
Mark Zuckerberg yang datang membawa pasukan sepuluh ribu lebih orang membuat prajurit yang dipimpin oleh Dania sedikit gusar , namun tingkah Mark Zuckerberg yang sedang menggoda komandan militer mereka , membuat nya sedikit mendapatkan hiburan ,
" tuan Mark Zuckerberg apa yang sedang Anda lakukan dengan datang kemari , bukan kah Anda sudah pulang dan tidak ingin kembali kemari " kata Dania yang mencoba netral kepada nya ,
" oh itu yang sebenarnya yang ingin aku jelaskan kepada komandan militer negara MSM , apakah anda ingin menyerahkan dan tunduk dalam kekuasaan kami , atau kah kamu punya rencana lain seperti menyerahkan diri menjadi istrinya Komandan militer negara JM ," kata Mark Zuckerberg tanpa tanggung -tanggung lagi , Kevin O'Leary pun semakin Tertawa keras ,
" hemm ...kamu sedang modus atau sedang berperang " kata Dania ,
" akhh modus ,, berperang , saat ini aku mendapatkan perintahkan dari pemimpin negara ku untuk memusnahkan mu , namun kamu bisa memilih rencana lain " kata Mark Zuckerberg ,
" kami ingin memberikan kompensasi kerjasama antar negara " kata Dania
" kami ingin merdeka tanpa jajahan " Dania melanjutkan ucapannya ,
" Hem ,, ingin merdeka dan meminta kompensasi , baik lah ,, aku ingin pemimpin tertinggi mu datang singgah ke negara kami negara JM apa anda mengerti komandan militer Dania sandres " kata Mark Zuckerberg yang menekankan ,
" baiklah .. kami akan datang sebagai utusan negara , kami berharap kita dapat bekerja sama dan kami bisa hidup bebas merdeka " kata Dania ,
" hari Senin ,,, tgl... jam .." kata Mark Zuckerberg ,
" aku tunggu jangan terlambat , " Mark Zuckerberg menekan kan kepada Dania dan negara MSM , Suara koordinator itu terputus , Dania segera berbalik dan melihat Kevin O'Leary anak dari presiden negara MSM , Kevin memerintahkan semua petinggi negara berkumpul di ruang rapat , semua orang yang sudah biasa berdiskusi pun akhirnya masuk kedalam ruangan rapat ,
" bagaimana menurut kalian , apa pendapat kalian " kata Kevin O'Leary anak dari presiden negara MSM itu ,
" mungkin ini kesempatan baik , bagaimana kalau kita mencoba nya dengan petinggi militer yang lainnya kita akan berangkat menghadiri undangan mereka , mungkin saja ada hal yang baik " kata salah satu dari petinggi itu ,
" Dania ..." Kevin O'Leary menyebut nama nya ,
" Mark Zuckerberg adalah orang yang sangat dingin dan kejam , namun terkadang dia sangat baik dan perhatian " kata-kata Dania membuat Kevin menatap Dania dengan intens ,
" apakah kalian pernah memiliki hubungan " tanya Kevin O'Leary ,
" hu..hu..hubungan ... hubungan apa maksud pemimpin " kata Dania gugup ,
" hubungan ,,dekat , seperti itu dikatakan dalam koordinasi tadi , calon istri " kata Kevin menekan kata-kata nya ,
" tidak .. tidak sejauh itu " kata Dania gugup ,
" haaa...aku melihat mu sangat lucu Dania , dia seperti pernah hadir dalam kehidupan mu " kata Kevin ,
" pemimpin bukan ini mengenai kerja sama kita " tanya Dania kepada Kevin O'Leary agar tidak semakin jauh ,
" a..ap..pa .. kompensasi ,.. menikah ' " kata Dania semakin gugup , Kevin O'Leary pun tertawa ,
" itu umpannya , terkadang ada sebuah negara yang ingin menjalin kerjasama akan ada kompensasi , pernikahan , mereka akan menikah anak dari pemimpin mereka sebagai bentuk kerjasama , dan semua itu dilakukan juga demi kepentingan negara dan rakyat nya " kata Kevin O'Leary ,
" em ... begitu ..jadi andai mereka menginginkan kompensasi kerjasama maka harus ada hubungan " Dania yang bingung pun bertanya ,
" tidak juga ,, itu hanya jika diperlukan dalam menjalin kerjasama antar negara " kata Kevin O'Leary menjelaskan , Dania sangat takut sekali jika hal itu terjadi apakah dia akan baik-baik saja jika dia bisa bersanding dengan Mark Zuckerberg komandan militer negara JM , Dania akui sih Mark Zuckerberg orang nya sangat tampan dan disaat dia sedang menenangkan hati nya bukan hatinya malah tenaga semakin membuat nya berdebar makin kencang , Dania mengingat itu pun jadi malu , Kevin O'Leary yang masih menatap nya melihat reaksi perubahan wajah Dania , yang bersemu merah ,
" hemm.. mengingat momen romantis " Kata Kevin pas ditelinga Dania , Dania yang mendengar suara Kevin O'Leary yang begitu dekat dengan telinga nya terkejut dan menjauhi nya ,
" ah..em ..tidak .." kata Dania , Kevin pun tersenyum , beda dengan Dima ia merasa akan kehilangan Dania , ia pun pasrah demi negara nya ia akan mengorbankan apapun ,
" Dania jangan kawatir ,, menurut Mark Zuckerberg adalah orang yang sangat baik , mendengar dari rayuan nya kepada mu aku rasa dia juga mencintai mu " kata Dima , Kevin O'Leary pun langsung tertawa ,, sedang petinggi yang masih duduk dan mendengarkan ucapan mereka hanya diam saja , mereka pikir ini adalah rencana kerjasama pihak antar negara , namun bagi Kevin itu hal yang sangat lucu apalagi mendengar suara Dima yang mengatakan kalau Mark Zuckerberg adalah pria yang sangat baik , seperti ia sudah patah hati melihat calon kekasih nya akan diserahkan sebagai kompensasi negara ,
" haaaaaa..." tawa Kevin membuat semua orang yang berada di situ terkejut dan heran kenapa Kevin tertawa keras sekali , Dania yang mengerti maksud nya semakin malu dan memerah wajahnya ,
" ah sudah kita melanjutkan rapat nya " kata Kevin ,, yang mulai serius ,
" apa ada pendapat yang lainnya " tanya Kevin O'Leary lagi ,
" saran yang tepat adalah memenuhi undangan petinggi militer negara JM " kata Dania tegas ,
" iya aku juga setuju "
kata Dima yang diangguki oleh semua para petinggi militer ,
" jadi siapa yang akan pergi " kata Kevin ,
" aku dan Dima juga paman Karta putra " kata Dania ,
" ide bagus " kata Dima ,
" iya aku setuju , kata petinggi yang pertama kali membuka suara
" iya itu benar sekali , harus ada utusan , jadi kita akan bersiaga di tempat ini " kata salah satu petinggi itu , namun diangguki oleh yang lainnya ,
" alasan nya adalah , negara kita tidak boleh kosong oleh kepemimpinan " kata petinggi itu menerangkan ,
" benar juga ,, itu benar ,,, aku setuju" kata Dania , akhirnya rapat pun selesai , hari Senin mereka akan datang berkunjung ke negara JM , sebagai utusan kerjasama sama perdamaian antar negara , Dania Langsung Menuju ruang kamar tidur nya , saat dima memanggil Dania , Dania beralasan kalau dia sudah capek , dan ingin beristirahat cepat , bahkan saat ini ia tidak ingin membahas tentang Mark Zuckerberg lagi , ia tidak memiliki alasan untuk dikatakan tentang dirinya , apa lagi kalau dia akan dinikahi oleh petinggi militer negara JM itu , ia tak dapat berkata apa-apa lagi , Dima yang mengetahui keadaan Dania ia pun mengerti dan membiarkan dia beristirahat , Dania Langsung memasuki ruangan nya , ia pun langsung menuju ruang kamar mandi , setelah selesai mandi Dania mencoba berbaring , mungkin saja ia dapat tidur dengan nyenyak dan melupakan masalah yang membebani nya saat ini