
Dania yang sudah rapi pun segera menghadap sang majikan , sambil berlari dan mempercepat langkahnya akhirnya Dania sampai di depan majikan nya ,
":kamu ikuti aku " kata itu lah yang terlontar dari mulut sang majikan , Dania pun mengikuti majikan nya dari arah belakang , sampai di depan mobil sang sopir sudah menunggu nya , mereka pun memasuki mobil dan pergi dari rumah sang majikan , saat ini mobil melaju menuju sebuah lokasi yang berbeda dari lokasi yang sudah rusak penuh bangun yang sudah hancur karena korban peperangan , setelah berjalan cukup jauh sampai keluar dari wilayah kota MBM , kota tempat kelahiran Dania , tak berapa lama mereka menemukan tempat yang cukup ramai penuh dengan prajurit dan petinggi militer negara MSM , negara pihak musuh yang sudah menjajah kota dimana Dania terlahir , setelah melewati prajurit-prajurit itu sampai mereka di sebuah bangunan yang dibuat dari papan kayu yang sangat rapi , mobil berhenti didepan pintu masuk bangun itu , disaat Mark Zuckerberg turun dari mobil ia disambut oleh orang paruh baya dengan senyum manisnya , dia adalah paman dari majikannya Dania , Mark Zuckerberg memerintahkan Dania menunggu nya diluar pintu masuk rumah tersebut , sedang sang supir sudah pergi meninggalkan Dania dan mobil yang sudah terparkir , sampai jauh malam sang majikan Belum keluar dari kediaman sementara paman nya , Dania yang sudah mengantuk pun ingin membuka pintu mobil tapi pintu mobil terkunci , Dania pun menyadarkan tubuh nya dinding mobil , sambil mencoba ingin tidur diatas kamp depan mobil rasanya sulit sekali , sampai rasa kantuk tak tertahankan ia pun tertidur diatas kamp mobil majikan nya ,
🌅🌁🌁
pagi pun telah datang disaat matahari belum sepenuhnya keluar majikan nya pun keluar dari rumah sementara paman nya , seketika majikan itu berteriak ,
" dalam hitungan detik jika kamu tidak bangun akan menyiram dengan air " namun belum selesai bicara air pun sudah menguyur tubuh Dania , seketika Dania pun tergagap karena tidurnya terganggu , iapun sepontan berdiri dan dengan serangan kilat ia menggempur majikannya yang sudah berdiri didepan nya , disaat Dania yang sepontan nitas menyerang dengan pukulan dan tendangan pun dielak oleh sang majikan , setelah nya tanpa disadari Dania majikan nya mengeluarkan senapan nya yang langsung diarahkan ke kepala Dania yang sudah sadar pun langsung terduduk dan bersujud ,
" tinnnn.....tiinn" suara klakson mobil terdengar nyaring membuat Dania yang masih dalam keadaan Sujud pun mendongak , melihat majikan nya sudah tidak ada didepan nya ia pun segera bangkit , disaat dia ingin membuka pintu mobil , mobil pun langsung melaju , Dania yang belum sempat masuk ke dalam mobil pun mau tak mau pun mengejar mobil tersebut , sambil berlari-lari mengejar mobil Dania memanggil nama tuannya , sedang sang sopir tak tega melihat Dania yang berlari mengejar mobil sampai terjatuh dan bangkit lagi dan terus berlari mengejar mobil sang majikan , namun tiba-tiba mobil pun berhenti , Dania yang berlari sekuat tenaga pun berhenti mendadak tak hayal tubuhnya menabrak badan mobil dari arah belakang , Dann ..
" gedebuk ...bukk " tak hayal tubuh Dania terpental dan terduduk ditanah , dalam hati ingin marah namun takut akan moncong senapan majikannya , ia pun bersusah payah berdiri dan berjalan tertatih dan terseok gara-gara terjatuh kaki terkilir rasanya sangat sakit , namun rasa sakit itu mengalahkan rasa takut Dania , akhirnya Dania bernafas lega disaat ia dapat meraih pintu masuk mobil dan dia pun akhirnya dapat masuk kedalam mobil , sang majikan melihat Dania yang sudah berantakan pun hanya tersenyum sinis , Dania yang melihat nya hanya memaksakan tersenyum sambil menahan sakit di kakinya , mobil pun terus melaju menuju rumah majikannya , sesampai di pintu gerbang masuk rumah majikannya mobil pun langsung menuju depan pintu masuk rumah majikannya , setelah nya sang majikan berkata kepada Dania ,
" sebentar lagi kamu harus menyiapkan makanan , dan setelah itu jangan lupa bersih-bersih dan berkemas semua ruangan , satu lagi jangan tidur siang dan jangan tidur kalau belum jam duabelas malam mengerti " kata majikannya sinis dan tegas , Dania yang takut pun mengangguk saja , setelah nya ia masuk kedalam ruang kamar tidur nya , segera ia mandi dan mengobati luka dan kaki yang yang terkilir , ia pun berjalan terpincang-pincang , sambil menahan sakit Dania segera menyiapkan masakan untuk majikannya , setelah selesai ia pun menyajikan hidangan yang sudah di masak setelah nya ia memanggil sang majikan untuk makan , selama sang majikan makan Dania mencoba kegiatan lain nya , kali ini ia harus bersih-bersih , sambil berjalan terpincang-pincang , Dania pun terus bekerja dan melakukan tugasnya , selesai dengan tugas yang diberikan oleh majikan nya , Dania berjalan menuju ruang meja makan , disaat Dania sampai di ruang meja makan ia tidak mendapati majikan nya , yang tertinggal hanya sisa makanan dan piring kotor , seketika Dania mengemas sisa makanan dan membersihkan bekas makanan majikan nya ,