
azka berada dilapangan karena dirinya dihukum oleh pak tono yg pasti gara-gara insiden kemarin,dimana azka dan bintang berkelahi dan berakhir tangan kanan bintang yg patah
"ka azkaaa"teriak ara yg sudah ditengah lapangan dan melihat azka yg berbaring dibawah ring basket
azka yg mendengar teriakkan itu pun mengumpat dalam hati kenapa coba gadis bawel ini berada disini,dia sudah hafal betul suara cempreng gadis bawel itu
gadis itu pun berlari secepat mungkin menuju ujung lapangan
"nih minum"ucap ara sambil menyodorkan minuman itu
azka tidak bicara lagi dan langsung mengambil minuman itu dari tangan ara dia sudah sangat-sangat lelah, bagaimana tidak lelah dia harus berlari memutari enam puluh kali lapangan sekolah yg sangat besar ini
"ka azka pulang aja yah pasti capek banget kan"ucap gadis itu sambil duduk disamping azka dan memperhatikan wajah pria itu yg tampannya bertambah sembilan puluh sembilan persen saat keringatnya bercucuran kemana-mana membuat sang gadis harus menelan ludahnya hehe:v
"gue gak cemen kayak lu"jawab azka dengan ketus
"ara tu niatnya baik tau"jawab gadis itu dengan cemberut
"yau__"ucapan gadis itu terpotong saat suara seseorang membuat dia susah menelan ludahnya
"AURORA ANINDYA ANASTASIA"ucap seseorang dan menghampiri dua orang yg sedang menatapnya itu
"hehe bu rene"ucap gadis itu sambil cengengesan saat guru yg terkenal killer itu sudah berdiri didepannya
"ada apa ya bu?"tanya gadis itu sambil berdiri dari duduknya
"katanya ke toilet bentar hmm?"tanya balik bu rene
"AH-H... iitu An--nu"ucap gadis itu terbata-bata
"anu apa hah?"ucap bu rene masih dengan nada menyeramkan
"ara emang dari toilet kok buu"jawab gadis itu berusaha menahan kegugupannya
"toilet yah?"ucap bu ren
"iya kok bu__"ucapan gadis itu terpotong oleh guru killer didepannya ini
"TAPI KENAPA BISA DISINI"bentak guru itu yg membuat ara menunduk, dia memang tidak tahan dengan bentakan-bentakan
"maaf"ucap gadis itu
"berdiri didepan tiang bendera sampai jam isirahat"ucap bu rene lalu meninggalkan gadis yg masi menunduk ditempatnya
"yaa"jawab gadis itu dan berjalan menuju lapangan tempat upacara
sedangkan sosok laki-laki yg dari tadi menyaksikan drama di depannya hanya duduk santai tanpa membela gadis disampingnya yg sudah membawakan air untuknya, dia tidak meminta ara membawakan air untuknya kan, itulah yg ada dalam otak azka
itulah sosok azka, seseorang yg tidak peduli dengan keadaan sekitarnya kecuali keluarganya
_________________
"aduh raraaa kok bisa sih dapat hukuman kan cuman ke toilet doang"ucap imel yg melihat sahabatnya itu terduduk lemas di lapangan
"a-duh ara tu cuman nyamperin ka azka trus kasih minum,gak taunya ketahuan bu rene" ucap gadis itu sambil ngos-ngosan
gadis itu memang sudah menceritakan tentang azka pada imel,tapi menurutnya ada yg aneh saat ara selalu bercerita tentang azka
"yaudah ara tunggu bentar disini yah gw beliin minum"ucap imel yg sudah berlari ke kantin
"JANGAN KEMANA-MANA"teriak gadis itu yg sudah agak jauh dari ara
.........
"ka lu kok ga belain ara dia kan dihukum gara-gara bawain minuman buat loh"ucap Nichol yg dianggukan oleh wiliam tandanya dia setuju dengan perkataan Nichol
"gue kan ga suruh dia bawain gue minum"ucap azka santai
"huff sabar-sabar aja gue dapat teman kayak lo"jawab Nichol yg pasrah dengan sifat temannya ini, ralat bukan teman tapi sahabat
mereka sedang duduk dipinggir lapangan basket sambil memperhatikan danu dan lucas yg sedang bermain basket
BRUK...
bola basket yg dipantulkan danu terkena seorang gadis yg sedang berlari sambil membawakan sebotol air minum
"IMELL"teriakan Nichol dan Wiliam membuat azka yg ingin membaringkan badannya langsung berlari menuju seorang gadis yg sedang pingsan ditengah lapangan itu dan mengendongnya ala bridal style
.......
disisi lain seorang gadis ingin menghampiri sahabatnya yg tidak datang-datang itu
gadis itu sudah berada di ujung lapangan basket
BRUK...
"IMELL" teriakan itu membuat sang gadis menoleh ketengah lapangan dan betapa terkejutnya dia saat sahabatnya itu sudah pingsan disana,disaat dia ingin berlari menuju tengah lapangan ada sesuatu yg lebih membuatnya terkejut bukan main dan berakhir mematung ditempatnya
JLEB.....
__________________