
saat ini mereka menuju lokasi yang sudah di beri tahukan oleh anak dari presiden negara MSM Kevin O'Leary , dalam perjalanan menuju lokasi , Dania , dima dan Kevin O'Leary , terdiam dalam keheningan , tak satu suara yang terdengar , hanya derap langkah kaki nya saja yang terdengar suaranya , sampai lah mereka tiba di lokasi yang sudah di sediakan oleh Kevin O'Leary dan seluruh anggota nya , mereka duduk berdekatan seakan tidak ingin berpisah dari satu ke satunya , Dania masih terdiam begitu juga dengan Dima , hanya Kevin yang berjalan kearah prajurit nya dan mengambil makanan yang sudah siap dibuatnya , Kevin menyerahkan makanan itu kepada Dania dan Dima , ia pun duduk di depan mereka yang saat ini sedang menyantap hidangan , setelah mereka berbincang-bincang sebentar , Dania dan dima pun langsung beristirahat , sampai waktu menjelang malam mereka terbangun dan Dania yang saat ini menjabat sebagai komandan Uta pasukan segera beranjak dari tempat itu menuju ke arah pasukan nya , Dania segera mengintruksikan mereka semua kepada posisi semula , setelah beberapa waktu berjalan pasukan Dania sudah memasuki area wilayah musuh mereka membuat penyerangan Secara diam-diam , baku tembak pun terjadi , dan banyak sekali Mayat bergelimpangan , Dania dan Dima mencari wakil komandan militer negara musuh , ternyata orang itu tidak berada di dalam ruangan segera mereka menangkap sisa musuh dan menduduki wilayah nya , pertarungan yang membutuhkan waktu yang hampir lima sampai enam jam lebih itu menyisakan ketegangan yang sangat dalam , setelah daerah itu ia kuasai rasa lega terasa didalam hati nya , Dania saat ini merasa sangat senang sekali , kemenangan kali ini sudah berada ditangannya , musuh yang tidak tahu kalau ada yang ingin menyerang mereka , begitu mudah untuk ditaklukkan , wilayah itu sudah dalam kuasanya , Kevin yang sudah mendapatkan kemenangan pun akhirnya merasa bangga akan perjuangannya , selama beberapa tahun ia menginginkan kemerdekaan dan hampir selangkah lagi kemenangan itu ia akan dapat kan , tersisa wilayah perbatasan , mereka yang sudah menawan musuh segera membawanya kedalam penjara bawah tanah dan pasukan Dania , saat ini akan beristirahat mungkin besok akan menjalankan misi kedua , semua orang sibuk membersihkan dan membereskan semuanya mayat dan para tawanan ,Dania dan dima , juga Kevin memasuki ruangan yang akan dijadikan Rapat kali ini , mereka menyusun strategi penyerangan lagi supaya mendapatkan keberhasilan yang maksimal , Dania duduk diatas kursi yang sudah di peruntukkan nya , sedang Dima duduk berada didepan nya , Kevin yang menjadi pemimpin utama negara ingin pendapat dari para petinggi militer , yang mengikuti rapat kali ini , ia ingin membahas rencana selanjutnya ,
" bagaimana apakah kalian memiliki rencana yang lain nya " Kevin O'Leary bertanya kepada mereka semua yang berada di dalam ruangan itu , anak dari presiden negara MSM itu ingin keyakinan , apakah mereka akan masih mengunakan strategi yang sudah ada ataukah akan membuat rencana lain ,
" kita masih merencanakan , rencana yang sudah ada , karena dengan itu , kita dapat tahu , jika tidak takut nya semua tidak berjalan sesuai rencana maka akan menyebabkan kegagalan " kata Dania yang menjelaskan kepada anak dari presiden msm itu ,
" bagaimana dengan mu Dima apakah kamu ada rencana yang lainnya " Kevin O'Leary bertanya kepada putra petinggi militer negara MSM bagian Utara itu , ia pun menjawab nya
Waktu pun berjalan pukul 8:00 Dania harus bersiap-siap , ia akan melancarkan serangan yang kedua , setelah perlengkapan sudah disiapkan dan segala keperluan sudah ada maka mereka pun melanjutkan misi perjalanan nya , Dania dan seluruh anggota militer nya berangkat ke perbatasan dan menyiksa beberapa prajurit untuk berjaga di wilayah yang ia sudah kalah kan , saat ini dia dalam perjalanan menuju ke arah perbatasan , suasana menjadi sangat menegangkan ia tidak pernah menyangka kalau akhirnya perjalanan hidup nya akan sejauh ini , ia dan pasukan nya terus berjalan sampai waktu sudah menjelang malam mereka masih tetap berjalan sampai mereka merasa tidak ada cahaya penerang , mereka pun berhenti sejenak dan beristirahat , tak terasa seharian mereka berjalan menyusuri jalan perkotaan , dan mengendap-endap , mereka takut akan ada kecurigaan kepada pihak musuh yang akhirnya akan membuat rencana mereka akan gagal , akhirnya malam pun telah tiba mereka pun memutuskan untuk beristirahat , mereka akan melakukan penyerangan pada waktu malam saja ,
" Dania dekat sini ," kata Dima , Dania pun langsung menuju ke arah Dima , Kevin O'Leary yang melihat mereka dari jauh hanya tersenyum saja melihat sejoli itu ,