BECAUSE YOU ARE MY LIFE

BECAUSE YOU ARE MY LIFE
Episode 3 #Rencana Bulus ...



        Ayah dan juga ibu abhi adalah orang yang berpendidikan dan mereka tidak hanya suka melihat


seorang wanita yang baik, tetapi juga seorang wanita yang berpengetahuan...


saat mereka tahu jika cinta adalah lulusan terbaik dan melampaui abhi walaupun


hanya selisih 1% dalam nilai mereka sontak merasa takjub dan terpukau dengan


seorang gadis cantik, lembut, dan berpengetahuan seperti cinta. “ayah... siapa


gadis itu? Dia cantik sekali, dan pintar juga.... dia adalah menantu yang baik


menurutku... bagaimana manurut ayah?”(tanya ibu abhi) “ya.... aku rasa juga


begitu, dan lihat lady, dia bahkan tidak mendapatkan peringkat apapun..


ditambah lagi nilainya yang tidak begitu baik, ehmm bagaimana jika kita


pertimbangkan lagi soal perjodohan antara abhi dan lady, aku tidak ingin masa


depan anakku berpengaruh nanti”(pinta ayah abhi), “ya... ayah benar, kita harus


bicara dengan pak young segera”.


            Sepanjang jalan menuju rumah abhi, kedua orang tuanya terus


memikirkan bagaimana cara agar mereka bisa membatalkan perjodohan antara abhi


dan lady. Di sisi lain, kebahagiaan terus tercurahkan di kampus abhi banyak


mahasiswa yang meminta foto dengan dosen mereka atau dengan kekasih mereka dan


disaat yang sama terlintas sebuah keinginan dihati abhi, keinginan yang akan


menciptakan kebahagiaan baru dan akan menjadikan sebuah kisah baru antara abhi


dan cinta.


-cinta...(terus menatap cinta) hari ini aku akan mengungkapkan isi hatiku padamu, aku akan


ungkapkan betapa besar aku sangat mengagumimu... bagiku, hanya kaulah yang aku


inginkan untuk mendampingiku sampai maut menjemputku. Cinta! Aku mohon jangan


pernah berpaling dariku lagi dan juga jangan pernah teteskan air matamu  lagi, karena aku tidak ingin kamu terluka...


maafkan aku saat aku pernah menyakitimu dulu, tetapi kali ini tidak lagi.. kali


ini aku ingin melindungimu selamanya- (dalam benak abhi).


        “ehm... benarkah!, itu sungguh


menarik”(berbicara dengan temannya), abhi pun berjalan mendekati cinta.


“cinta!”(panggil abhi), “eh... iya, ada apa bhi?”(menoleh kearah abhi), “ehm...


baiklah cinta kita bicara lagi nanti”(ucap teman cinta) “oh... iya bye”(sahut


cinta). “cinta! Aku ingin menyampaikan sesuatu padamu”(berbicara dengan gugup)


“ehm.. ya, katakan”(jawab cinta) “cinta... a...a...a...aku....”(jawab abhi


gugup) “iya... “(jawab cinta heran) “aku...”(berusaha mengatakan)


     ~ali gatie – it’s you~, disaat abhi hendak mengatakan apa yang dia ingin katakan tiba –


tiba terdengar suara dering handphone cinta, “ah... sebentar aku akan


mengangkat telfon dulu, permisi”(ujar cinta) “hmm... baiklah,”(jawab abhi


dengan sedih) “ah... halo...ehm, iya... aku sudah kirimkan fotonya...


ya..ya.. lihat saja, apa!! Yang benar saja... ehm... tidak.. tidak kau terlalu


memujiku... hahahaha... kau ini ada-ada saja”(asyik menelfon), disaat cinta


sedang asyik menelfon dia tak menyadari jika dibelakangnya ada lady. Dan


kebetulan saat itu cinta sedang menelfon di tepi danau taman dekat kampusnya,


karena kecemburuan lady melihat abhi dan cinta semakin dekat ia pun berniat


untuk mencelakai cinta dengan menjatuhkannya ke danau. Karena, ia tahu jika


cinta dari kecil tidak bisa berenang dan jika lady menjatuhkannya ke danau


ditambah tidak ada orang sama sekali disana kecuali mereka maka tidak akan ada


seorang pun yang akan bisa menyelamatkan cinta. –heh... lihat saja cinta,


kau berani merebut abhi dariku? Lihat bagaimana aku akan membuat kau lenyap


selamanya dari dunia ini, walaupun kau adalah saudaraku! Tetapi siapapun yang


ingin merebut sesuatu yang sudah aku inginkan maka dia harus mati!!- (dalam


hati lady). “ahhhh.....(tercebur ke danau), ah.... tolong! Tolong aku!


Tolong!”(berusaha meminta tolong), “hahahaha.... mati saja kau cinta! Kau


berani merebut abhi dariku, aku tidak akan pernah membiarkan siapapun yang


merebut seseorang yang aku cintai tetap hidup... sekarang nikmati masa-masa


terakhirmu.... sampai jumpa”(tertawa dan pergi), disaat yang sama cinta


berusaha untuk meminta tolong dan bertahan.


    Tak lama setelah itu, abhi, catty,


dan julian yang merasa gelisah karena tidak melihat cinta sedari tadi berusaha


untuk mencarinya. “cinta!!.. kamu dimana”(teriak mereka), “ah..


to..to..to..tolong!” (mulai kehabisan tenaga dan tenggelam). Catty, walaupun


dia suka makan tetapi penglihatannya dikenal sangat jeli dan baik. “eh... itu,


ada tangan yang akan tenggelam di danau... dan itu....... gelang cinta!!!! Itu


cinta tenggelam...”(berteriak dan berlari kearah cinta), “apa!!”(sahut abhi dan


julian bersamaan). “Cinta!!! (Teriak mereka bertiga) abhi yang melihat pujaan


hatinya tenggelam sontak langsung berlari dan terjun ke danau untuk


menyelamatkannya, tak lama setelah itu abhi pun berhasil menyelamatkan cinta


dan mengendongnya ke tempat yang aman. “cinta!! Bangunlah”(sembari memberikan pertolongan


pertama), “cinta kumohon sadarlah..... “(catty yang terus menangis melihat


kondisi cinta), tak lama kemudian cinta pun sadar dengan kondisi shock dan


ketakutan yang membuatnya langsung memeluk abhi dan menangis,


“uhuk...uhuk...uhuk... hah..hah..(berusaha bernafas), abhi!!!.... aku sangat


takut”(sambil menangis), abhi yang melihat kondisi cinta juga ikut menagis dan


memeluknya dengan erat.


    Ia berfikir entah apa yang akan


terjadi jika ia terlambat menyelamatkan cinta sang pujaan hatinya itu. “sudah....sudah....


ssssttt, jangan menangis lagi!! Aku disini aku tidak akan meninggalkanmu....


sudah... sudah”(sembari menenangkan), di tempat yang lain lady yang melihat hal


itu sangat marah dan geram, dia telah gagal menghabisi cinta. Di waktu yang


sama tak sengaja julian melihat kearah lady dan mulai berfikir dalang dibalik


semua peristiwa ini –dasar kadal tak tahu malu- (kata julian dalam hati) “baiklah lebih baik kita segera pulang dan membiarkan cinta beristirahat”(kata


julian), “ehm... kau benar”(sahut abhi). Kemudian abhi pun mengendong cinta dan


membawanya pulang agar ia bisa beristirahat.


    Disisi yang lain lady yang marah


karena rencananya gagal kembali berusaha membuat rencana baru. Sepanjang


perjalanan abhi terus memeluk cinta yang tertidur karena kelelahan dengan terus


memandang wanita yang sangat ia cintai itu.


~di rumah cinta~


    “iya... tidurkan saja cinta disitu,


aku akan mengganti pakaiannya dan apa kalian akan langsung pulang??”(tanya


catty), “ah... tidak! Aku ingin istirahat dulu.. aku sangat letih menyetir


tadi, ehm... bolehkan catty??(tanya julian) “mm... tentu saja, kalian tunggu


diluar dulu aku akan mengganti pakaian cinta dulu”(ujar catty) “baiklah”(jawab


abhi dan julian). Kemudian abhi dan julian pun keluar dan duduk di ruang tamu


rumah cinta sambil mengobrol “abhi! Apa kau tidak akan ganti baju kau akan


sakit nanti”(ujar julian), “eh.... iya kau benar! Baiklah aku akan ganti baju


dulu”(jawab abhi sambil berjalan ke mobilnya untuk mengambil pakainan ganti).


    “apa, cinta sudah tidur??”(tanya


abhi), “ehm... ya dia sudah tidur”(jawab catty) “apa.. aku boleh melihatnya??”(tanya


abhi) “tentu saja! Pergilah”(sahut catty). Di dalam kamar abhi yang melihat


kondisi cinta merasa sangat sedih dan terpukul, ia tak menyangka jika wanita yang


dicintainya harus dalam kondisi yang seperti ini. Di sisi lain lady merasa


sangat marah karena telah gagal membuat cinta tiada, kemarahannya kala itu tak


dapat ia bendung lagi jika kita ibaratkan seperti seekor tirex yang sedang


ingin mencari mangsa dan diatas kepalanya terdapat bara api yang sangat panas


ditambah lagi suhu tubuhnya naik seperti lava gunung berapi, semua orang yang


berada didekat lady pun seakan bisa terbakar jika tidak segera menjauh darinya.


    {uuwwuuu..... mak lampir ngamuk kuy}


orang tua lady yang melihat hal itu pun sontak berusaha menenangkan bayi


serigala kesayangannya itu, “lady.... kenapa sayang?? Ada apa bicara pada ibu..


hmm! Kenapa??”(tanya ibu lady) “ibu!! Apa kau tau!! Aku kesal sekali... hari


justru datang dan menyelamatkannya, huuhhh!!”(jawab lady dengan marah). “uuu......


sayang sudah-sudah, kita akan pikirkan bersama bagaiman cara menjauhkan cinta


dari abhi... ok! Sudah sayang! Nanti cantiknya hilang loh”(jawab ibu lady),


disaat para penyihir menyusun rencana bulus mereka abhi yang kala itu sedang


menemani cinta sontak terkejut saat ia tak sengaja menyentuh tangan cinta dan


merasakan panasnya suhu tubuh cinta.


    Dan saat itu juga abhi begitu panik, sampai-sampai ia menelfon dokter pribadi keluarganya [ keluarga abhi terkenal


dengan gelar mereka sebagai keluarga terkaya no.2 di london, sebernarnya dokter


pribadi keluarga tidak diperbolehkan untuk memeriksa orang lain yang tidak


memiliki hubungan dengan keluarga abhi ] abhi pun memanggil catty dan menyuruh


julian untuk segera menjemput dokter john dirumahnya, “catty! Julian! Kalian cepatlah


kemari!”(teriak abhi) seketika catty dan julian yang kala itu sedang bercanda


bersama menjadi terkejut dan segera menemui abhi “ada apa abhi??”(tanya julian


dan catty bersamaan) “cinta! Dia... badannya panas sekali!, ehm catty cepat


ambilkan kompres dan julian pergilah jemput dokter john”(pinta abhi) “ehm


baiklah”(jawab mereka bersamaan), tak lama setelah itu julian pun datang bersama


dokter john dan mulai memeriksa cinta. “hmm.... dia tidak apa-apa hanya demam


tinggi, terus kompres dia dan berikan obat ini padanya... ini akan menurunkan


demamnya”(ucap dokter john) “baiklah terima kasih dokter”(jawab abhi) “sama-sama”(sahut


dokter john) “mari dokter saya antar”(sahut julian). Tiba-tiba tak lama setelah


julian mengantar dokter john, ia mendapat telfon dari rumah abhi jika mereka


harus segera pulang untuk bersiap karena akan pindah ke jepang untuk perjalanan


bisnis ayah abhi. “ehm.... baiklah paman! Aku dan abhi akan segera pulang!”(menutup


telfon) julian pun mulai berfikir bagaimana caranya untuk memberitahu abhi akan


hal ini, setelah lama berfikir akhirnya julian memberanikan diri dan mengatakan


pada abhi yang sebenarnya. “abhi? Ada yang ingin aku bicarakan denganmu”(ucap


julian), “mmm... ya katakan saja”(sahut abhi) “abhi, baru saja ayahmu menelfon


jika kita harus segera pulang! Kita harus bersiap untuk pindah ke jepang...


karena ayahmu ada bisnis disana!”(jawab julian) saat julian mengatakan jika


mereka akan pindah ke jepang membuat abhi merasa sangat terkejut dan hancur,


baru saja ia akan bahagia dengan cinta tapi kebahagiaan itu harus pergi secepat


ini.


    Tanpa berfikir panjang abhi pun


mengiyakan apa yang dikatakan julian dengan berat hati dan genangan air mata


yang tak terbendung jatuh begitu saja “(menarik nafas panjang) baiklah.... ayo


kita pergi!”(sahut abhi) “apa kau yakin abhi??”(tanya julian) “ya,, aku yakin!!


dan catty tolong sampaikan pada cinta saat dia sadar nanti, jika aku akan


selalu menghubunginya. Oh ya, aku menitipkan cincin ini padamu tolong berikan


pada cinta”(ujar abhi dengan sedih) “baiklah.... semoga kalian selamat sampai


tujuan dan jangan pernah lupakan kami, meski begitu kita adalah teman. Berapa jam


penerbangan kalian?”(tanya catty) “pukul 3 sore nanti, baiklah abhi kita hanya


punya sisa waktu 3 jam untuk beres-beres jadi ayo kita pulang”(jawab julian) “ehm...


baiklah”(sahut abhi), ikatan memang sulit untuk dipisahkan seperti ikatan yang


terjalin antara abhi dan cinta, sesaat setelah abhi dan julian pergi cinta


mulai sadar dan catty pun mulai menjelaskan padanya tentang abhi secara


perlahan.


~pukul 2.45, di bandara~


            Cinta yang merasa


sedikit kesal sebelumnya karena abhi tidak berpamitan langsung padanya kini


kian luluh dan dengan cepat pergi menuju bandara tanpa memikirkan kondisinya,


catty yang merasa khawatir padanya pun ikut bergegas pergi dn menyusul cinta


yang kala itu tidak memakai pakaian hangat meskipun cuaca sedang dingin, “cinta!!


Kau lupa mantelmu”(berusaha meneriaki cinta) “aku harus bergegas sampai di


bandara, aku hanya punya waktu 15 menit sekarang.... ah, taxi!”(memanggil taxi).


Karena cuaca yang sedang dingin kala itu membuat banyak orang merasa kedinginan


dan tanpa mereka sadari telah membut kecelakaan di jalan yang hendak dilewati


cinta. “loh... kenapa berhenti pak?”(tanya cinta pada supir taxi) “sebenarnya


didepan ada kecelakaan nona jadi jalannya macet”(jawab supir taxi) “apa! Kecelakaan!


Ya tuhan, aku hanya punya sisa waktu 10 menit sekarang... ah, baiklah pak aku


turun disini saja”(jawab cinta), kemudian cinta pun bergegas menuju bandara


tanpa mantel hangat dan hanya menggunakan piyama yang sedang ia pakai. Demi mengejar


cintanya ia rela jika harus kedinginan seklipun.


~pukul 3.55, di bandara~


            Akhirnya cinta pun


sampai dibandara dan berusaha mencari abhi, di tempat lain abhi dan keluarganya


hendak check in ke dalam pesawat, namun langkah abhi pun terhenti karena ia


merasa hatinya sedang disini. “cinta!”(ucap abhi lirih) tak lama setelah itu


terdengar suara wanita yang memanggil nama abhi dan abhi pun sangat mengenali


suara itu! Suara yan terdengar familiar “abhi!!”(teriak cinta) tanpa ragu lagi


abhi pun menoleh ke belakang dan betapa terkejutnya dia saat melihat orang yang


ia cintai berdiri jauh dibelakangnya tanpa menggunakan baju hangat atau sepatu


hangat sama sekali hingga membuat abhi merasa sangat khawatir dan mulai berlari


kearah cinta, orang tua abhi dan juga julian yang melihat hal itu berusaha


untuk meminta waktu pada pihak bandara agar menunda sedikit penerbangannya.


    “cinta!! Apa yang kau lakukan lihatlah dirimu... kau sedang sakit (meraih dan memeluk cinta), kau ini disini


sangat dingin”(mencoba menjelaskan pada cinta) “kau jahat! Kenapa kau tidak


berpamitan denganku ha... “(sambil memukul abhi) “(tanpa mengucapkan apapun dan


hanya memeluk cinta)” keduanya pun hanya bisa menangis karena perpisahan ini “cinta


dengarkan aku, aku minta maaf karena ku tidak berpamitan langsung denganmu...


maafkan aku”(jawab abhi) “cinta!!”(teriak catty) “catty... “(memberi isyarat) kemudian


catty pun memberikan kotak cincin yang diberikan abhi untuk cinta, disaat yang


sama abhi pun berlutut dan mulai membicarakan sesuatu yang serius kepada cinta “cinta!


Sejak pertama kau bertemu denganmu hanya satu yang aku rasakan... aku sangat


mencintaimu, aku ingin menua bersamamu dan menikmati hari-hari bersamamu,


bagiku hanya dirimu lah bidadariku... cinta detik ini juga dunia menjadi saksi


aku ingin bertanya padamu... apakah kau bersedia menjadi ratu ku untuk


selamanya?”(tanya abhi) cinta yang merasa sangat terharu dan tanpa


berpikir panjang langsung menjulurkan tangan nya dan mengiyakan permintaan


abhi.


    Hari itu seluruh dunia menjadi saksi


akan hadinya kisah baru dari sepasang merpati yang saling mencintai. “cinta! Dengarkan


aku, walaupun kita akan menghadapi sebuah hubungan dengn jarak yang panjang...


aku akan selalu mencintaimu dan kita tidak akan berhenti untuk bertukar kabar


setelah ini, orang tua abhi yang melihat kisah cinta anaknya itupun sontak


berteriak “abhi!! Ayah dan ibu merestui hubungan kalian”(teriak ayah dan ibu


abhi), kebahagiaan semkin tercurahkan dalam wajah abhi dan cinta karena mereka


telah mengantongi lampu hijau dari orang tua abhi, namun sayang hubungan mereka


harus terpisah oleh jarak. Abhi dan orang tuaya tetap akan pindah dan itu yang


embuat cinta merasa bersedih namun apa boleh buat apapun resikonya harus ia


hadapi demi hubungan mereka “abhi!... pergilah aku akan menunggumu disini! Hati


– hati jangan lupa kirimkan pesan saat kau sampai” (ucap cinta) “baiklah”(jawab


abhi sembari memeluk cinta dan mengucapkan perpisahan)


    Terkadang cinta itu butuh suatu


pengorbanan dan bukti... aku berkorban kali ini dan berharap apa yang aku


lakukan kali ini akan membawa kebahagiaan bagiku nanti.


To Be


Continued....