Everything "Triana"

Everything "Triana"
Bab 14 - First Kiss



Mobil Citra Tiba di Rumah Aufar


tampak Rumah yang sangat Megah,


halaman yang sangat luas, parkiran luas di penuhi mobil-mobil mewah, kolam renang yg tersembunyi di sisi rumah, dan tanaman-tanaman yg menyejukan Mata memandang.


Triana dan citra Melangkah Menuju pintu masuk Utama,


Sementara Aufar masih belum tau jika mama nya menyuruh Citra Membawa Triana ke Rumah rumah mereka.


Citra menekan Bel di Rumah Aufar,


Seorang pembantu Rumah yg sudah tampak Tua datang membukakan pintu,


"Silahkan masuk non ,..


"Ehh kalian sudah datang Anak anak cantik (suara tante Farrah pelan menghamipiri ) tante farrah alias mama Aufar


Triana menyalami Tante Farrah.


"Saya Triana tante..


"iyaa iya tante sudah kenal kok, Aufar sudah banyak cerita tentang kamu (memegang lengan triana)


"kamu lebih cantik dari di foto pantas Aufar sangat menyayangi mu"


(tante farrah memandang Triana dari Atas sampai ke bawah Hidung mancung, kulit putih, Mata coklat, Rambut panjang terurai dan masih mengenakan pakaian sekolah yg di lapisi Sweater Hitam di luarnya)


Wajah Triana mulai Memerah menahan malu atas pujian.


"ehem ehemmm mana Aufar tant ? Tanya citra


"Di kamar nya ,tadi pagi panas nya sangat tinggi tante sangat khawatir, syukur Tadi Dokter Andika sudah datang memeriksa,.


"Mba Asih tolong antar mereka ke atas ,


"Wii mbak dewi Buat kan minum antar ke Kamar Aufar..


"Baik Bu...


Triana dan citra mengikuti Mbak Asih naik ke lantai 2.


Citra yg sudah Terbiasa di rumah itu sejak diri nya kecil tidak segan lagi.


Aufar.. Far ... ...panggil citra di depan pintu kamar,


"Masuk .. Enggak di kunci" ..


Tampak Aufar di balik selimut nya


"Ehh, eh bukan mama"


Aufar lompat dari tempat tidur, Dia malu hanya memakai Kaos dalam dan celana boxer langsung memakai T-shirt nya...


"Apa sih loe biasa aja kali far, cuma lihat loe Telanjang aja gue mah sering ehh ehhhh waktu umur 5 tahun yaa guys jangan mikir macam-macam...


"mesum loe citt"


(Triana hanya senyum)


"hk hk Nihh Obat loe udah gua bungkus, Gue Anter lagi sampai Ke depan kamar loe cepat sembuh ya.


Aufar Masih bengong seperti tidak percaya Triana ada di rumahnya.


"hey hey Kenapa sih bengong mulu , ajak masuk ke kemar kek, Dah ya "mission complete" gua pulang gak mau jadi nyamukk... Byee guysss"


(mencium pipi Triana cepat lalu turun)


"Thanksss Cit " Aufar Triak


"Janga lupa tukaran sama mobil loe yg Kemarin Gua lihat" hk hk suara citra jauh.


"Oke"


***


"Ayo Masuk sayang".. Menarik tangan Triana ke sofa.


Triana melangkah kecil memasuki Kamar kekasih nya itu, Kamar lumayan besar dengan konsep minimalis, dominan warna Abu-abu dengan kaca gelap , Sebuah sofa santai di dekat TV besar, kamar terlihat sangat bersih dan rapi, Sangat kuat tercium Aroma parfum Maskulin pria yang segar tapi Elegant.


"kau sakit sayang" tangan Triana memegang Dahi Aufar


" sudah terasa membaik, mungkin sudah benar-benar baik, Obat ku sudah datang..


"Gombal ,..


Aufar duduk di sebelah Triana, menyentuh mata Kekasih nya yg sedikit sembab,


"kau menangis sayang, Maafkan untuk hari ini, kalau saja aku tidak sakit mereka tidak akan menyakiti mu"


"Hem sudah lah, sudah terjadi..


"Thanks Ma ini hadiah terbaik " Aufar tersenyum dalam hati.


Flash back Pagi hari


Aufar masih terbaring di kasur , Tak kunjung turun ke bawah, mama naik ke atas, melihat anak nya masih tergulung di selimut tebal nya, Tangan nya menyentuh ke kepala anak nya.


"Kau sakit Sayang , ya Tuhan Panas nya tinggi sekali.


hari ini di rumah aja gak kemna-mana titik"


"Ma aku mau ke sekolah, maa Aku .....


"maaa ....


Mama menutup pintu kamar Aufar ,dan tak lama datang kembali membawa Dokter dan segera memeriksa Aufar.


Ponsel Aufar berdering Sebuah pesan masuk Dari devid, Aufar langsung Bergegas keluar Rumah, tapi Sampai di bawah kunci mobil nya langsung di ambil mama,


"Bisa gak dengar mama sekali aja, Jika kamu tidak ingin lihat mama yg sakit , tetap lah di rumah"


"maa ayolah Triana dalam masalah"


"Kamu mau nurut ,atau gak mama gak jadi kasih hadiah mu"


"Aku gak mau hadiah ma, hanya mau keluar maa tolong"


"Enggak titik" Aufar yg panik kembali tidur memang sebenarnya badan nya pun bel cukup kuat.


Flash back pagi Off


***


"Aku membenci mu, kenapa tidak kasih kabar, aku khawatir tau" (Melihat erat ke Aufar)


"Benarkah, hanya sekedar Khawatir atau kau merindukan ku"


"ish Kepede'an..(memajukan bibir nya)


"tapi Aku merindukan mu,Sayang jangan maju-majuin bibir mau aku cium apa?


"Apa,an sih enggak ya.


"Enggak kok sayang, (Aufar membaringkan kepala nya di paha Triana )


"kamu jangan tiduran aku malu tau kalo mama mu naik gimana,,


"Aku cuma tidur aja kok gak ngapain-ngapain.


(Tangan Triana Mengelus elus Rambut Aufar, sesekali memandangi wajah nya, Hidung ancung bak prosotan, Bulu mata lentik, Bibir nya ahh )


"kan kan kamu lihat lihat bibir aku lagi.


"Apasih yaudah kamu bangkit duduk aja gak usah sok manja-manja'an


"gitu aja marah" Aufar kembali duduk sekarang dia menyandarkan Kepala nya ke bahu Triana sambil menggengam jari-jari Triana


"Sayang aku udah beri Pelajaran ke Tiara dan si Brengsek itu"


"Seriuss ???


"Apa aku terlihat berbohong"


"Entah lah,


Triana tak ingin lagi membahas hal yg menyakiti nya "Far kenapa Rumah mu sangat sepi, hanya ada mama mu yg Terlihat"


"Bokap ke luar kota jarang sekali ada di rumah biasa juga mama ikut tapi lagi malas, kak mayra lagi Ke Bali ada Event besar yang pakai EO nya"


"Keponakan mu"


"keponakan, keponakan yang mana?


"bukan kah Kak mayra Pernah hamil,


"(Aufar tersenyum) Keguguran


"Maaf Maaf .. Atas pertanyaanku


"Tenang sayang ,Rumah ini akan Ramai oleh Anak-anak kita.


"apa sih ngawur Sekolah belum kelar juga, mikirin anak (Triana menarik hidung mancung Aufar)


"Sayang" Aufar mendekat Hhmmmmmmpp. hhmmmppp ******* bibir Triana pelan , Triana Tak membalas, Aufar tak tahan dia semakin Gila, memeluk erat Pundak triana semakin kuat ******* habis bibir mungil nya sambil menjulurkan Lidah nya keluar masuk.


Triana menolak kuat, "Aa,,Aufar Aku gak Nafas


Kau Sudah gila aku bisa mati.


"Siapa yg melarang mu bernafas sayang, Kamu lucu sekali hk hk (Aufar tertawa ) Apa ini ciuman pertama mu?"...


"Kata siapa?


"Kenapa kau tak bisa membalas,


"balas apa?


"balas ciuman ku, Apa aku orang yg pertama yg mencium mu?


"Emhh kau Nakal..


"Sayang jawab aku tanya ? ,Apa aku orang yg pertama mencium mu...


"Kepo Deh,


"hk hk hk kalo gak mau Jawab aku cium lagi"


"Ehh Gak mau,


iya yaa iyaa,. Lalu kenapa ? apa itu memalukan.?


( Aufar mendekat dan mencium kening Triana) "I love you, Aku pastikan aku akan menjadi yg pertama dan terakhirmu"


"Terserah mu" Triana masih kesal Di tertawai