BECAUSE YOU ARE MY LIFE

BECAUSE YOU ARE MY LIFE
# pulang ke rumah



Tak terasa hari-hari yang dilalui cinta dirumah sakit kini telah usai, ia sangat bahagia karena pada akhirnya ia bisa kembali ke rumahnya dan bisa kembali bersama catty. Disisi lain, lebih tepatnya dirumah cinta semua orang telah menyiapkan pesta kembalinya cinta kerumah mereka mendekor seluruh rumah dengan hiasan yang sangat disukai cinta. Dalam suasana yang penuh akan kebahagiaan itu tak disangka diantara catty dan julian mulai tumbuh benih-benih asmara yang semakin hari kian bertambah, rasa perhatian yang diberikan julian pada catty membuatnya semakin tidak ingin kehilangan catty dan begitu juga sebaliknya. Di lain sisi, cinta yang selesai melakukan pemeriksaan oleh dokter bergegas meminta abhi untuk segera mengemas barang-barang mereka dan bergegas pulang. Ketidaksabaran yang dilakukan oleh cinta membuat abhi semakin berfikir jika kekasihnya itu tidak berubah sama sekali, ia masih cinta yang sama yang ia kenal dulu hal itu membuatnya lega dan bahagia.


“Abhi!! Ayo cepatlah.. aku ingin segera pulang dan kembali ke tempat tidur ku yang nyaman, apa kau tahu aku sudah tidak betah berada dirumah sakit ini lagi... Ayo cepat berkemasnya” ujar cinta yang kesana kemari sambil mengemas barangnya, “hei... Abhi!! Sampai kapan kau akan melamun seperti itu, ayo lah.. apa kau tidak ingin pulang?” hentak cinta untuk menyadarkan abhi. “ah.. o.. ok, aku akan mengemas barangnya sekarang, baiklah.. apa sudah selesai semua?” tanya abhi sambil memeriksa, “ehm.. sudah! Ayo!” jawab cinta.


~rumah cinta~


“catty, julian ayo cepat selesaikan dekorasinya.. hentikan kasmaran kalian untuk saat ini, ayolah jangan sekarang! Karena sekarang saatnya kita merayakan kedatangan kembali cinta kerumah ini” ucap ibu abhi, “ah... ya bibi, baiklah” jawab julian malu. Semua orang terlihat sangat sibuk kesana kesini untuk menyiapkan pesta kepulangan cinta, kebahagiaan yang dirasa semua orang kala itu sungguh tak dapat digambarkan dengan apapun melihat semua itu membuat catty merasa terharu, tanpa sadar ia menitikkan air matanya dan tanpa sengaja julian melihat hal itu. Seketika julian berlari menghampiri catty dan bertanya ada apa dengan catty, “catty... apa kau baik-baik saja? Kenapa kau menangis? Ayolah jangan ada air mata dihari yang penuh kebahagiaan ini!” ucap julian, “aku tidak menangis, lagipula ini adalah air mata kebahagiaan.... kau ini!” jawab catty. (aroma gosong) “hey... bau apa ini?” tanya julian, “bau? (mengendus), oh tidak! Kue ku.... (bergegas berlari melihat oven), huuftt... syukurlah... belum begitu gosong” sahut catty lega, “wah.... catty! Lihatlah.... kue ini terlihat enak, apa aku boleh mencicipinya satu (mengulurkan tangan)” ucap julian. “hei....(memukul tangan julian), nanti!” hentak catty.


~perjalanan kerumah cinta~


Disaat perjalanan pulang, abhi yang melihat cinta begitu bersemangat dan bahagia membuatnya merasa lega. Dan semakin mengokohkan niatnya untuk segera melamar cinta, di tengah perjalanan cinta yang melihat ada begitu banyak bunga indah di florist bunga kecil dipinggir jalan meminta abhi untuk meghentikan mobilnya. “abhi, hentikan mobilnya! Teriak cinta, seketika abhi menghentikan mobilnya dengan terkejut “ada apa? Apa ada sesuatu yang tertinggal?” tanya abhi. Belum selesai abhi bertanya, cinta sudah turun dari mobil dan berlari menuju florist kecil pinggir jalan itu, “eh... cinta! Berlari keluar menyusul cinta.


~di florist pinggir kota~


“wah!!...(mencium beberapa bunga), ini sangat harum dan segar! Ehm.... nyonya tolong bungkuskan beberapa untukku” ucap cinta kepada penjual bunga, dengan senyum yang merekah cinta melihat-lihat bunga-bunga yang ada di florist itu. Ia terpesona akan keindahan dan kesegaran bunga disana, sejenak ketika ia melihat bunga-bunga itu semua beban dalam pikirannya terasa ringan dan sirna untuk sementara. Disaat cinta sedang berkeliling melihat-lihat isi florist abhi berniat untuk membeli beberapa bunga tanpa sepengetahuan kekasihnya itu, “permisi nyonya, bisakah aku memesan beberapa bunga mawar merah yang masih utuh dan taburan kelopak bunga mawar?” tanya abhi. “ah ya baik tuan” jawab pemilik floerist “ah.. tapi bisakah kau mengirimnya ke alamat ini (memberikan alamat rumah cinta)” tanya abhi, “ehm... baiklah tuan, akan segera kami kirimkan” jawab pemilik florist. “abhi! Apa yang sedang kau lakukan?” tanya cinta, “ah.. tidak ada... aku hanya melihat beberapa bunga saja” jawab abhi. “ehm... baiklah, nyonya apakah bungaku sudah siap?” tanya cinta, “iya nona... silahkan” jawab pemilik florist sambil memberikan bouquet bunga pesanan cinta. “baiklah... terima kasih, ayo abhi kita pulang” ucap cinta, “ehm... cinta bagaimana kalau kita pergi makan es krim dan jalan-jalan dulu.. anggap saja ini sebagai kencan?” sahut abhi. Karena ingin membuat kejutan untuk cinta abhi berusaha keras untuk mengalihkan perhatian cinta agar tidak terburu-buru pulang kerumah, sementara julian dan catty mendekor makan malam romantis untuk cinta. “ehm.. baiklah bagaimana kalau kita makan es krim dan pergi ke taman” jawab cinta, “baiklah ayo” sahut abhi.


~baiklah sekarang aku harus menghubungi julian dan catty dan meminta mereka untuk mendekor makan malam romantis untukku dan cinta~ “gumam abhi”


~ kedai es krim ~


“ehm... abhi, aku akan memesan es krim ya... kau cari tempat duduk dulu sampai aku kembali” sahut cinta, “baiklah!” jawab abhi.


-“julian!” [abhi]


-“aku sudah memesan bunga mawar, bisakah kau membantuku?” [abhi]


-“ok... apa yang harus aku lakukan?”[julian]


-“hari ini aku akan melamar cinta, hiasi seluruh rooftop dengan bunga dan buat kesan makan malam yang romantis untukku” [abhi]


-“yo.... ternyata saudara ku ini sedang kasmaran,


Baiklah.... aku dan catty akan hiaskan makan


Malam romantis untuk kalian”[julian]


-“baiklah terima kasih” [abhi]


“abhi!! (mengagetkan abhi), kau ini aku lihat dari tadi hanya bermain dengan ponselmu, apa ada sesuatu yang penting?” tanya cinta. “eh... tidak ada, aku hanya melihat beberapa berkas saja.. apa es krimnya sudah?” tanya abhi balik, “ehm... sudah! Ayo kita ke taman” sahut cinta.


~beberapa menit kemudian, rumah cinta~


“julian, letakkan taburan bunganya disana.. dan disitu juga” sahut catty, disaat abhi dan cinta sedang berkencan disisi lain catty dan julian menyiapkan makan malam romantis yang diminta oleh abhi dengan bersusah payah mereka menghias rooftop rumah cinta dengan hati-hati dan berusaha untuk tidk membuat kesalahan. Di lain sisi, abhi dan cinta yang sedang berkencan diselimuti oleh kebahagiaan dan canda tawa, saat mereka berada ditaman sekalipun tidak hanya orang-orang disana tetapi juga tumbuhan dan juga hewan-hewan yang berada disekitar mereka ikut merasakan kebahagiaan dan juga iri dengan kisah cinta mereka. Hingga tak terasa mereka sudah berada ditaman itu dengan waktu yang cukup lama, oleh karena itu mereka memutuskan untuk segera mengakhiri kencan mereka dan bergegas pulang kerumah.


To be continued...