BECAUSE YOU ARE MY LIFE

BECAUSE YOU ARE MY LIFE
#wedding day



Tiba saat nya acara pernikahan semua orang begitu sibuk melayani tamu termasuk ayah dan ibu abhi, mereka kesana kemari menyambut tamu penting yang sengaja mereka undang. Dulu saat pernikahan abhi dan lady mereka tidak banyak mengundang tamu seperti saat pernikahan abhi dan juga cinta, karena dulu abhi menikahi lady juga karena paksaan dari lady dan kedua orang tua abhi tidak menyetujui pernikahan itu, tetapi untuk saat ini berbeda dari sebelumnya ayah dan ibu abhi mengundang begitu banyak tamu penting dan hampir seluruh investor perusahaan ayah abhi ia undang, di lain sisi cinta dan catty yang tengah bersiap dipenuhi rasa gugup dan juga bahagia dalam satu waktu. Perasaan gugup yang mereka rasakan karena begitu banyak tamu yang hadir dan bahkan lebih banyak dari acara pertunangan mereka, dalam benak mereka ketakutan terasa mencengkeram mereka takut akan melakukan kesalahan yang tidak mereka sengaja karena takut, dan kebahagian mereka karena tanpa mereka sadari secepat ini mereka akan menikah dengan orang yang mereka cintai. “hufft... catty! “cinta!” saling memanggil satu sama lain, “aku merasa sangat gugup” jawab catty, “iya aku juga” sahut cinta, “ehm.... cinta siapa yang akan menjadi wali kita nanti?” tanya catty. “huft,, aku juga tidak tahu catty.. jika saja ayahku disini ia akan menjadi wali kita saat ini” jawab cinta yang nampak sedih karena ayahnya tidak dapat hadir.


~beberapa menit kemudian, pernikahan dimulai~


“baiklah... perhatian semua saya berdiri disini untuk memimpin jalannya penyatuan dua putra keluarga kim dengan gadis pujaan mereka, untuk itu saya persilahkan untuk para mempelai wanita segera memasuki ruangan” jawab penghulu, disaat catty dan cinta tengah merasa gugup dan nampak sedikit bersedih karena mereka akan berjalan kedalam ruangan pernikahan sendiri, terdengar suara langkah kaki dari belakang mereka dan membuat mereka memalingkan pandangan mereka untuk melihat kebelakang, betapa terkejutnya mereka karena yang ada saat itu adalah tuan surya yang tak lain ayah cinta, rasa gugup yang dirasa hilang dalam sekejap dan berganti dengan kebahagiaan yang tiada tara, karena disaat acara pernikahannya ayahnya hadir untuk menjadi wali nikahnya. Dengan mata yang berkaca-kaca ayah cinta berjalan mendekati putrinya itu sembari berkata “putriku... ayah sangat merindukanmu, kau tidak berubah! Lihatlah dirimu.. sama seperti ibumu disaat pernikahan kami dahulu” ucap ayah cinta sambil memeluk putrinya itu, “ayah.... aku sangat merindukan ayah, bagaimana ayah bisa ada dijepang?” sahut cinta yang memeluk ayahnya sambil bertanya tentang apa yang terjadi. “itu tidak penting sekarang! Sekarang adalah saatnya ayah mengantarkan kedua putri ayah untuk menikah dengan para pangeran didalam sana! Ayolah... kasihan mereka menunggu” jawab ayah cinta sembari menenangkan putrinya itu, mendengar ucapan ayah cinta yang demikian membuat catty tanpa sadar menitikkan air mata dan bersyukur atas apa yang tuhan berikan padanya, melihat air mata catty ayah cinta langsung menghapusnya dan berkata “mulai saat ini, kau... adalah putri ayah! Jadi panggil paman dengan ayah! Dan jangan menitikkan air mata di hari bahagia ini atau ayah akan memukul kalian” jawab ayah cinta mendengar ucapan ayahnya itu cinta mulai tertawa dan begitu juga catty kemudian mereka mulai memeluk ayah cinta dengan hangat, kisah dramatis pertemuan ayah dan putrinya berakhir. Dan tiba saatnya untuk memasuki ruang penikahan, dengan setelan jas edisi terbatas yang dibuat oleh designer ternama paris, ayah cinta terlihat menawan dan seperti muda lagi saat melangkah memasuki ruangan ayah cinta dengan menggandeng kedua putrinya itu melangkah dengan elegan, pujian yang dilontarkan para tamu undangan semakin menambah kewibawaan keluarga kecil yang bahagia itu dalam pandangan mereka nampak dua orang bidadari yang baru turun dari kahyangan digandeng oleh seorang raja berjalan menuju kearah para pangeran yang telah menunggu mereka dengan begitu lama.


“wah... abhi mereka benar-benar cantik” ucap julian yang terpesona dengan kecantikkan catty dan juga cinta, “hah.... ya,, kita sangat beruntung” jawab abhi menepuk pundak julian. Mereka pun berjalan mendekati pujaan hati mereka masing-masing yang kemudian memohon restu kepada mertua mereka untuk menjaga kedua putrinya mulai sekarang, “ayah.. kami disini ingin meminta restu kepada anda, kami akan menikahi kedua putri anda yang sangat cantik ini.. kami mohon ayah merestui kami” ucap abhi dan julian bergantian, “iya... aku akan menyerahkan tanggung jawabku kepada kalian untuk menjaga kedua putriku, aku harap kalian tidak akan menyakiti mereka dan tulus menjaga mereka” jawab ayah cinta sambil memberikan kedua tangan putrinya itu kepada abhi dan julian, “baik ayah... kami berjanji” ucap mereka bersamaan dan mengandeng pujaan hati mereka.


Setelah beberapa menit kemudian, setelah penghulu menyelesaikan kalimatnya dan tiba saatnya acara yang terakhir yaitu janji pernikahan


“abhi.. apa kau bersedia untuk menikahi gadis didepanmu dan hidup bersamanya selamanya” tanya penghulu


“iya... aku bersedia” jawab abhi


“ cinta.. apa kau bersedia untuk menikahi prian didepanmu dan hidup bersamanya selamanya” tanya penghulu


“iya aku bersedia” jawab cinta


“iya... aku bersedia” jawab julian


“catty... apa kau bersedia untuk menikahi gadis didepanmu dan hidup bersamanya selamanya” tanya penghulu


“iya... aku bersedia” jawab catty


“baiklah sekarang kalian resmi menjadi pasangan suami istri dan saya berdoa untuk kebahagiaan kalian, sekarang kalian bisa mencium mempelai kalian masing-masing”


Pada akhirnya semua orang dengan penuh kebahagiaan merayakan penyatuan dua pasangan yang saling mencintai itu, kedua orang tua abhi dan juga ayah cinta beserta tamu undangan saling bertepuk tangan untuk hari bahagia itu.


“cinta...” “abhi...” “aku mencintaimu” ucap mereka bersamaan dan kemudian saling berciuman, “catty...” “julian...” “aku mencintaimu” melakukan hal yang sama seperti abhi dan cinta, semua orang yang hadir lantas menepuk tangan mereka semakin keras karena kebahagiaan kedua mempelai itu.


To be continued....