
"DISAAT GUE INGIN MENCINTAI LO,KENAPA TUHAN JAUHIN LO DARI GUE?!?!?!?!"~Azka
.................
sudah beberapa minggu setelah kejadian yg menimpa aurora dan berakhir gadis itu harus koma,gadis itu belum sadar-sadar juga sampai sekarang, entah sedang asik dengan siapa dia disana sampai-sampai tidak memikirkan kalau itu bukan dunianya, bahkan beberapa minggu lagi kelas X dan XII akan melaksanakan ujian kenaikan kelas, dan kelas XII akan melaksanakan ujian kelulusan
huff
hellena,wanita itu membuang nafas pasrah sambil mengusap pipi gadis yg masih setia menutup matanya
"ara kapan sadar sih"tanpa sadar air matanya keluar tanpa ia minta
"ara gak kangen sama mama? hmm?"tanya hellena
"kenapa betah banget disana?"
"kita semua jahat banget yah sama ara sampai-sampai ara gak mau bangun trus liat kita?"
"raaa hiks"gio yg melihat itu pun sudah tidak bisa menahan air matanya,dia mendekat ke arah istrinya lalu memeluknya
"udah...."dia berusaha menenangkan istrinya walaupun dirinya juga tidak bisa tenang
.............
TIN...TIN...
"SUS VENTILATOR"teriak seorang dokter
"baik dok"ucap suster
"MONITOR HEMODINAMIK DAN SATURASI"entah sudah teriakan yg keberapa kali keluar dari mulut dokter wanita itu
diluar ruangan terdapat beberapa orang yg tidak tenang dengan kondisi didalam
"paaa k-kalau ara hiks k-kenapa-napa g-gima__"wanita itu sudah menangis tersedu-sedu
"huss.. jangan ngomong kayak gitu"ucap gio
"len.. tenang dulu yahh"ucap Olivia
"t-tapi ara..."ucap hellena terbata-bata
"kita semua juga khawatir"ucap olivia yg berusaha menenangkan sahabatnya itu
"tenangin diri dulu len"ucap aditama
"ini juga satu, datang-datang bukan salim"ucap aditama berusaha menenangkan arsen yg sudah dia anggap sebagai anaknya
"maaf yahh"ucap arsen sambil menyalimi tangan Aditama dan gio,dia ingin menyalimi tangan mamanya dan bundanya tapi pintu ruangan terbuka bersamaan dengan seorang dokter yg keluar dari ruangan ICU,dokter itu membuka maskernya dan membuang nafas pasrah
"aurora sebaiknya ditangani dirumah sakit yg lebih baik"ucap dokter itu dengan pasrah
"TRUS RUMAH SAKIT INI BUKAN YG TERBAIK?!"bentak gio yg emosinya sudah tak bisa dia tahan
"maaf pak.. tapi kami sudah menangani pasien dengan sebaik mungkin"ucap dokter itu
"jangan emosi"tegas Aditama
"hahh,ara harus ke jerman"ucap gio
...................
"bunda kemana bii?"tanya seorang pria
"tadi pamit ke rumah sakit den.. tapi sampai sekarang belum balik"ucap bi sumi
"sama ayah?"tanya pria itu sambil meminum-minuman yg di buatkan bi sumi olehnya
"iyaa den"ucap bi sumi
"gue telfon aja deh"pria itu bergumam lalu mengambil ponselnya yg ada disaku lalu menelfon bundanya
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam azka.. kenapa?"tanya oliv
"bunda masih dirumah sakit? azka nyusul yah"azka sudah berdiri dari duduknya tapi perkataan Olivia membuat dia kembali terduduk...... lemas
"eh jangan,bunda lagi diperjalanan ke jerman.. kondisi ara tadi kritis jadi papa gio bawa ke jerman"ucap olivia
DEG....
"apa ini??gue punya penyakit jantung??"batin azka bertanya-tanya
_____________________
rameinðŸ˜ðŸ˜