
Dania yang kakinya terkilir mencoba bekerja semaksimal mungkin , dikarenakan Takut akan kekejaman majikan nya , selesai berkemas Dania , segera memakan , makanan sisa bosnya , beruntung dapat makan , dari pada kelaparan , namun disaat ia sedang asik makan dan menikmati sisa terakhir di piringnya sang majikan pun memanggil nya lagi , buru-buru Dania menyelesaikan sisa makanan terakhir nya , setelah selesai membereskan dapur dan piring kotor , Dania segera menghadap majikannya , majikan nya saat ini duduk sambil menggoyang-goyangkan kakinya , Dania yang mengetahui itu pun terdiam sambil menunduk ,
" kenapa lama sekali .. apa kamu terlalu banyak pekerjaan " suara dari majikannya seolah-olah Suara orang yang ingin mengesekusi tawanan , namun Dania tetap terdiam ,
" apa kamu bisu tidak dapat berbicara ?....." kata pria tampan majikan nya ,
" maaf tuan bos ,,, saya sedang membereskan sisa makanan nya juga mencuci piring yang kotor .. ? " kata Dania dengan suara yang agak tergagap ,
" sekarang keruang kamar tidur ku berberes semua peralatan tidur ganti yang baru , setelah itu cuci lantai , pokoknya harus bersih sekarang juga " kata suara bosnya yang tegas , dan tak boleh dibantah lagi , Dania pun segera berlari menuju ruang kamar bos nya , disaat Dania sedang membuka pintu kamar tidur majikan nya Dania tercengang , ia melihat ruang kamar tidur bos atau majikannya masih rapi dan bersih , namun atas instruksi nya mau tak mau pun harus dilakukan , Dania segera Menganti kain seprai dengan yang baru kali motif yang di gunakan Dania bergambar bintang dan bulan , beserta selimut nya , setelah membereskan ranjang tidur majikannya , ia segera mengepel lantai dan mengering kan dengan segera , selesai dengan aktivitas nya ia segera menghadap majikannya , sang majikan berdiri dari tempat duduk ruang kerjanya , ia segera menuju ruang kamar tidur nya , namun belum sempat ia memasuki ruang kamar tidur nya ia segera berteriak kembali ,
" Dania ..jika kamu tidak dapat saat ini juga aku pasti kan akan menembak mu " kata sang majikan dengan suara yang sangat keras sekali , Dania yang akan menuju ruang dapur pun patah balik kearah majikannya , ia segera berlari walau kakinya masih terasa sangat sakit , setelah dihadapan majikannya , sang majikan Langsung mendorong Dania sampai terjatuh kelantai , Dania yang sudah terduduk di bawah lantai hanya meringis kesakitan ,
" apa yang kamu lakukan dengan ruang kamar tidur ku hakh ..." kata majikannya,
" ma..ma.. maksud tuan ...Dania tidak mengerti .." kata Dania tergagap ,
" memang tuan suka corak seperti apa ?..." kata Dania ,
" itu ...disana disebelah nya ada kain seprai khusus buat ku " kata sang majikan , Dania segera berdiri , ia buru-buru berjalan dengan kaki yang pincang menahan sakit ia segera Menganti seprai tempat tidur bosnya , disaat itu Mark Zuckerberg yang melihat kaki Dania ia memerintahkan Dania duduk di ranjang tempat tidur nya , Dania sangat ketakutan , takut kalau sang majikan melakukan hal yang tidak-tidak , namun ternyata sang majikan meraih kaki Dania dan mematahkan nya , suara lolongan teriakan Dania terasa memekakkan telinga sang majikan dan ia pun meringis menahan sakit akibat ulah dan majikan , namun sang majikan memerintahkan nya untuk berdiri ia pun Langsung berdiri dan akan berjalan , namun anehnya kakinya tidak sakit lagi , Dania pun merasa lega nyeri yang tadi dirasakan agak sedikit demi sedikit berkurang , ia pun berbalik menghadap majikannya ,
" tuan ...." suara Dania terputus , namun saat Dania ingin melanjutkan ucapannya ,
" kamu pergi dari sini ,,, secepatnya ,,aku mau istirahat ,,,, " kata majikannya , Dania yang mendengar itu ia pun langsung berkata ,
" tuan bos terimakasih telah menyembuhkan kaki saya " kata Dania yang langsung keluar pintu ruang kamar tidur majikannya , ia pun segera masuk ke dalam ruang kamar tidur nya sendiri ,,,
hari pun semakin larut Dania tidak tahu sampai kapan dia akan hidup dengan jalan seperti ini , namun tekad Dania seperti pesan ayah nya ingin negara bebas tanpa jajahan , mungkin itu semua adalah khayalan Dania , seperti dongeng anak disaat dia sedang tertidur , bahkan Dania berpikir majikan nya adalah orang yang sangat kejam dan tidak berprikemanusiaan , namun disaat sang majikan memegang kakinya dan mematahkan kaki nya Dania merasa hidupnya diujung tanduk , mungkin ia akan selalu mendapat kan siksaan dari majikannya , namun dugaan salah malahan sang majikan telah menyembuhkan kakinya yang sedang terkilir akibat berlari mengejar mobil sang majikan , seperti nya hari ini Dania tidak akan bermimpi buruk , karena ketakutan yang sedang dialami nya memiliki bos killer dan kejam , persepsi tentang bosnya salah , bos nya sangat baik dan perhatian , ia telah tertolong oleh majikan nya , hidupnya sangat indah karena tidak memiliki bos yang tidak manusiawi , itu lah kata-kata yang terus berputar-putar dikepalanya sampai Dania pun tertidur lelap , karena sangking lelahnya , seperti pekerjaan yang melatih dirinya menjadi anggota militer , keras dan kejam , tanpa ampun semua harus mengikuti perintah dan instruksi dari bos sang majikan ,