
Bulan tampak Bulat penuh membuat langit Terlihat terang walaupun sudah malam,
Terdengar Deburan ombak dari sisi pantai, Dan juga Alunan MusiK classic menambah Romantis nya suasana.
Aufar dan Triana duduk berhadapan.
sambil menyantap makanan, sesekali saling beradu pandangan, Triana mencoba Mengusir ke Bekuan.
"Far coba kau lihat wanita di belakang mu (Memainkan mata memerintah Aufar ) dia sungguh cantik bukan, Harus nya aku memakai gaun seperti itu ke sini"
Terlihat wanita muda duduk tepat di belakang Aufar, memakai Gaun merah, sentuhan tali kecil di pundak nya, dan menampakakan jelas Bagian tubuh Belakang nya.
"Terlalu terbuka, Aku tidak suka"
"Bukan kah Pria suka wanita sexy( Triana memajukan Bibir nya seolah Aufar bohong)
"Kau Benar , Tapi tidak Milik nya apalagi di lihat orang lain"
(Serrrrr Jantung Triana berdebar kencang, bangun triana bangun sadar woyyy sadar darah nya seakan Mengalir deras , wajah nya memerah menahan malu)
Seketika Triana langsung Mengalihkan Pembicaraan takut membuat nya semakin Lupa diri.
"Far Kau akan Lulus tahun ini ? Apa Kau akan pergi ke Luar negri ??
"Menurut mu...
"Ya kurasa itu Pasti, Kemarin ku fikir kita seumuran, Tapi citra bilang tidak,
(Triana menatap Aufar)
Aufar tersenyum "Berapa Usia mu sekarang?
"17 bulan ini , Jawab triana sangat cepat
"Wah Ternyata Aku Lebih tua dari mu" (Aufar sedikit tertawa)
"Kenyataan kau lebih tua, Kau tau Far bahkan Aku baru melihat mu Akhir akhir ini, Dan sekarang bahkan kau sudah akan lulus saja, itu aneh bukan" (Triana Memajukan bibir sexy nya)
"Hkhk (Aufar tertawa Lebih )Kau Ingin tau Triana ..
"Apa ?????
(lagi-lagi Aufar tersenyum) "Aku di sana baru Beberapa bulan ini, Di karenakan Sesuatu hal membuat ku Bersekolah Formal lagi.
"Benarkah , Sesuatu hal , Hal apa ???
(Aufar diam Terasa berat untuk bercerita, menarik nafas panjang)
"Tahun lalu..ku Rasa adalah tahun yang paling berat untuk Keluarga ku" (Aufar Diam sejenak memandang Wajah cantik Triana)
(Triana menunggu Cerita berlanjut)
"Tahun yang menyakitkan Untuk mama,
Saat itu Kak Mayra Sudah 2 tahun di Tinggal di Amerika , Setelah dia Menyelesaikan Study nya di Inggris.
Tapi ketika itu dia Menghilang hampir 1 bulan tanpa berita apapun, Mama sangat Panik, Ponsel Nya tidak bisa di hubungi, Pihak Appartement tempat kak Mayra Tinggal mengatakan bahwa Unit Appartmenet nya juga Kosong di Tambah laporan Pemakaian Kredit card nya bahkan Hampir mendekati Limit, Saat itu Papa segera berangkat ke Amerika Bersama Orang-orang nya.
"Laluu......(Triana masih penasaran)
"Benar, Kak mayra sudah Tidak ada di Appartment nya, Sampai Papa minta Bantuan Kepolisian Di sana untuk Pencarian ,
3 Hari kemudian kak Mayra Baru di temukan ,Polisi melalukan Pelacakan lewat nomor ponsel, Tempat Terakhir Ponsel nya aktif Adalah rumah kekasih nya, tapi dia tidak ada di sana, Rumah itu kosong, Ternyata Kak mayra di sekap di Sebuah container Rusak di dekat rumah Bule Brengsek itu, Terlebih menyakitkan Kak Mayra sedang Dalam kedaan Hamil 7 Minggu (Aufar menarik Nafas nya lagi terasa berat )
(Wajah Triana mendadak berubah mendengar Cerita Aufar, Aufar masih melanjutkan)
"Lalu Cobaan Tidak berhenti, Malam ketika Kak mayra DI Temukan, Aku Lecelakaan Bersama Devid, Dan Mike,
"Apaaa kau seriuss, Kecelakkan" (Triana memasang wajah kaget)
"Ya , Aku Koma 4 Minggu, Dan Devid 18 jam, mike Hanya Luka kecil (Aufar menunjukan Bekas Luka di pelipis kepala nya yg tertutup Rambut)
"Ya Tuhan, Apa kalian Habis minum.
" hemm,( Aufar menjawab sambil menaikan bahu nya)
"Dasarr anak-anak nakal,...
"itu cerita masa lalu sayang, Hampir 2 bulan Aku di Rawat di singapore, Sejak saat itu Mama memberi ku banyak kegitaan Selain Ke Bengkel, Agar aku Tidak Hanya Bermain Bersama mike dan Devid, Begitu juga Nyokap devid ..
"Apa karena itu kalian Ke sekolah, ..
"Hemmm, ya Begitulah..
"Apa sekolah itu milik mu Aufar? (Penasaran),,,
"kakek ku yang mendirikan nya,,
"Pantas lah kau Bisa Keluar masuk sesuka hati mu , hemmm Tak Bisa ku bayangkan Betapa Hancur Hati Orang Tua mu saat itu" (Triana menarik nafas Panjang)..
"hemm Aku menyesali kenakalan ku,.
(Seketika Aufar Mengingat Wajah mama nya )
Ceria Panjang Membuat Mereka Terhanyut Tidak di sadar waktu semakin Malam dan Dingin.
Sampailah Mobil Aufar di depan rumah Triana
Sambil mereka Saling Bertatapan.
"Thanks Far, Enggak usah mampir Mungkin Ibu sudah tidur"
Aufar mendekat Seakan Ingin memcium, Tapi tangan Triana dengan cepat menolak Wajah Aufar yang mendekat.
Aufar Tersenyum, mencium tangan Triana yg mampir ke Wajah nya "Iloveyou sayang..
Triana Menoleh , dan menjawab "Me Too" turun dari mobil.
Lalu bergegas lari ke dalam Rumah,
"