
"ARA PULANGGG"teriak ara sambil berjalan menuju ruang keluarga
"raraa gak usah teriak-teriak ihh"kesal lena
"hehe"gadis itu hanya cengengesan lalu menyalami tangan lena dan gio
"sana mandi"ucap lena
"dih mama ngusir"cibir ara
"astaga raa.. disuruh mandi bukan ngusir"ucap lena
"yaudah byy"ucap ara sambil berjalan menuju kamarnya
"tu anak jadi Ngeselin yah paa"ucap lena membuat gio terkekeh
"ahh cape"ucap ara sambil membaringkan tubuhnya dikasurnya
"ehh"gadis itu membalikan badannya dan tidak sengaja berhadapan dengan bingkai foto yg terdapat dua orang gadis
"ini kan?"ara mendekati foto itu dan melihat gadis disampingnya
"imel"batin ara
"IMELDA PUTRI CYGNUS!!"pekik ara
........
"mel maafin ara yah hiks"gadis itu terus saja menangis dipelukan sahabatnya
"raa ngapain minta maaf..ini udah takdir bukan salah ara"ucap imel menenangkan ara
"udah jangan nangis jelek tau"ledek imel
"ih imel maa"kesal ara membuat imel terkekeh
"abisin tu minum"ucap imel karena mereka berdua berada di cafe
"iya"ucap ara sambil meminum minumannya
"raa ke mall yuk?"ucap imel
"emm hayuk"ucap ara
.....
"yuk masuk"ucap Imel saat mereka berdua sudah berada di parkiran mall
drttttttt...
"eh bentar-bentar"ucap ara sambil melihat siapa yg menelfonnya
"bang arsen?"gumam ara
π"kenapa bang?"tanya ara
π"kok nga dirumah?tanya balik arsen
π"hm.. ara lagi di mall sama imel"jawab ara
π"imel?"pekik arsen
π"iyaa emang kenapa?"tanya ara
"ehh"bingung ara karena arsen langsung mematikan sambungan telefonnya
"kenapa ra?"tanya imel
"gak tau ni bang arsen aneh..masa ara bilang lagi di mall bareng imel langsung dimatiin"ucap ara
"h-hah"pekik imel
"imel kenapa?"tanya ara yg bingung dengan tingkah sahabatnya
"g-gak papa ayo masuk"ucap imel sambil menarik tangan ara
"kita kemana dulu ra?"tanya Imel saat mereka berdua sudah berada didalam mall
"ehm.. liat-lia aja dulu"ucap ara
"yaudah"ucap imel
"eh ini bagus gak ra?"tanya imel sambil menunjukkan dress berwarna hitam
"bagus kok cocok buat imel"jawab ara sambil tersenyum
"yaudah gue ambil yg ini deh"ucap imel
drt..drt..
π"kenapa bangg?"tanya ara
π"dimana"tanya balik arsen
π"dalam mall sebelah mana?"tanya arsen
"bang arsen mau ngapain sih"batin ara
π"di pakaian cewe yg dekat pintu masuk"ucap ara
"ihh bang arsen gila yahhh"kesal ara karena arsen memutuskan sambungan telefonnya..lagi
"kenapa sih rara..."gemas imel
"tau ah"ucap ara
"udah-udah ara mau beli yg mana? imel udah dapet nih"ucap imel
"gak tau.. ara masih bingung"ucap ara sambil cengengesan
"yaudah liat-liat aja dul__"ucap imel tapi seseorang memotong ucapannya
"ngapain disini?"tanya arsen dengan nada dinginnya
"kan tadi ara udah bila__"ucap ara tapi dipotong arsen
"yg nanya sama ara siapa?"tanya arsen
"hah?!"bingung ara
"tadi katanya capek.. mau langsung pulang"ucap arsen masih dengan nada dinginnya
"t-tadi emang langsung pulang kok"ucap imel yg membuat ara tambah bingung
"tapi kenapa bisa disini?"tanya arsen
"a-ara ajak k-ketemuan kak..maaf"ucap imel sambil menunduk
"hah?!"ara,gadis itu tambah bingung saat arsen tiba-tiba memeluk Imel
"i-in-ini ap-apaan"bibir gadis itu serasa tidak bisa untuk bicara
"ABANG..IMEL..hutang penjelasan"ucap gadis itu yg sudah sangat-sangat kesal
"mau jalan-jalan kan? ayok"ucap arsen sambil menarik tangan imel
"ABANG......"pekik ara membuat semua orang yg ada didekatnya harus menutup kuping mereka
"oh lupa..yaudah ayo"ucap arsen dengan santainya
.....
"hissss"ara,gadis itu terus saja bergumam tidak jelas
"apa-apaan sih.. Ngeselin banget tau gak"dia kesal karena dibiarkan oleh dua orang didepannya yg sedang bergandengan tangan
"isss..serasa kayak nyamuk tau gak"gadis itu sengaja membesarkan suaranya
"kenapa ra?"tanya arsen
"ihh bang.. terus-terusan aja kayak gitu..adiknya sendiri dibiarin"ucap ara sambil memajukan bibirnya, sedangkan yg dibicarakan hanya mengangkat bahu acuh dan kembali berjalan sambil menggandeng tangan imel
"ihhhhhh Ngeselin banget sih"ucap gadis itu lalu membalikkan badannya ke belakang
"aaaaa!!!!!!"gadis itu kaget saat ada seseorang dibelakangnya
"gak usah teriak"ucap seseorang itu sambil menyentil kepala ara, membuat sang empu menatapnya tajam
"raa.. kenapa?!"tanya arsen yg panik
"heh giliran kayak gini baru khawatir"cibir ara
"dih ngambek"cibir balik arsen
"nahh..kan ada azka.. yaudah lo bareng dia"ucap arsen
"BAYBAY ANAK PUNGUT"teriak arsen saat dirinya sudah berjalan jauh dari ara
"heh"tegur imel membuat arsen cengengesan
"abang gila"cibir ara
"kenapa?!"tanya ara ketus saat azka terus menatapnya
"eh-eh"pekik ara saat azka tiba-tiba mengandeng tangannya dan menuju suatu tempat
π₯π₯π₯
ni yg suka datang tiba-tiba π
_________________
gabut banget an^irπ