Destiny Triplets

Destiny Triplets
Penemuan Hebat



Petunia dan Anastasia saat ini sedang berjalan mengelilingi hutan untuk mencari tanaman herbal yang bisa dijadikan obat dan dijual di kota. Selama 6 tahun terakhir Petunia belajar tentang tanaman obat untuk menjadikan penghasilannya bertahan hidup.


Meskipun dalam hidup kemiskinan setidaknya Petunia bisa membesarkan ketiga anak nya dengan baik.


" Ana, lihat sana tanaman...." ucap Petunia yang terhenti ketika tidak melihat keberadaan Anastasia.


" Anastasia...Anastasia dimana kamu nak?" ucap Petunia dengan khawatir mencari keberadaan Anastasia.


Sampai matanya melihat Anastasia sedang berjongkok di bawah pohon sambil mengamati sesuatu karena penasaran Petunia menghampirinya.


Bertapa terkejut nya Petunia melihat Anastasia mengamati jamur-jamur liar yang tumbuh di bawah pohon. Langsung saja Petunia menarik tubuh Anastasia dan memeluk nya.


Membuat Anastasia yang dipeluk terkejut dengan gerakan tiba-tiba Petunia.


" Kamu baik-baik saja sayang." ucap Petunia dengan membersihkan tanah di wajah Anastasia.


Anastasia yang mendengarnya hanya menggangguk kepalanya dengan keheranan oleh Petunia terlihat panik hanya karena dirinya memperhatikan jamur.


" Ibu mengapa kau terlihat panik begitu, apa aku melakukan kesalahan?" tanya Anastasia datar.


Entah apa yang dilihat Anastasia benar atau salah dirinya bisa melihat raut wajah kaget pada Petunia ketika ia memanggilnya ibu.


" Ini adalah jamur beracun yang bisa membunuh mu dalam sekejap." jawab Petunia menjelaskan nya.


Anastasia yang mendengarnya sontak menyerngitkan dahinya sambil memperhatikan ciri-ciri jamur disebut Jamur truffle berbentuk bulat, keras, terbungkus secara sisik, dan memiliki berbagai ukuran. Terdapat lebih dari 100 jenis truffle di seluruh dunia, namun hanya sekitar 10 spesies yang biasanya digunakan untuk makanan, di antara yang termahal adalah truffle hitam dan truffle putih.


Harganya bisa mencapai ratusan ribu dolar per kg nya dan jujur saja Anastasia sama sekali belum pernah memakannya. Ini pertama kalinya Anastasia bisa melihatnya jadi dia dengan cepat kembali berjongkok dan mencabut jamur truffle dari pohon sebelum memasukan nya ke dalam keranjang.


Sedangkan Anastasia tidak bisa menutupi senyuman bahagia nya karena kali ini ia menemukan penemuan bagus. Siapa sangka di hutan liar ini terdapat banyak sekali harta karun.


" Ini akan membuatku menjadi kaya." batin Anastasia sambil tersenyum miring.


...****************...


Sedangkan di kota Liliyana dan Astoria berjalan menuju ke gedung berlantai dua yang merupakan perpustakaan kota.


" Selamat pagi." ucap Liliyana dan Astoria secara bersamaan menyapa seorang perempuan yang sedang duduk.


Perempuan itu memiliki rambut berwarna Orange dengan mata nya cokelat menatap heran dengan kedua anak perempuan berusia 5 tahun datang ke perpustakaan. Karena tidak biasanya seorang anak-anak mau datang ke perpustakaan yang menurut sebagian orang tempat membosankan.


" Hmmm.....ada urusan apa kedua gadis kecil ini datang ke sini, ini bukan tempat bermain." ucap perempuan yang beranggapan kedua gadis itu sedang tersesat.


Liliyana dan Astoria saling melirik satu sama lain seakan ia sedang berkomunikasi melalui tatapan mata. Sebelum kemudian menggangguk kepalanya.


" Kami ingin membaca buku sejarah kekaisaran." jawab Liliyana sambil tersenyum.


Sontak jawaban Liliyana mampu membuat perempuan itu tertawa terbahak-bahak.


" Hahahaha....kalian hanya anak-anak bagaimana mungkin bisa membaca buku setebal itu. Lihat saja bukunya dan dalam waktu 5 menit kalian akan pergi dari sini." ucap perempuan itu meremehkan Liliyana dan Astolia.


Astoria yang mendengarnya mengepalkan tangannya dengan...


Countine...