
Hari itu seluruh dunia menjadi saksi akan hadirnya kisah baru dari sepasang merpati yang saling mencintai. "cinta! Dengarkan aku, walaupun kita akan menghadapi sebuah hubungan dengn jarak yang panjang... aku akan selalu mencintaimu dan kita tidak akan berhenti untuk bertukar kabar setelah ini, orang tua abhi yang melihat kisah cinta anaknya itupun sontak berteriak "abhi!! Ayah dan ibu merestui hubungan kalian"(teriak ayah dan ibu abhi), kebahagiaan semakin tercurahkan dalam wajah abhi dan cinta karena mereka telah mengantongi lampu hijau dari orang tua abhi, namun sayang hubungan mereka harus terpisah oleh jarak. Abhi dan orang tuanya tetap akan pindah dan itu yang membuat cinta merasa bersedih namun apa boleh buat apapun resikonya harus ia hadapi demi hubungan mereka "abhi!... pergilah aku akan menunggumu disini! Hati – hati jangan lupa kirimkan pesan saat kau sampai" (ucap cinta) "baiklah"(jawab abhi sembari memeluk cinta dan mengucapkan perpisahan)
Terkadang cinta itu butuh suatu pengorbanan dan bukti... aku berkorban kali ini dan berharap apa yang aku lakukan kali ini akan membawa kebahagiaan bagiku nanti.
~ abhi.... aku sangat merindukanmu, setiap malam aku melihat banyaknya bintang yang berkilauan di langit. Dalam benakku aku berharap jika abhi akan segera kembali! Sebuah cincin yang tersemat dijariku ini adalah saksi akan penantianku selama ini... abhi... dimana kamu? Bagaimana keadaanmu sekarang? Berkali-kali aku mengirimimu pesan tapi satupun tidak kau balas! Abhi kenapa kau melakukan ini padaku?~ (melamun di jendela kamar)
"cinta! Kenapa kau selalu mendapatkan hal seperti ini? Apa kesalahanmu? Sehingga berkali-kali selalu saja kau yang tersakiti disini"(gumam catty), sambil menyeka air matanya yang sedih melihat kondisi cinta catty pun berjalan mendekati sahabatnya itu, "cinta! Apa kau tidak ingin makan?"(tanya catty). Tanpa jawaban cinta hanya terdiam dan terus berharap abhi akan kembali, catty yang melihat kondisi cinta merasa sangat sedih dan terluka. Tiba-tiba terdenngar suara bel pintu yang berdering, cinta yang mendengar hal itu seketika berlari dan segera membuka pintu dengan harapan jika abhi yang datang atau mungkin tukang pos yang mengirimkan surat dari abhi. "a.. (berhenti dan terkejut)" "siapa cinta?"(tanya catty) harapan cinta pun sekali lagi harus pupus dan sirna karena yang berada dibalik pintu bukannya abhi melainkan lady, "untuk apa kau kesini?"(tanya catty kesal) "ehm.... apakah ini etika kalian? Ada seorang tamu disini seharusnya kalian persilakan masuk"(menjawab catty) "masuklah.. "(ujar cinta), "mau apa kau kesini? Hal penting apa yang membuatmu kesini?"(tanya cinta). "oh... tenang saja! Aku tidak akan lama-lama disini, aku hanya ingin mengantarkan undangan pernikahan ku"(menyodorkan undangan kepada cinta), "kau akan menikah? Selamat lady! Semoga kehidupanmu bahagia" (mengucapkan selamat) "ah... ya... terima kasih! Em... apa kau tidak ingin melihat mempelai prianya?"(ujar lady) kemudian cinta membuka undangan itu dan betapa terkejutnya ia setelah melihat isi undangan itu
Happy Wedding
Abhimanyu Khan
&
Young Lady Sherena
Will be hold
On, 25th march 2019, night
Betapa terkejutnya cinta setelah melihat sebuah nama yang dulu telah menyematkan cincin dijari manisnya itu menikah dengan orang lain, dalam hati cinta terus memberontak dan tidak menginginkan itu. Seketika catty menarik undangan itu dari tangan cinta dan lekas menyobeknya dihadapan lady. "ambillah kami tidak butuh undangan darimu! Dan ya.... katakan pada calon suamimu itu, jika ia tidak bisa menepati janji setidaknya jangan membuat harapan yang pada akhirnya melukai seseorang"(ucap catty dengan marah) "baiklah, aku akan pergi... oh ya jangan lupa datang ya!"(sahut lady sembari pergi). "catty!!" (menangis dalam pelukan catty), "tenanglah cinta! Semua akan baik-baik saja!"(menenangkan cinta).
~jepang, 25 maret 2019~
"abhi! Apa kau siap?"(tanya julian), "katakan padaku ini tidak akan terjadi"(tanya abhi pada julian) "sabarlah abhi, ini sudah takdir... aku tahu bagaimana perasaan mu"(meyakinkan sahabatnya itu). Dengan menghela nafas dalam abhi berusaha menyakinkan hatinya walaupun dalam lubuk hatinya yang paling dalam hanyalah ada cinta, tapi apa yang bisa ia lakukan ia hanya bisa terdiam melihat mimpi buruk yang seharusnya tidak terjadi harus menjadi nyata. Disisi lain cinta yang mencoba untuk tegar dan menenangkan hatinya yang terluka karena abhi mencoba ikhlas dan berusaha meyakinkan hatinya untuk menerima semua ini, "cinta! Apa kau sudah siap?"(tanya catty) "ya.. aku siap!"(jawab cinta) betapa terkejutnya catty melihat kearah sahabatnya itu, ia terpukau dengan kecantikan yang murni dan natural nampak jelas seorang gadis yng sangat imut, cantik, dan mempesona didepannya yang membuatnya tak bisa mengedipkan mata sedetik pun. "wah... cinta kau cantik sekali! Aku bangga menjadi sahabatmu"(puji catty sembari memeluk cinta), "kau ini... sudahlah kita akan terlambat nanti. Di lain sisi terlihat seorang penyihir yang sedang bersiap dan dengan bangga mengatakan kepada seluruh orang dalam ruang rias itu jika ia berhasil mendapatkan abhi tapi nasibnya sedikit naas mungkin dia mendapatkan abhi tapi tidak akan pernah mendapatkan cinta dan hati abhi karena komitmen yang dibuat abhi dengan cinta adalah sebuah komitmen murni dan suci.
~ wedding hall ~
Suasana dalam hall itu sangat ramai dan penuh dengan hiasan bunga yang indah, terlihat banyak tamu kehormatan yang diundang disana julian yang melihat abhi gugup berusaha menenangkannya. Tak lama setelah itu pengantin wanita pun memasuki ruangan dengan balutan gaun yang bernuansa putih penyihir itu terlihat sedikit cantik, namun riasan lady yang seperti itu tak bisa membuat abhi kagum padanya. Tiba-tiba....
"wah siapa itu cantik sekali"(teriak salah satu tamu) dengan sombong lady menunjukkan dirinya tapi para tamu tidak melihat kearahnya justru kearah gadis yang ada dibelakang lady. "iyaaa.... cantik sekali"(teriak para tamu) , "cinta! Apa kataku... kau itu sangat cantik hari ini."(ucap catty), abhi dan julian penasaraan dengan apa yang dilihat para tamu dan betapa terkejutnya mereka khususnya abhi karena ia melihat seorang gadis dengan gaun putih panjang yang dipenuhi bunga mawar putih asli dan riasan wajah natural dengan senyuman manis hingga terlihat lesung pipi di kedua sisi dan rambut coklat panjang yang ikal terurai lembut dengan mahkota kecil sebagai riasan kepala dan sepatu yang berkilau serta wangi yang harum semerbak memenuhi ruangan itu. "cantikkk sekali"(ujar julian) abhi yang mendengar hal itu langsung melirik kearah julian dengan tatapan tajam hingga membuat julian tertunduk ketakutan. Betapa terkejutnya abhi seorang gadis yang sangat ia cintai berada di hadapannya yang terlihat bagai seorang bidadari yang baru turun dari kahyangan dan membuat hati abhi semakin mencintai gadis itu, dengan melihat cinta yang menjadi pusat perhatian dalam acara itu abhi pun menghampirinya dan menghiraukan keberadaan lady, kala itu serasa waktu berhenti sejenak dan suasana romantis pun terjadi bagaikan sepasang pengantin tanpa sadar abhi pun menarik tangan cinta dan mengajaknya ke pelaminan dan mengucapkan janji suci di hadapan semua orang hingga membuat lady merasa kesal dan marah, cinta yang terkejut dengan sikap abhi sontak langsung menampar abhi dan berusaha membuatnya sadar dari khayalannya. Abhi yang terkejut dengan tamparan cinta lekas terbangun dan mulai menyadari akan apa yang dilakukannya, karena sikap abhi pada cinta sontak membuat seluruh tamu dalam gedung itu terkejut dan mulai membicarakan apa yang mereka lihat kala itu. "ABHI!! Apa kau sadar yang telah kau lakukan??"(tanya cinta dengan kesal), seketika itu air mata cinta tak dapat lagi dibendung dengan hati yang semakin terluka dengan sikap abhi ia pun menangis dan mulai meninggalkan gedung. Catty dan julian serta orang tua abhi yang melihat kondisi cinta yang seperti itu seketika sedih dan meninggalkan abhi dalam gedung itu dan bergegas mengejar cinta. Lady yang tak ingin kehilangan kesempatan untuk menikahi abhi langsung meminta ahhi untuk menyelesaikan acara pernikahan itu, dengan berat hati dan luka yang mendalam abhi pun menyelesaikan acara pernikahan itu dengan terpaksa dan tidak bisa berbuat apapun.
Di sisi lain cinta yang hancur melihat orang yang dulu berjanji padanya justru mengkhianatinya terus menangis tanpa henti hingga membuat catty, julian, dan orang tua abhi yang melihatnya dari kejauhan ikut bersedih dan menangis melihat kondisi cinta kala itu. Tanpa mempedulikan kondisinya kala itu cinta terus menangis, abhi yang sudah menyelesaikan acara itu lekas meninggalkan lady sendirian dan mulai mengejar cinta hingga ia melihat kedua orang tuanya dan kedua sahabatnya terdiam dan menangis melihat kondisi cinta dari kejauhan. Catty yang menyadari keberadaan abhi merasa marah dan kesal hingga membuatnya terus memukul abhi dan memarahinya sambil menangis, tiba – tiba...
Pandangan mata cinta mulai gelap dan tubuh yang mulai lemas berdiri sempoyongan, dari kejauhan abhi yang melihat keadaan cinta langsung berlari dan berusaha menangkapnya agar tidak terjatuh ketanah. "CINTA!!"(teriak abhi), dengan sigap abhi pun menangkap tubuh cinta dan memeluknya erat sambil menangis, "cinta.... cinta.... bangun! Aku mohon buka matamu! Bangunlah... aku sangat mencintaimu cinta! Aku mohon bangunlah... "(abhi yang terus menangis berusaha membangunkan cinta), semua orang yang melihat hal itu lansung berlari dan mulai menghampiri abhi dan cinta kekhawatiran mereka pun terus bertambah karena keadaan cinta saat itu. Abhi yang sangat takut akan kehilangan cinta langsung menggendongnya dan membawanya kerumah sakit. Setibanya dirumah sakit, abhi yang merasa sangat hancur dan marah pada dirinya sendiri berusaha untuk tidak menemui cinta dan meminta catty yang kala itu tengah khawatir dengan kondisi cinta untuk merawat cinta dan menjaganya untuk abhi, dengan berat hati abhi pun meninggalkan cinta yang tengah terbaring lemas dengan oksigen dan infus ditangannya. Penyesalan yang menyelimuti abhi membuatnya sangat terluka dan hancur hingga membuatnya menjadi seorang yang tidak dapat tersenyum kembali dan terkenal dengan sikap dingin yang merupakan kebalikan dari sifat aslinya yang dulu..
To be continued....