
Semenjak pernikahannya dengan lady, abhi sedikit pun tak pernah mendekati lady dan menjalin hubungan layaknya suami istri pada umumnya. lady yang merasa marah karena ia hanya mendapatkan abhi tapi tidak dengan hati dan juga cintanya, selama tiga tahun setelah mereka menikah sekalipun abhi tak pernah menatap lady bahkan tak pernah menyentuhnya tak hanya itu, setelah menikah kamar mereka juga terpisah. Selama tiga tahun abhi hanya sibuk dengan pekerjaannya dan selalu tidur larut malam, yang ia sesali dan fikirkan hanya satu orang kekasih nya, kehidupannya, kebahagiaannya, penyemangat hidupnya, pengantar tidurnya. Selama tiga tahun ia hanya memikirkan cinta sang pujaan hatinya dalam benaknya ia hanya berfikir bagaimana keadaan cinta, apa yang dilakukannya dan bagaimana dia sekarang.
Di sisi lain terlihat seorang gadis yang masih terlihat manis dan cantik dengan rambut ikal coklat yang terurai panjang nan lembut seperti sutra dengan tubuh langsing kulit putih bersinar dan terlihat jelas lesung pipi dikedua sisi pipinya menambah aura karisma yang anggun saat itu, tidak salah lagi ia adalah cinta. Setelah berpisah begitu lama dengan abhi cinta memutuskan untuk melanjutkan kehidupannya dan mulai mengembangkan keahliannya dalam dunia fashion dan desaign, cinta yang dulu seorang mahasiswi terbaik di kampus kini telah menjadi CEO dalam perusahaan terkenal dan paling bergaya di jepang. Setelah berpisah dengan abhi cinta memutuskan untuk merintis kariernya di jepang dan akhirnya kerja keras dan usaha yang ia lakukan bersama catty kini membuahkan hasil, catty telah menjadi CEO dalam restoran ternama di jepang dengan hobby makan yang dimilikinya ia gunakan sebagai sebuah karier cemerlang. Sekarang ini kedua gadis itu semakin mandiri dan terkenal dikalangan dunia. Lain halnya dengan lady, ia sama sekali tidak berubah hingga saat ini ia hanya bisa menghabiskan uang dan berfoya-foya untuk urusan yang tidak penting.
Satu minggu kemudian.
Di perusahaan cinta
Tok tok! (suara ketukan pintu)
"ya, masuklah!"(jawab cinta dari dalalm ruangan), "selamat siang bu, saya ingin menyampaikan beberapa agenda ibu untuk hari ini" (ujar sekretaris cinta) "ah... ya, katakan"(sahut cinta sambil mengerjakan beberapa proyek fashion dari laptopnya) "jadi begini bu, hari ini pukul 10.00 pagi ini anda akan ada meeting dengan CEO perusahaan besar di jepang ini. Mereka adalah perusahaan yang mengajukan kontrak kerja sama dengan perusahaan kita"(jawab sekretaris cinta) "hmm... baiklah, siapkan proposalnya saya akan pergi. Apa ada hal lain?"(tanya cinta) "tidak bu, kalau begitu saya permisi"(berjalan meninggalkan ruangan), suasana kala itu sangat aneh antara abhi dan cinta mereka merasa akan ada sesuatu besar yang akan terjadi dan akan menjadi awal kebahagiaan baru yang menjadi obat luka hati selama tiga tahun ini.
Pukul 10.00, ruang rapat perusahaan cinta
Abhi dan cinta merasa sangat gugup detak jantung mereka terus berdetak kencang seakan pertanda yang baik akan terjadi, abhi yang merupakan partner kerja sama yang akan menjalin kontrak dengan perusahaan cinta terkesima melihat desain interior ruang meeting yang nyaman hingga membuat ia merasa bahwa cinta ada didekatnya, tak lama kemudian sekretaris cinta memasuki ruangan dan mulai mengatakan jika presdir akan segera tiba, waktu berhenti sejenak angin yang sejuk menjadi penyegar suasana kala itu. Setelah sekian lama sepasang kekasih yang terpisah kini bersatu kembali.
Beberapa menit kemudian...
"baiklah, saya menyetujui kontrak kerja sama ini dan saya harap kita mampu menjadi partner yang baik" (menjabat tangan dan mengakhiri pertemuan), "terima kasih atas kepercayaan anda, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi partner yang baik di perusahaan anda" (menerima tangan cinta) "meeting selesai, saya permisi. Selamat siang" (bergegas pergi) "eh... cinta!, oh maaf maksud saya bu cinta.. bisakah kita mengobrol sambil minum kopi hari ini?" (mengejar cinta), "ehm.. baiklah, chat saja alamatnya" (memberi nomor lalu pergi). Dalam benak abhi kebahagiaan menyelimutinya hari itu, mimpi yang selama ini ia lalui kini akan menjadi kenyataan harapan yang ia panjatkan akan lekas terkabul karena sebentar lagi ia akan bersama dengan kekasihnya lagi.
Beberapa jam kemudian..
"ehm, alamat ini di cafe hot pot jalan kosaka.. dan itu di ujung jalan ini" (berjalan sambil mencari alamat) , abhi yang sangat bahagia ketika akan bertemu pujaan hatinya itu berusaha menyiapkan segalanya dengan baik dan tanpa ada sesuatu yang tertinggal. Malam itu seakan menjadi malam yang penuh sejarah bagi abhi karena selama beberapa tahun akhirnya kebahagiaan dan senyumnya kembali merias wajahnya, tiba – tiba lonceng pintu cafe berbunyi terdengar suara langkah sepatu hak tinggi dan wangi parfum pomelo yang tak asing lagi bagi abhi. Dengan sigap ia berbalik dan menatap kearah pintu ya... terlihat seorang gadis dengan drees midi peach yang bermotif bunga dan heels serupa dengan warna gaunnya yang menghiasi kemungilan dan keindahan kakinya dengan riasan natural dan rambut coklat ikal yang di jepitkan kebelakang dan tetap terurai rambut panjangnya semakin menambah kecantikan yang bersinar di wajah pujaan hati abhi itu hingga membuatnya terlelap dalam lamunan dan tanpa menyadari jika cinta sudah berdiri didepannya. "abhi!?"(panggil cinta), seketika abhi tersadar dari lamunannya dan lekas menarik kursi dan mempersilahkan cinta untuk duduk "ehm, terima kasih"(ujar cinta), kemudian dengan bahagia abhi menyambut cinta. Suasana yang romantis seakan menjadi pelengkap malam itu, "ehm... cinta, apa kabar sudah lama juga kita tidak pernah bertemu,," (sembari menyerahkan buku menu kepada cinta), "ehmm... ya..., tak terasa sudah tiga tahun lamanya kita tidak pernah bertemu, kabar ku baik kau bisa melihatnya sendiri. Lalu, bagaimana kabarmu dan lady? Bagaimana kabar kalian? Kalian baik – baik saja kan?"(tanya cinta). "ya... kau bisa melihat sendiri kondisiku, selama tiga tahun aku menahan kesepian.. hubungan ku dan lady tidak pernah baik selama ini, aku tidak pernah bersamanya. Bahkan, aku selalu menyelesaikan pekerjaan hingga larut untuk menghindarinya.. sebenarnya aku letih bersama lady, aku ingin bercerai darinya..., ah.. sudahlah lupakan kisah ku dengan lady.. malam ini adalah malam pertemuan kita setelah sekian lama, jadi kenapa kita tidak menikmati malam ini dengan gurauan seperti dulu"(ujar abhi), "baiklah terserah kau saja"(jawab cinta). Suasana sejuk, dan langit yang penuh bintang menghiasi pertemuan kembali sepasang hati yang terputus 3 tahun lalu itu, gurauan demi gurauan mereka saling sahutkan untuk mengisi malam itu. Hingga tanpa sadar hari sudah semakin larut dan mereka harus segera mengakhiri pertemuan itu, "ehm.... abhi, aku rasa aku harus segera pergi.. hari sudah semakin larut mungkin kita bisa menyambungnya dilain waktu, em... permisi (melambaikan tangan dan memanggil pelayan)", "cinta! Apa yang kau lakukan biar aku yang mentraktirmu hari ini"(ujar abhi) "eh, apa tidak merepotkan?"(sahut cinta). "tidak !! tenang saja, tolong berikan bill nya"(ucap abhi dan kemudian memberi uang pada pelayan) "eh.. tunggu pelayan, apa kalian menyediakan hot pot pedas dan juga ramen daging?"(tanya cinta), "oh.. ada bu"(jawab pelayan), "baiklah tolong berikan masing - masing dua paket untukku, ini uangnya"(jawab cinta sembari memberi uang) "baiklah bu, tunggu sebentar"(jawab pelayan). "cinta untuk siapa makanan itu? Apa untuk suamimu? Beruntung sekali pria yang bisa mendapatkan perhatian dan kasih sayang darimu cinta"(ujar abhi) "apa?? Suami?? Yang benar saja, aku belum menikah abhi. Itu untuk catty! Kasihan dia sekarang pasti dia sudah bangun dan pergi ke dapur untuk mencari makanan"(jawab cinta) "oh... ternyata untuk catty! Dia tidak berubah dari dulu"(sahut abhi tertawa kecil) setelah cinta menerima pesanannya ia pun bergegas berpamitan dengan abhi dan beranjak pergi meninggalkan nya, tapi abhi menghalaginya dan berkata jika ia akan mengantarnya pulang.
Tak lama kemudian.... mereka sampai di rumah cinta, dan abhi dengan gentle membukakan pintu untuk pujaan hatinya itu. "ehm... terima kasih abhi, sudah mengantarku.. aku minta maaf karena aku tidak bisa mengizinkanmu untuk masuk karena hari sudah mulai gelap, jadi kau harus segera kembali"(ujar cinta), "oh ya,,, tidak masalah, aku bisa mampir lain kali.. emm, bye"(jawab abhi sembari melambaikan tangan) "iya, bye"(balas cinta).
To be continue.....