Baru nya ma


(kakak Sinis Memandang Mama nya)


"Iyaaa Beneran , Biar lah mayr Adik mu sudah Dewasa,


Aufar Turun Dan datang Ke meja makan, langsung Menuju Kulkas , mengambil Gelas di meja ,dan menuangkan air Dingin, Duduk di sebelah mama nya, Mama dan mayra Melihat ke arah Aufar, Aufar sadar Di lihati.


"Apaa , ada apa (Suara Berat Aufar)


Aufar Bangkit lagi, "far Ke Bengkel ma, Mengambil kunci mobil nya di meja"


"Baru juga duduk, Ayoo makan dulu, nak


"udah makan tadi maa sama Temen


Kakak sinis dan menyahut "Sama temen maa


"Huss Udah udah yaudah Hati-hati,


Aufar Mencium pipi Mama nya lalu pergi.


Mobil Aufar melaju kencang,


di mobil Aufar Terbayang Triana Tertawa,Tinggi, Langsing berisi, Kulit putih bersih, mata Coklat, bulu mata lentik.


Mobil Aufar Memasuki Bengkel Seperti Biasa Ramai Orang Dengan Kesibukan Mobil nya masing-masing,


Langsung Aufar Turun dan mengecek Riki Salah satu Pekerja nya yang Terlihat sedang Sibuk.


Menjelang Malam Aufar duduk Di sofa di dalam Ruangan yang jadi Kantor nya di Bengkel itu, Sambil memainak ponsel


Mencoba mengirim pesan ke Triana.


"Triiy Lagi apa.


Sending.....


Triiy


Sending....


Kembali mengecek ponsel nya ,Terkirim ,tapi tidak di Baca.


Aufar kembali mencoba Menelpon, cuma di jawab oleh operator.


"No yang anda tuju sedang Tidak bisa menerima Panggilan,silahkan coba lagi"


Di Ruang Sepi itu Aufar Memandang ke kaca Bertanya dalam Hati tentang Kemana Triana.


AufarBangkit Dari kursi nya melihat sekeliling bengkel sudah sepi Pekerja sudah pulang, Aufar pergi meninggal kan Bengkel melaju sangat kencang , Di keramaian Lalu lintas Menuju ke Arah Pusat perbelanjaan, Tertuju ke sebuah Toko handphone Seluller membeli sebuah Barang lalu pergi pulang.