Destiny Triplets

Destiny Triplets
Kejam Part II ( Kisah Yang Belum Usai)



Namun sayangnya itu tidak sesuai harapan Petunia. Malah sang Duke menyuruhnya penjaganya untuk menangkapnya dan membunuhnya.


Tentu saja Petunia yang mendengarnya langsung cepat-cepat melarikan diri dengan ekspresi ketakutan. Petunia memilih untuk pergi menuju ke sebuah desa yang sangat jauh dari kekaisaran sekaligus merupakan tempat yang terlantar. Juga Petunia tidak menyadari kecerobohannya menumbuhkan sesuatu yang sangat ia harapkan.


Sembilan bulan kemudian Petunia berhasil melahirkan tiga anak kembar perempuan yang diberi nama Liliyana, Astoria, dan Anastasia. Di situ Petunia memilih untuk merubah hidupnya dan memberikan kehidupan yang terbaik bagi anak-anak nya dan perlahan menyadari bahwa perasaan nya dengan sang Duke hanya sebuah obsesi semata.


Petunia membesarkan ketiga anaknya dengan penuh kasih sayang meskipun mereka dalam kemiskinan ia merasa damai. Tapi sayangnya itu tidak berlaku bagi ketiga anaknya.


Liliyana yang anak pertama tumbuh menjadi seorang perempuan cantik memiliki sifat egois,sombong, dan juga memandang rendah semua ibunya karena menjadi miskin.


Begitu juga dengan Astoria dan Anastasia yang sama sekali tidak senang dengan kehidupan mereka miskin nya. Menurut mereka ibunya merupakan seorang wanita yang menjijikan mau hidup dalam sebuah kandang.


Suatu hari Astoria tidak sengaja mencari tahu siapa ayah kandung nya sampai dimana ia mengetahuinya. Awalnya Astoria merasa senang karena ayah nya sang Duke dan cepat-cepat memberitahukan nya kepada saudara-saudaranya. Tentu saja Liliyana dan Anastasia merasa senang berharap jika mereka akan hidup mewah setelah memberitahukan Duke mengenai identitas nya.


Tapi sebelum itu Anastasia mengusulkan sesuatu untuk bagaimana cara nya pergi tanpa diketahui oleh ibu mereka. Liliyana dan Astoria mendengarnya dengan baik-baik rencana Anastasia sampai sebuah keputusan yaitu membunuh ibu mereka.


Dengan tekad mereka akan keserakahan akhirnya Liliyana berhasil memberikan racun ke salah satu minuman ibunya.


Rencana itu berhasil karena benar saja Petunia meminum teh yang dibuat oleh Liliyana sudah diberikan racun. Tidak lama setelahnya Petunia meninggal dan sejak itu si kembar tiga memulai petualangan baru untuk mencapai keinginannya yaitu menjadi kaya.


...****************...


" Iya, acu cuma membaca campai bacian citu caja." ucap Astoria menjawabnya dengan santai.


Lilyana dan Anastasia yang mendengar hanya dibuat tergangga karena cerita baru saja dikatakan oleh Astoria. Memiliki kisah yang menggantung dan merasa kesal dengan sikap si kembar tiga yang tubuhnya mereka tempati tega membunuh ibu kandung nya.


Meskipun Liliyana tidak memungkiri bahwa itu balasan atas kejahatan Petunia merebut Duke dari sang Duchess.


" Baiclah cita halus mempunyai lencana lain." ucap Liliyana kepada Astoria dan Anastasia.


" Rencana apa itu Lily, kita tidak akan menemui Duke bukan?" ucap Anastasia dengan tubuh bergidik ngeri.


Karena Astoria tidak tahu dampak apa jika nanti mereka bertemu dengan Duke. Bisa jadi mereka disambut baik atau lebih buruknya akan dibunuh. Apalagi pastinya Duke sangat membenci wanita yang telah menjebaknya dan pastinya akan membalas perbuatan nya. Sebelum pergi Petunia melarikan diri sang Duke berencana membunuhnya. Tanpa peduli dia perempuan atau laki-laki.


Juga Astoria sedikit menyayangi Petunia meskipun wanita itu melakukan sesuatu yang buruk di masa lalu. Tapi dia berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak nya.


Sesuatu yang mengingatkan Astoria kepada ibu mereka...


Countine...