
“hei, julian kenapa kau menutup mataku? Aku tidak bisa melihat! Bagaimana aku akan jalan sekarang!” ucap catty, “sudahlah! Kau tenang saja! Serahkan semuanya padaku.. aku akan mengarahkan jalanmu kau hanya perlu megikuti arahanku” jawab julian, dengan bahagia julian terus menuntun catty untuk memberikan kejutan yang sudah ia siapkan dalam hatinya ia berfikir jika catty pasti akan menyukainya dan mereka akan bersama selamanya.
~gazebo, di taman depan rumah cinta~
“hei julian kau akan membawaku kemana?” tanya catty tidak sabar. “tunggu sebentar lagi kita sampai” jawab julian, “baiklah aku akan membuka tutup matamu, lalu dalam hitungan ketiga kau baru buka matamu.. ok!”ucap julian, “haih,, iya-iya... cepatlah!” sahut catty. “satu.... dua.... tiga.... sekarang buka matamu” ucap julian. Seketika catty yang sedari tadi penasaran akan sikap julian berubah menjadi terpana dengan apa yang dilihatnya. Ia kagum melihat dekorasi yang bernuansa sangat romantis itu, banyak lilin-lilin kecil yang disusun sepanjang jalan yang ia lalui dengan balon bentuk hati yang menggantung di sepanjang jalan, juga gazebo yang dipenuhi dengan bunga. Dan satu hal yang membuatnya semakin bahagia karena tersusun rapi aneka dessert kesukaannya. “julian!... apa kau yang menyiapkan semua ini?” tanya catty, “ah... ya, aku sengaja menyiapkan semua ini untukmu.. apa kau suka” jawab julian. Mendengar apa yang dikatakan julian dengan cepat dan tanp berfikir panjang catty pun memeluk julian erah dan mencium pipinya, karena sikap spontan yang catty lakukan membuat julian terkejut dan hanya bisa terdiam melihat apa yang terjadi. “ehm... julian? Kau tidak apa-apa? Kenapa mukamu memerah?” tanya catty yang sudah sedari tadi melepaskan pelukannya namun julian tidak menyadarinya, “ah.. iya! Aku tidak apa-apa” jawab julian yang memalingkan pandangan dan mulai malu dengan hal yang terjadi, “pfft.. hei, apa kau tidak pernah dipeluk atau dicium seorang wanita? Kenapa kau begitu malu?” tanya catty, “ah... ya... kau benar, ini adalah ciuman pertamaku, aku tidak pernah dicium atau bahkan mencium wanita sebelummnya” jawab julian. Seketika catty yang tadi menertawakan julian kini merasa malu karenanya, ia tidak menyangka jika ciuman pertama julian adalah dia dan juga sebaliknya ciuman pertama catty adalah dengan julian, seketika ia hanya membatu menyadari apa yang telah ia lakukan. “hei... catty! Kenapa kau melamun... ayolah! Aku menyiapkan semua ini bukan sebagai pajangan saja, ayo kita makan!” ujar julian membangunkan catty dari lamunannya. “ah... iya.. ya... baiklah! Ayo kita makan” jawab catty, dan akhirnya mereka duduk sambil menikmati dessert yang sudah julin siapkan. Dengan suasana yang sangat romantis menambahkan kesan berbunga-bunga dihati catty, tak hanya itu sikap julian yang terus menatapnya semakin membuatnya menjadi salah tingkah. Ditengah suasana yang begitu romantis julian memberikan isayarat pada salah satu pelayan yang ia tugaskan untuk membantunya menyiapkan kejutan itu. Dengan tepukan tangan julian pelayan itu mulai menyalakan lagu romantis yng semakin menambah kebahagiaan dalam suasana kala itu.
~ I can show you the world ~
~ shining, shimmering, splendid ~
~ tell me princess, now when did ~
~ you last let your heart decide? ~
~ I can open your eyes ~
~ take you wonder by wonder ~
~ over, sideways and under ~
~ on a magic carpet ride ~
~ a whole new world ~
~ no one to tell us, “no” ~
~ or where to go ~
~ or say we’re only dreaming ~
~ a whole new world ~
~ a dazzling place I never knew ~
~ but when I’m way up here ~
~ it’s crystal clear ~
~ that now I’m in a whole new world....
~ with you.... ~
Catty yang saat itu sedang menikmati makanannya merasa sangat kagum dan berbunga-bunga dengan semua yang telah dilakukan oleh julian, tiba-tiba tanpa ia sadari saat ia memotong dessert yang akan ia makan ia merasa seperti garpunya membentur sesuatu yang keras, hal itu membuatnya penasaran dan membongkar potongannya itu, “ehm... apa ini?” gumam catty, seketika ia terkejut karena benda yang membuatnya penasaran adalah sebuah cincin dan hal itu membuatnya merasa terharu dan mulai meneteskan air mata, julian yang melihatnya langsung mengambil cincin itu lalu membersihkannya dan mulai berlutut di depan catty sambil berkata, “catty.... selama ini aku sudah mengagumimu, bagiku kau adalah gadis paling cantik yang pernah aku temui sebelumnya... catty, aku ingin menjalani sisa hidupku bersamamu.. maukah kau menikah denganku?” tanya julian sembari menyodorkan cincin yang ditemukan catty. Dengan mata yang berkaca-kaca dan hati yang bahagia tanpa berpikir panjang catty mengulurkan tangannya sembari mengatakan “iya... iya... julian aku mau, aku mau” jawab catty yang kemudian meneteskan air mata kebahagiaan. Dengan cepat julian mulai memasangkan cincin ke jari manis catty dan dimalam yang penuh dengan kenangan itu mereka mulai memeluk satu sama lain dan saling mengucapkan kebahagiaan yang amat sangat dalam.
To be continued....