But I Love You

But I Love You
eps 23



"KENAPA HARUS DIPERJUANGKAN KALAU UJUNG-UJUNGNYA DIJATUHKAN?!"~Aurora


...........


"disini ternyata lo"ucap Nichol saat sampai di roof top sekolahnya


"lo dah suka sama ara?"tanya nichol saat duduk disamping azka


"haha.. tunggu gue gak waras baru suka sama tu bocah"ucap azka sambil terkekeh


"gak usah bohong kali az.. gue udah tau isi fikiran loh"ucap Nichol santai


"emang apa isi pikiran gue?"tanya azka santai


huff


nichol membuang nafas pasrah memang begini kalau ingin berbicara dengan azka


"sikap lo waktu dilapangan itu udah nunjukin kalau lo suka sama ara"ucap nichol


"gue cuman kasian aja sama dia,gue juga cuman mau balas kebaikan arsen sama gue"ucap azka santai


"kasian yah?"ucap nichol sambil terkekeh


"gimana kalo ara dengar kata-kata lo"tanya nichol


"emang udah tau"jawab azka santai


"trus reaksinya?"tanya nichol


"b aja gak kaya lo yg berlebihan"ucap azka santai


"haha gue heran sama ara kenapa bisa bertahan sama sifat lo yg kayak gini, az dibalik sifat ara yg biasa aja tersimpan beribu-ribu sakit yg dia tahan,saking sayangnya dia sama lo,dia ga mau kelihatan cengeng didepan lo walaupun sifatnya kayak bocah tapi dia sesosok wanita yg kuat, padahal masi banyak laki-laki yg sayang sama dia,yg mau hapus air matanya saat dia sedih,tapi apa... dia tetap ngejar lo yg udah bikin hatinya sakit,dadanya sesak,air matanya yg keluar, bersyukur banget tuhan kirim perempuan kayak ara didunia ini"ucap nichol panjang lebar yg membuat azka terdiam ditempatnya


"gue harap lo gak kecewa kalo ara udah jatuh dipelukan pria lain"ucap nichol lalu berdiri dari tempatnya dan melangkah keluar roof top


.............


"ka chandra emang mau kemana dulu"tanya gadis itu yg sedang berjalan beriringan menuju parkiran motor


"mau beli hadiah buat seseorang"ucap pria itu santai


"pacar yah"tanya gadis itu sambil memicingkan matanya kearah pria disampingnya


"bentar lagi.. rara doain yah semoga diterima"ucap pria itu sambil tersenyum


"amin.."ucap gadis itu yg membuat pria disampingnya ini gemas dan mengacak-acak rambut gadis itu membuat sang empu kesal


"ihh ka chandra"ucap gadis itu sambil memukul pelan pinggang chandra


"aw sakit raa"ucap Chandra pura-pura meringis kesakitan


"ka kaka gk papa padahal pelan doang ara pukulnya"ucap gadis itu sambil memegang tangan chandra dan memeriksa pinggang yg tadi ia pukul


"udah sembuh"ucap pria itu sambil tersenyum


"hah? kan belum diobatin kok udah sembuh sih"tanya gadis itu dengan polosnya


"obatnya itu perhatian dari rara"ucap Chandra sambil mencium punggung tangan gadis itu


"serius bener liattinnya"ucap imel yg datang dari belakang pria yg sedang melihat dua insan manusia tadi


"bacot lu"ucap pria itu ketus dan pergi meninggalkan imel


"ka azka awas kalah cepat sama cowok lain"teriak gadis itu yg mendapat lirikan tajam dari azka dan sang empu hanya cengengesan


..............


"ra menurut ara bagus yg mana"tanya Chandra saat mereka berdua ada di mall dan sedang berada ditoko perhiasan


"emm... menurut ara ini ini sama ini"jawab gadis sambil menunjuk beberapa kalung yg cantik


"kalo yg ara suka?"tanya Chandra lagi


"kalo yg ara suka sih ini soalnya cantik banget"jawab gadis itu sambil meraih kalung yg bermotif love ditengahnya


"sama kayak orangnya"gumam chandra sambil tersenyum


"apa? kakak ngomong apa tadi?"tanya gadis itu yg memang tidak mendengar jelas yg cowo itu ucap


"gak ada, coba sini liat"ucap Chandra dan ara memberikan kalung itu


"iyaa indah banget ra"ucap Chandra sambil tersenyum melihat kalung itu


"yaudah mba saya ambil yg ini ya"ucap Chandra dan memberikan kalung itu kepada mba-mba yg tadi mengantar mereka ketempat kalung


"yaudah duduk dulu... saya siapin dulu yah"ucap mba-mba tadi dan pergi kekasir


............


"makasih yah ka"ucap ara sambil turun dari motor pria itu


"gw yg makasih sama ara"ucap Chandra gemas


"sana gih masuk,trus mandi jangan lupa makan sama minum istirahat yg baik"ucap chandra


"coba aja ka azka perhatian gini sama ara..


ehh kok mala kepikiran dia sih"ucap gadis itu dalam hati sambil menggelengkan kepalanya


"kenapa ada yg sakit?"tanya Chandra khawatir


"eh gak ka,makasih yah kak kalo gitu kaka balik udah mau malem ntar kenapa-kenapa lagi dijalan"ucap gadis itu yg membuat pria didepannya tersenyum


"yaudah masuk sana"ucap pria itu sambil mengelus kepala ara dengan lembut dan diangguki oleh ara


..............


"kenapa baru pulang hah?"tanya arsen dingin saat melihat adiknya itu masuk dari pintu


"refreshing dikit lah bang... ara capek"ucap gadis itu dan langsung menaiki tangga menuju kamarnya


huff


arsen hanya membuang nafas pasrah,gadis itu sekarang lebih keras kepala


_________________