Calm Water

Calm Water
episode 15



Dania yang sedang mengadakan rapat pun masih berdiskusi dengan Dima dan paman karta putra , rencana penyerangan nya sudah tentu disetujui oleh pimpinan nya , putra satu-satunya dari presiden pemimpin negara mereka , tuan Kevin O'Leary , saat ini menjabat menjadi pemimpin utama negara alias pemun ( pemimpin utama negara ) karena dia belum dilantik menjadi presiden baru maka jabatan nya adalah pemimpin utama , disaat mereka sudah mau menyetujui rencana Dania , pemimpin utama Kevin O'Leary datang memasuki ruang rapat mereka bertiga , disaat sang pemimpi hampir sampai di depan meja rapat mereka langsung melakukan penghormatan , termasuk Dima Pratama putra dan Karta putra , mereka yang tidak pernah melihat putra dari pemimpin utama negara mereka sangat senang sekali bisa melihat dan menyaksikan bahwa sang pemimpin mereka baik-baik saja , mungkin ini adalah hal yang sangat baik bagi negara , jika masih ada sisa pemimpin yang akan memimpin negara nya ,


" salam hormat kami pemimpin utama " kata paman karta putra dan Dima Pratama putra bersamaan ,


sang pemimpi hanya mengangguk kan kepala nya , ia pun langsung duduk diatas kursi , dan mulai bertanya ,


" apa yang sedang kalian lakukan , ?.." tanya kepada semua orang yang berada di situ ,


" kami sedang berdiskusi tentang rencana penyerangan , terhadap pihak musuh , dan kami setuju dengan rencana komandan militer Dania , tentang rencana strategi penyerangan nya , rupanya sifat papanya menurun kepada dirinya " kata paman karta putra yang memberikan informasi tentang keberadaan nya di ruang rapat ini ,


" oh .. begitu aku setuju dengan rencana nya ,, bagaimana dengan presepsi kalian tentang rencana ini " kata sang pemimpi utama ,


" rencana yang cukup bagus , dan kami tidak ada bantahan sama sekali , kami rasa 99% rencana akan berhasil " kata Dima Pratama putra ,


" memang aku juga setuju , bukan saja jitu dalam strategi namun juga sangat cantik " Kevin O'Leary memuji Dania di depan semua yang berada di ruangan itu , Dania yang mendengar jadi malu sendiri ,


" pemimpin utama apa ada yang lainnya ?... "kata Dania kepada pemimpin utama nya , kebetulan Dania sedikit akrab dengan nya , namun belum sampai terlalu jauh ,


" haaa... jangan terlalu serius begitu Dania , kamu masih muda , tentu kamu sangat cantik , semua yang berada di sini jika tidak memandang papamu sebagai petinggi militer , mungkin semua yang berada di sini akan memperebutkan mu " kata anak dari presiden itu , muka Dania seketika menjadi merah kelam sangking malunya , karena selama ini Dania hanya tahu kalau mereka menghormati Dania sebagai pemimpin pengganti ayahnya Bahru sandres komandan militer negara MSM ,


" pemimpin utama , saat ini kita sedang membahas strategi kita , bukan kecantikan saya " kata Dania yang sudah mulai grogi ,


" yah ... saya juga tidak membantah nya , nona Dania sangat cantik sekali , sebagai komandan yang sering berlatih tidak membuat tubuhnya besar seperti Atlantis , namun seperti Miss universe negara MSM " kali ini Dima Pratama putra sendiri yang berkomentar , membuat Dania Langsung menutup wajahnya , membuat Kevin O'Leary semakin keras tertawa nya ,


" haaaaaaaaa..."


semua yang berada di tempat itu pun ikut tertawa ,


" ahh. .. sudah lah jangan membuli dania putri dari Bahru sandres , aku akan pergi dari sini jika kalian tidak serius " kata Dania yang mulai berteriak ,


" yah..yah.. sudah jangan marah aku sudah menganggap mu sebagai adikku " kata pemimpin utama negara MSM Kevin O'Leary ,


" Hem ..itu baru benar .." kata Dania , Kevin pun tertawa lagi ,


" haaaaa.."


" tuan Kevin O'Leary terhormat , boleh kah kita fokus pada pokok pembahasan " kata Dania , mereka saat ini malah seperti anak kecil yang sedang saling menggoda ,


" yah...yahh... baiklah ,, sampai di mana kita tadi ?..." akhirnya Kevin O'Leary pun sudah mulai serius , anak dari presiden utama negara masa itu sudah fokus kembali ,


Dania yang tadi hampir marah dan ingin berdebat pun akhirnya menarik nafas dalam-dalam , dan mulai menjelaskan dari awal , rencana strategi yang ia susun , bahkan Dania meminta saran sekiranya ada kesalahan dalam penyusunan strategi , atau ada rencana lain selain dari itu , atau pun membuat rencana baru , namun akhirnya mereka semua sudah percaya akan rencana dan penyusunan strategi yang dibuat oleh Dania , setelah selesai berdiskusi akhirnya rapat pun selesai dengan kesepakatan dari semua pihak yang hadir setuju' dengan strategi Dania dalam menyusun rencana , akhirnya Dania dan yang lainnya keluar dari ruangan rapat tadi sedang Kevin O'Leary pergi kesuatu tempat yang Dania tidak tahu kemana , setahu Dania Kevin O'Leary menyamar menjadi rakyat biasa disebuah dusun terpencil , ia ditemukan oleh salah satu prajurit yang melarikan diri dari eksekusi dan bertemu dengan nya , karena lama bersembunyi mereka pun kelaparan dan menyusun strategi agar dapat bertahan hidup , mencari bahan makanan mayoritas utamanya saat itu dan sebagian rakyat yang mengetahui itu adalah pemimpin nya dengan suka rela mereka memberikan sumbangan , dan banyak orang yang bergabung dalam kelompok nya sehingga membentuk pasukan kecil , lambat Laun kelompok itu menjadi banyak dan mereka menyusun aksi penyerangan terhadap komplotan musuh secara diam-diam , termasuk yang terjadi di dalam rumah petinggi militer negara musuh Mark Zuckerberg , bos dari Dania bekerja , bahkan rumah yang ditempati oleh Mark Zuckerberg juga bukan milik Mark Zuckerberg sendiri , namun mereka yang tidak tahu wajah Mark Zuckerberg yang asli telah ditipu oleh Dania kalau Mark Zuckerberg sendiri bukan komandan militer , melainkan anak buah nya , jadi Mark Zuckerberg sendiri telah selamat dari pembunuhan itu ,