
Setelah menghabiskan banyak waktu berdua di taman, abhi dan cinta memutuskan untuk segera pulang dan beristirahat. Kebahagiaan yang dirasakan abhi saat ini telah ia nantikan selama bertahun-tahun, ia merasa sangat bahagia hingga tak bisa mengucapkan dengan kata-kata.
~beberapa menit kemudian~
Setibanya dirumah, cinta terkejut karena suasana rumahnya sangat sepi dan bahkan terasa tidak ada orang sama sekali. ~hmm... sepi sekal, kemana catty? Biasanya dia duduk-duduk diteras rumah~(gumam cinta), abhi yang melihat cinta melamun di depan pintu gerbang rumahnya itu langsung mengejutkannnya dan mulai bertanya, “cinta? Kenapa? Apa kau tidak ingin masuk?” tanya abhi, “ah... iya tentu saja,” jawab cinta sambil berjalan memasuki halaman rumahnya.
~suasana dalam rumah~
“sssttt, julian diamlah!! Atau kita akan ketahuan nanti!” ucap catty, “apakah semuanya sudah siap pada posisi kalian?” tanya ibu abhi lirih. “iya nyonya” jawab para pelayan, “ingat, nanti saat cinta membuka pintunya tarik talinya dan jatuhkan taburan mawar diatasnya” lanjut ibu abhi. Di sisi lain, di halaman rumah cinta yang masih kebingungan karena tidak ada seorang pun dirumahnya, ia hanya terdiam melihat situasi rumah yang sunyi seperti tak berpenghuni, ia terus melihat kesekeliling rumah, memanggil satpam dan juga tukang kebun rumahnya namun seorang pun tidak ada. Abhi yang sudah lelah melihat cinta berlarian kesana kemari karena kebingugan menghentikannya dan mulai mendorongnya untuk membuka pintu, “heh, cinta! Ayolah buka pintunya... aku sangat lelah dan ingin segera istirahat” sahut abhi yang sudah kelelahan membawa barang-barang cinta, “ta...tapi abhi, kenapa rumahku jadi sepi begini! Apakah semua orang tidak ada? Catty juga biasanya dia sedang pilates dihalaman kenapa sekarang tidak ada!” jawab cinta. “sudahlah... mungkin mereka sedang pergi” sahut abhi “tapi.....”, “sudahlah cinta! Ayo masuk” ujar abhi. Dengan langkah kaki yang tenang cinta berjalan kearah pintu dn mulai membuka pintu rumahnya kkrriiieettt
Tiba-tiba, ia dikejutkan dengan taburan bunga mawar yang bertaburan diatas kepalanya tak hanya itu dengan serentak lampu rumah pun menyala dan terlihat semua orang dengan senyum kebehgiaan yang merekah didepan mata cinta, semua kejutan yang ia dapatkan hari ini membuatnya merasa terharu dan tanpa sadar menitikkan air mata, “hei... cinta! Jangan menangis....” ucap catty yang berjalan mendekati sahabatnya itu dan mengusap air mata yang menetes dipipi sahabatnya itu, “apa ini? Kalian yang membuatkannya untukku?” tanya cinta. “iya... sayang! Ibu dan yang lainnya membuat ini untuk menyambut kedatanganmu kembali! Jadi selamat kembali kerumah” jawab ibu abhi sambil memeluk putri kesayangannya itu. Dari belakang cinta, “kejutan!!” teriak abhi. Dengan serentak semua orang menjawab “telat!!”. Abhi hanya bisa terdiam mendengar jawaban semua orang saat itu, dan mulai tertawa kecil karenanya. “baiklah!! Sekarang waktunya kita merayakan pesta” teriak julian sambil memeluk catty dan mulai mengajaknya menari untuk memulai pesta, “hei...hei... julian!” sahut abhi, “ingat jangan sampai sahabatku ini menitikkan air mata... atau kau akan terima akibatnya dariku” tambah cinta, julian dan catty hanya bisa tertunduk malu, melihat sikap mereka berdua itu membuat abhi dan cinta semakin gemas dan membuat mereka ingin tertawa.
Disaat semua orang sedang bersenang-senang abhi mulai menjalankan rencananya, ia pergi ke rooftop dan menyiapkan lamaran romantis untuk cinta, disisi lain julian juga tak ingin kalah dengan abhi diam-diam tanpa sepengetahuan semua orang julian juga menyiapkan kejutan untuk catty.
Suasana malam yang tenang dan hembusan angin yang sejuk semakin menambah kesan romantis malam itu, rooftop rumah cinta yang biasanya hanya ada beberapa bunga kesukaan cinta dan kursi untuk bersantai serta sebuah ayunan kecil kini berubah menjadi sebuah tempat yang penuh dengan taburan bunga mawar dan lilin-lilin kecil yang menerangi tempat itu, setelah semua persiapan selesai, abhi pun mulai turun dan mengajak cinta untuk naik ke atas.
~dilantai bawah, ruang tamu~
“ehm... cinta bisakah kau ikut aku sebentar?” tanya abhi, “eh.. kemana?”jawab cinta, “jika ku beritahu namanya bukan kejutan” sahut abhi. “pfft,, baiklah!” ucap cinta, “tapi kau harus menutup matamu dulu” pinta abhi. “hah, lalu bagaimana ku bisa melihat jalan?” tanya cinta, “tenanglah aku akan mengarahkanmu!” sahut abhi. Dilain sisi julian juga tengah menyiapkan lamaran romantis untuk catty, julian jatuh cinta pada catty sejak pertama mereka bertemu kembali setelah sekian lama. Walaupun seorang pria yang tampan, ia belum pernah sekalipun memiliki seorang kekasih, meskipun selama ini banyak wanita yang mengejarnya tapi ia sama sekali tidak tertarik pada mereka. Karena saat ini satu-satunya orang yang ada dihatinya hanyalah catty, untuk itu ia menyiapkan kejutan dengan sangat hati-hati dan tidak ingin ada sesuatu yang tertinggal karena ia tidak ingin mengecewakan kekasihnya itu. Saat setelah julian mengungkapkan perasaannya kala itu catty juga tengah berusaha untuk tidak mengecewakan dan membuat malu julian, ia dengan giat melakukan diet yang sangat ketat dan juga rutin berolahraga dengan cinta. Dan ya, karena usaha tidak akan pernah menyia-yiakan hasilnya. Catty yang dulu dikenal sebagai gadis yang gemuk kini telah menjadi gadis yang memiliki tubuh yang mempesona ditambah inner beauty yang ada pada dirinya semakin menambah kecantikan alami catty.
~gazebo, di taman depan rumah~
“huft... baiklah aku sudah menyiapkan semua ini dengan sangat hati-hati aku harap catty akan menyukainya” ucap julian, lain halnya dengan abhi yang menyiapkan makan malam romantis untuk cinta, julian telah menyiapkan kencan romantis untuk catty. Setelahh ia selesai mendekorasi semua persiapannya, ia bergegas memanggil catty dan mulai memberikan kejutan untuknya. ~di ruang tamu~ (melihat sekeliling, mencari catty) “catty dimana ya?” gumam julian, catty yang saat itu tengah bicara dengan ibu abhi seketika merasa heran dengan tingkah julian yang terus memandangi sekitar layaknya orang bingung, hal itu membuatnya menjadi penasaran dan memohon izin untuk pergi dari ibu abhi. Setelah ia pergi dan meninggalkan ibu abhi yang tengah bicara dengan ayah abhi, catty pun menghampiri julian dan mengejutkannya “doorr!!!” teriak catty, “eih... catty! Kau mengagetkanku saja” jawab julian. “hei! Apa yang kau lakukan? Dari kejauhan aku melihatmu seperti orang bingung saja!” tanya catty, haaiissh.... aku mencarimu, ayo ikutlah dengan ku” ajak julian, “eh... kita mau kemana?” tanya catty. “sudahlah ikut saja!” jawab julian yang kemudian menutup mata catty.
To be continued....