But I Love You

But I Love You
eps 22



MENYERAH ATAU JANGAN?


............


semalam,markas the calm boys diserang dan tentu saja disambut dengan senang hati


"bang ara mau sekolah tapi luka abang beneran gk papa kan bang?"tanya gadis itu khawatir


"yaelah dee luka gini doang,lo naik taksi aja yah udah abang pesenin kok"ucap arsen santai yg membuat gadis itu mengendus kesal


"tapi diobatin juga kali bang bahaya.. entar infeksi loh"ucap gadis itu bawel


"hmm"dehem arsen yg membuat ara tambah kesal


"au ah,eh bang bb..b-berarti k-ka azka juga babak belur?"tanya gadis itu gugup


"dia lebih parah"ucap arsen membuat gadis itu kaget


"REALLY??"tanya ara dan dijawab anggukan oleh abangnya


"belum nyerah juga"tanya arsen santai


"hm... gak tau"ucap gadis itu pasrah,otaknya seakan berfikir untuk menyerah tapi hatinya berkata tidak


tin...tin...


"ara pergi dulu yah bang"ucap gadis itu sambil menyalami tangan arsen


"obatin tu muka"teriak ara saat sudah diambang pintu


..............


"Aurora"panggil seorang guru yg sedang mengajar dikelas gadis itu


gadis itu sedang melamun,asik dengan pikirannya sendiri tanpa menghiraukan seseorang disampingnya


"raa woyy raraaa"bisik imel tapi tidak dihiraukan gadis disampingnya ini


"anj*r cari mati ni anak"batin imel saat guru yg terkenal galak ini mendatangi mejanya


"Aurora"tidak ada sahutan dari gadis itu


brak....


"eh bu sofi gendut"ucap gadis itu keceplosan saat dirinya kaget mendengar mejanya dipukul pakai mistar yg bu sofi itu bawa


seketika tawa murid-murid yg ada dikelas itu pecah


"rara bodoh"batin imel


"DIAM KALIAN"teriak guru itu yg membuat mereka semua diam


"eh-eh bu ara tadi ngomong bunga sofiani kok"ucap gadis itu takut


"Aurora"panggil guru itu dengan nada menyeramkan


"jalan jongkok dari sini sampai lapangan lalu hormat didepan tiang bendera sampai jam istirahat"ucap guru itu tegas


"buuuu ibu beneran??"pekik gadis itu kaget


"saya tidak pernah main-main dengan ucapan saya"ucap guru itu


"tapi bu dari sini kelapangan jauh bu trus ara disuruh hormat lagi kalau ara capek gimana kalau ara haus trus kalau ar__"ucap gadis itu tapi dipotong oleh bu sofi


"mau ditambah"tanyanya dengan suara dingin


"e-hh gak gak yaudah babay ibu"ucap gadis itu yg membuat semua temannya melotot tidak percaya dengan sikapnya


"is mending ara ke uks pura-pura sakit"ucap gadis itu saat ingin berjalan kearah uks suara seseorang membuat nyalinya menciut


"jalan jongkok sekarang"ucap bu sofi sambil menatap tajam gadis didepannya ini


"is ni ibu kenapa sih gini amat.. udah gak kawin-kawin gendut lagi ihhh nyebelin tau gak"batin gadis itu menjerit-jerit


.......


"saya tidak mau tau cepetan tiang bendera udah deket tuh"ucap bu sofi


sementara yg ada dilapangan anggota-anggota the calm boys sedang berhadapan dengan pak tono,mereka telat dan memanjat pagar,tentu saja hal itu kepergok pak tono sampai-sampai mereka harus berakhir dilapangan yg panasnya tidak main-main


"eh kenapa tuh bocah"ucap lucas


"an**ir gue masi bersyukur dapet hukuman kek gini"ucap alex saat melihat ara harus jalan jongkok dari kelasnya,mereka tau itu karena itu sudah jadi sahabatnya bu sofi dan setiap mereka membuat ulah, bu sofi akan mengajak sahabatnya itu bermain dengan mereka~hal yg gila


"iya an**ng untung ketahuan sama pak tono bukan tu ibu gendut"ucap wiliam dan diangguki oleh mereka


"ahh buu ara cape gak kuat ara mau mati aja"ucap gadis itu saat sudah sampai didepan tiang bendera


huff


guru itu membuang nafas pasrah,dia kasian sebenarnya menghukum gadis ini


"yaudah kamu gak jadi berdiri disini"ucap guru itu tidak tega,ini juga pertama kalinya ara membuat ulah padanya jadi dia akan memafkan gadis itu


"hah serah ibu deh hah"ucap gadis itu,dia sudah sangat-sangat lelah kakinya terasa


lumpuh untuk berjalan


"tapi kamu ibu taruh bolos"ucap ibu gendut itu dan langsung meninggalkan ara yg sedang mengumpat dalam hati


"serah loo serah"umpat gadis itu dalam hati


"eh-ehhh ka azka"pekik gadis itu saat dirinya tiba-tiba digendong azka ala bridal style


"apa nih apa nih"ucap nichol histeris


sedangkan wiliam dan beberapa anggota yg lain mulutnya terbuka lebar,tidak percaya dengan apa yg terjadi barusan


"gue mimpi pasti nih"ucap lucas yg disetujui anggota-anggota yg lain


............


"bentar gue beliin minum"ucap azka saat dirinya telah menaruh ara dikursi kantin


sedangkan gadis itu masi terhanyut dalam pikirannya


tadi beneran ka azka?


gak lagi kerasukan dia?


aduh pasti ara mimpi nih


otaknya masih terus bertanya-tanya apa yg terjadi tadi


"nih"ucap azka lalu menaruh jus jeruk didepan gadis itu lalu meminum minuman soda miliknya


gadis itu memicingkan matanya kepada pria didepannya


"mau gue colok tu mata?"tanya azka ketus


"ih cepet amat berubahnya"cibir ara lalu meminum jus jeruk miliknya


"gue cuman kasian aja liat loh udah mau mati, setidaknya gue berbaik hati sebelum lo mati"ucap pria itu santai


"ka azka ihhhhhh"pekik gadis itu sambil memukul lengan pria didepannya ini sedangkan sang empu hanya terkekeh melihat wajah kesal ara


dia suka melihat raut wajah kesal itu... terkesan lebih imut menurutnya~


eh eh apenih 🥺🤣


_____________


taruh favorit gak👉👈🥺