
"BERTEMU DENGANMU ADALAH TAKDIR, MENJADI TEMANMU ADALAH PILIHAN, TAPI JATUH CINTA DENGANMU BENAR-BENAR DI LUAR DAYAKU"~Aurora
................
BRAK.....
"k-kka Bianca n-ngapain?"tanya gadis itu dengan kegugupannya saat bianca mendobrak pintu kamar mandi,untung saja gadis itu sedang berkaca
"heh ngapain lo bilang?"tanya bianca dengan nada menyeramkan
"k-ka__"ucap gadis itu tapi terganti dengan ringisan saat bianca langsung menjambak rambutnya
"shhh k-ka lepasin"ucap ara
"ada hubungan apa lo sama azka"tanya bianca dengan nada dinginnya
"a-a__"gadis itu ingin menjawab tapi dipotong oleh Bianca
"JAWAB"bentak bianca membuat air mata gadis itu turun
"orang mau jawab tapi dipotong"batin ara
"g-gada hubungan apa-apa"ucap ara dengan suara gemetar
"cihh lo mau coba-coba bohongin gue yah"ucap bianca sambil mengeluarkan benda tajam dari sakunya
"kk-ka ja-jangan macam-m-macam"ucap ara ketakutan saat melihat pisau yg dikeluarkan dari saku bianca
"heh takut juga lo rupanya"ucap bianca dengan nada mengejek
"lo jawab atau...."ucap bianca tanpa melanjutkan ucapannya tapi ara sudah tau maksudnya
"a-ara beneran g-gak ada a-apa-apa kakk"ucap gadis itu dengan seluruh tubuh yg sudah gemetar tidak karuan
"loo"ucap bianca sambil menatap tajam ara
"TRUS ARA HARUS JAWAB APA,ARA GAK ADA HUBUNGAN APA-APA SAMA KA AZK__"bentak gadis itu tapi terpotong
"AHHHHH"gadis itu berteriak saat sebuah tusukan mendarat dibagian perutnya
"k-kka hiks"gadis itu sudah terjatuh dibawah sambil memegang perutnya
"GUYS"ucap bianca dengan nada gemetar
"kenapa bi"tanya dua orang perempuan yg diketahui antek-anteknya
"s-siram dia dengan air trus k-kunci ni pintu"ucap bianca dengan terbata-bata
"BIANCA,lo gila l-lo nusuk dia ****"ucap salah satu dari dua orang tadi
"AHHHH"teriak bianca dan langsung berlari keluar kamar mandi
"p-ri g-gimana ini"ucap salah satu dari mereka yg sudah ketakutan
"anj*ng emang si bianca"ucap perempuan yg bernama prisla
"m-mending kita kunci aja ni pintu biar gak ketahuan"ucap perempuan yg bernama sila
"y-yaudah ayo"ucap prisla dan langsung menarik tangan sila untung keluar dari kamar mandi dan langsung mengunci pintu itu
..............
"ara kok gak balik-balik yah"tanya imel khawatir
"kenapa lo"tanya seseorang dan langsung duduk dikursi kantin
"kaa gue khawatir sama ara"ucap imel dengan wajah paniknya
"emang kemana tu anak?"tanya seseorang tadi
"ka azka lo kok santai aja sih"ucap imel yg kesal saat melihat azka berbicara dengan santainya
"gue tanya emang dia kemana bodoh"ucap azka
"tadi tu pamit ketoilet bentar tapi sampai sekarang gak balik-balik"ucap imel sambil menggigit kukunya
"ehh bodoh kotor an**ng"ucap azka sambil menyingkirkan tangan imel dari mulutnya
"gue khawatir tau kaaa"ucap imel dengan nada memelas
"dah balik kelas kali"ucap azka santai
"au ah,gue cari sendiri aja"ucap imel kesal dan langsung beranjak pergi dari kantin
.........
"ara mana sih"ucap imel yg sudah masuk ketoilet dekat kantin yg ara pergi tadi tapi dia tidak menemukan siapa-siapa disana
"coba lo liat disana kan tadi lo masuk toilet yg itu"ucap gadis yg rambutnya dikuncir kuda
"bentar yah"ucap gadis yg rambutnya diikat setengah
"yaudah yok balik"ucap gadis yg berkuncir kuda
"eh bentar-bentar"ucap imel yg dari tadi mendengar percakapan dua gadis itu
"kenapa mel?"tanya gadis yg berkuncir kuda
"kalian tadi dari sini?"tanya imel
"ahh iyaa"jawab mereka berdua
"ahh tadi kalian liat ara gak disini?"tanya Imel
"aurora?"tanya gadis yg ikat setengah dan dijawab anggukan oleh imel
"tadi ara masuk toilet itu"jawab gadis yg berkuncir kuda sambil menunjuk toilet yg dimasuki ara tadi
"kok dikunci yah?"ucap imel saat melihat pintu itu terkunci
"masih didalem kali"ucap gadis yg ikat setengah
"gak mungkin lah"ucap imel
tok...tok...
"raaa"teriak imel sambil mengetuk pintu kamar mandi itu
"ada orang?"teriak imel
"ck"gadis itu berdecak saat dirinya tidak mendengar suara apapun dari dalam sana
"gue coba telfon aja kali yah"gadis itu bergumam dan langsung mengambil ponselnya lalu mencari nama ara dikontaknya
dan langsung menghubungi gadis itu
drt....drt....
"hah"gadis itu bingung saat mendengar suara hp ara dari dalam sana
"raa lo didalem kan raa buka pintunya"ucap gadis itu yg sudah panik
"raaaa"teriak imel sambil mendobrak pintu kamar mandi tapi dirinya tidak mampu mendobrak pintu itu dengan kuat
"TOLONGGGG"teriak imel yg membuat seseorang yg ingin masuk ketoilet pria pun terhenti
"SIAPAPUN TOLONG"teriak Imel yg membuat seseorang itu harus masuk ketoilet wanita
"k-ka chandra tolongin"ucap imel saat melihat chandra yg masuk kedalam toilet
"lo kenapa hah"ucap Chandra yg melihat imel sudah menangis
"dobrak cepetan hiks"gadis itu sudah menangis tersedu-sedu
"ok-ok lo tenang ok gue coba dobrak"ucap chandra
"ka azka gue harus telfon ka azka"gadis itu bergumam dan langsung menghubungi azka
"ka hiks cepetan kekamar mandi wanita sekarang"ucap imel dan langsung mematikan sambungan telefonnya
azka tidak berlama-lama lagi dan langsung berlari kearah kamar mandi wanita,karena dia sudah mendengar suara imel menangis berarti ada yg terjadi disana
BRAK....
"ARA"
"ARA"
dua orang itu menganga ditempatnya tidak percaya dengan apa yg mereka lihat
"RAAAA"imel berteriak histeris saat melihat sahabatnya itu tergeletak dengan darah yg sudah berlumuran kemana-mana
"lo tenang ok"ucap chandra berusaha menenangkan imel
chandra langsung berlari menghampiri ara dan langsung mengendong gadis itu,saat sampai diluar kamar mandi dirinya bertemu dengan azka
BUGH....
satu bogeman mendarat di pipi chandra
"gue gak mau berurusan sama lo sekarang"ucap Chandra
tanpa aba-aba azka langsung merebut gadis yg berada digendongan chandra,dan mengendongnya ara bridal style
"dia gak pantas ada di lo"ucap azka sinis
"AZKA SIALAN"teriak chandra tapi tidak dihiraukan azka
________________