Dionysus

Dionysus
1. Dewa yang menjelma sebagai manusia.



...dionysus; putra dari zeus dan semele, dewa kegilaan dan pesta. disebut juga bakkheia....


Sean Adelard, pria kasar, dingin, angkuh dan otoriter, tak pernah keseharian nya luput dari kesenangan duniawi, wajahnya bak dewa yunani, yang di pahat dengan sempurna dipadukan dengan porselen kualitas terbaik. dengan gelar seorang ceo termuda di adelard corporation, membuat dia menjadi salah satu orang dengan pencarian terbanyak di salah satu situs jejaring sosial.


seoul, 12 august 20xx, the volnost club.


...



...


sebuah suara bariton dari sisi kiri sebuah meja bar, yang tengah meminta pesanannya, disana duduk seseorang pria tampan dengan 2 orang gadis yang bergelanjutan manja di lengan nya.


"ayolah hari ini saja, ayo tidur bersamaku sean." rayu anna sembari meraba sesuatu di bawah sana, kegiatannya terhenti saat tatapan tajam si empunya kepadanya.


gadis itu langsung melepaskan rangkulan tangannya dan menatap sean kesal.


"ck! kau ini, padahal minggu lalu telah berjanji padaku!" sergah anna lalu meninggalkan sean begitu saja, yang hanya bisa di tatap malas oleh sean sambil meminum segelas vodka dengan pelan. sean sedang tidak dalam mood yang baik, pikirannya kacau dan emosi nya sedang tak terkontrol.


itu semua akibat sebuah email tadi pagi yang membuat kejadian 10 tahun lalu terlintas kembali di memorinya.


"sialan."umpat pria itu dengan frustasi.


"kenapa? mood mu sedang tidak baik babe?" tanya jessica, gadis yang ikut bergelayut manja di lengannya bersama anna tadi.


"tidak usah pedulikan aku." jawab sean dingin lalu melepaskan rangkulan jesicca dari lengannya.


"ayolah, kau tidak bisa membongiku babe, aku mengetahui ada yang kau sembunyikan." tatap jesicca pada sean sembari menunggu jawaban pertanyaan nya.


"berisik!" teriak nya lalu berjalan meninggalkan jesicca dengan mood buruk.


ia berbegas pergi dari club itu dan memacu mobil dengan kecepatan tinggi, sesekali ia mendapatkan klakson dari pengguna jalan karna menerobos lampu merah.


"brengsek!" umpatnya lalu memukul stir dengan kuat, tak lama ia mendial sebuah nomor dengan cepat.


"carikan aku wanita hari ini."


'aku butuh pelampiasan'batin nya.


"astaga jangan aku lagi! terakhir kali kau membuat perempuan itu hamil! untung saja dia mengaborsi bayi itu, kalau tidak dia akan menuntut mu atas bayinya."serang seseorang bernama kai kepada sean dengan berang.


"kali ini tidak lagi, kau tahukan tipe ku"


"astaga Sean adelard, kau benar-benar brengsek. mengapa kau tidak menerima wanita-wanita yang menawarkan dirinya secara sukarela kepadamu? toh mereka lebih berpengalaman, dan malah mencari nya lagi kepadaku?" tanya kai kesal, sambil merutuki sean di sebrang telepon.


"aku mendengar umpatan mu. " katanya lalu


kembali berbicara "kau tau alasanku."


"ya ya, harus yang perawankan? dasar bajingan gila."


"aku tunggu di apartemen ku setengah jam lagi, aku tutup."


"dasar sialan." umpat kai kesal karna pemutusan telepon sepihak.


sesaat kai langsung menghubungi sebuah rumah bordil kepercayaannya. astaga jangan tanya mengapa kai tau tempat ini, karna dia adalah salah satu pelanggannya!


"oh mr. kai, ada yang bisa kubantu darl?"


"aku butuh wanita perawan kali ini." jawab kai langsung tanpa babibu


"wah ini untuk teman mu yang waktu itu sepertinya, ya?"


"yes, kau ingatkan? seperti biasa ditempat yang sama."


"tentu saja"