But I Love You

But I Love You
eps 28



"KAMU SEAKAN TIDAK PEDULI,NAMUN BERHARAP DIPERJUANGKAN? APAKAH KAMU SEDANG BERCANDA?"~Aurora


............


"lo gak bilang makasih?"tanya azka saat ara sudah turun dari motornya


"makasih buat?"tanya ara ketus


"karena gue udah anter lo pulang"jawab azka santai


"ka azka bukan mau anter ara kerumah,tapi ke Rahmatullah"jawab gadis itu dengan kesal


"kan ini udah dirumah rara....."ucap azka dengan gemas


"emang udah dirumah ka azka... tapi ka azka tadi tu mau ajak ara mati tau gak, untung ara pegangan"ucap gadis itu dengan melipat kedua tangannya didepan dada dan mata yg melotot


"pegangan dimana?"tanya azka yg ingin menjahili gadis polos itu


"untung ara peluk ka azka"ucap gadis itu dengan polosnya


"eh-eh"beberapa detik kemudian dia tersadar dengan apa yg dia ucap dan dia lakukan di atas motor tadi


"HAHAHAHA"seketika tawa pria itu pecah melihat wajah panik ara


"KA AZKA IHHHH"ucap gadis itu sambil memukul lengan azka dan mencubit pinggang pria itu


"aw-aw sakit an**ir"ucap pria itu dengan memberhentikan aksi ara


"apa hah"ucap ara dengan melotot, bukannya terlihat menyeramkan tapi malah terlihat lucu dan imut


"gila"cibir azka,tapi dia menyembunyikan senyumnya dengan menoleh kearah lain


"IHHH Ngeselin banget"ucap ara sambil memukul lengan azka tapi sang empu hanya tertawa


"eh-eh ara kenapa mukul-mukul azka"ucap seorang wanita dari dalam rumah


mendengar suara itupun membuat dua orang itu menoleh kebelakang


"MAMAAA"teriak gadis itu membuat azka dan hellena menutup kupingnya


"ara jangan teriak-teriak bisa gak sih"ucap hellena kesal sambil berjalan menghampiri dua orang itu


"huaaaa mama lama banget disana"ucap ara saat Helena sudah sampai didepannya dan gadis itu langsung memeluknya


"oma kamu sakit sayang... jadi mama sama papa harus temenin oma disana"ucap hellena sambil mengusap kepala anaknya itu


"haahhh"teriak gadis itu dan lagi-lagi Helena dan azka harus menutup kupingnya


"araaa"ucap hellena dengan kesal


"hehe maap"ucap gadis itu sambil cengengesan


"tapi oma baik-baik aja kan sekarang?"tanya gadis itu dengan khawatir


"oma udah sehat,kamu tenang aja yah"ucap hellena sambil mengusap lembut kepala ara


"ehh ada azka... jadi kelupaan kan"ucap hellena saat menyadari kalau azka masi ditempatnya


"ihhh caper yahh"ucap ara sambil memicingkan matanya dan menunjuk azka dengan jari telunjuknya


"bacot"ucap azka ketus,yg membuat gadis itu memajukan bibirnya beberapa centi


"udah-udah kita makan dulu yah mama udah siapin makanan banyak didalem.. azka juga harus ikut"ucap hellena


...........


"ayah sama bunda kamu gimana zka?"tanya gio saat mereka sudah berada dimeja makan dan sedang menyantap makanan mereka masing-masing


"baik-baik aja kok paa"ucap azka sambil tersenyum


"ihh giliran orang lain selalu disenyumin,ara kapan coba"gadis itu bergumam dengan mata yg sudah berkaca-kaca


cengeng yah~pikir gadis itu


"ara kenapa?"tanya Hellena


"gak papa"ucap gadis itu lalu berdiri dari duduknya dan langsung berjalan menuju kamarnya, membuat semua orang menatapnya bingung


"ra habisin dulu makanannya woy"ucap arsen


"udah-udah mungkin dia udah kenyang,nanti mama nyusul kalau udah abis makan aja yah"ucap gio


...............


"imel mana sihh kok lama banget"ucap ara saat dirinya telah menunggu sahabatnya yg tadi pamit pergi kekamar mandi


"ara nyusul aja deh"ucap gadis itu


**


saat sampai dibelokkan untung pergi ketoilet


gadis itu disambut hal-hal yg membuat dadanya sesak


azka mengusap rambut imel dengan lembut


dan memberikan senyuman semanis mungkin


kadang dia berpikir kenapa orang lain bisa mendapatkan itu, kenapa dia tidak?


"kenapa juga ara peduliin"ucap gadis itu sambil mengusap air matanya yg sudah keluar


"t-tapi kenapa ara pengen itu"ucap gadis itu dalam hati


tidak peduli tapi berharap diperjuangkan??


bodoh banget sih raaa~pikir gadis itu


________________


like,fav✨