
keesokan harinya key dan devan berangkat ke sekolah bareng, sambil bergandengan tangan mesra. seluruh murid yg sudah datang melihatnya langsung heboh.
"aahhh couple goals banget sih, satu ganteng yg satu cantik banget"
"ho'oh, sumpah gue iriii "
"pacar mana pacar"
"halu lo"
"ihh caper banget sih"
"woahh mereka sangat cocok dan serasi"
"ah idola baru gue delona(devan love keyna) "
'liat aja gue bakal bikin hidup lo hancur'batin seseorang menatap key benci setelah nya berlalu pergi.
'kok gue kayak liat orang ya tadi di situ'batin key sambil melihat ke tempat orang yg barusan pergi
"ada apa babe? " tanya devan
"ehh, nggak kok, yaudah gue duluan ke kelas ya" pamit key kemudian cepat berlalu pergi
"gemesin banget sih pacar gue" ucap devan tersenyum kemudian berlalu ke kelasnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
tiba di kelas key langsung di brondong banyak pertanyaan dari teman2nya
"key lo udah jadian sama devan? " tanya vio antusias
"hmm" jawab key
"wahhh kita hari ini dapat PJ dong " seru vio lagi
"yayaya terserah kalian" ucap key malas
sebenernya saat ini key belum tahu perasaan apa yg ia rasakan untuk devan, karena key merasa belum jedag jedug di jantung nya ketika berdekatan dg devan, namun sekarang key akan berusaha mencintai devan.
skipp istirahat
di depan kelas key sudah ada devan dkk yg menunggu
"hy babe" sapa devan
"oh Hai Dev, udah lama? " tanya key
"barusan kok, yuk ke kantin" ajak devan sambil menggandeng tangan key
"yaelah serasa dunia milik berdua lu berdua" seru brayn
"iri bilang bos" seru devan
"gak kok, gue juga bisa, ayo yank " ajak brayn pada lala kemudian menggandeng tangannya
"hmm ayo" ucap lala
sementara alex, vino, vio, dan angel hanya melihat saja sambil mengikuti mereka dari belakang.
"gini amat nasib jomblo" keluh viona
vino tersenyum melihat tingkah lucu viona.
"lo mau ? " tanya vino pada viona
"mau apa? " tanya vio bingung
"kayak gitu" ucap vino sambil menunjukan ke arah depan di mana ada devan dan brayn berada.
"sebenernya sih iya, cuma gue gak punya yg mau di gandeng hahaha" ucap viona tertawa kikuk
"ayo ngeliat" ajak vio pada angel
sesampainya di kantin mereka semua duduk di meja yg sama, tak lama datang clara dkk
brakk
gebrak clara pada meja di depan key
"heh ******, devan itu tunangan gue kenapa lo duduk disini, pergi sana" ucap clara pada key
sedangkan yg di ajak bicara hanya diam saja sambil menikmati bakso nya
"lo kenapa sih, siapa juga yg mau sama lo" ucap devan pedas, sontak saja ucapan devan membuat clara di tertawa kan semua murid yg ada di kantin itu.
"syang, kamu gimana sih kita ini sudah di jodohin" ucap clara
"idih gak usah ngaku2 deh lo jijik gue" ucap devan
"lo ****** kenapa diam aja hah, pergi sana" bentak clara pada key
key yg merasa makannya terganggu karena suara cempreng clara pun pergi, tapi sebelum itu dia mengambil mangkok bakso nya dan menuangkan di atas kepala clara.
"KURANG AJAR LO YA, awas aja lo nanti" ucap clara kemudian berlalu pergi
devan dkk dan angel dkk menyusul key tetapi mereka kehilangan jejak, karena key sudah tidak kelihatan lagi.
"hah key kemana lagi, Dev sepertinya lo kembali ke kelas aja deh, biar gue dan teman2 yg mencari key," ucap angel
"ok" jawab angel
kemudian devan dkk kembali ke kelas, sedangkan angel masih di tempat.
"kayaknya gue tau kemana key di saat lagi kesel gini" ucap vio sambil menatap lala dan angel, mereka saling tatap kemudian.
"ROFTOOP" ucap meraka bersama
kemudian mereka berlari, sesampainya di roftoop
benar saja ada key yg sedang memejamkan matanya sambil membaringkan tubuhnya di sofa yg sering mereka tempati. mereka duduk di bawah key sambil menatap ke depan.
sesaat kemudian key langsung membuka matanya karena teringat sesuatu.
"astagaa gue lupaa" ucap key sambil menepuk keningnya
"lupa apa key ? " tanya angel
"kemarin mommy Lina menyuruh gue kerumahnya tapi gara2 devan gue lupa" ucap key
"lo hubungi aja dulu coba" ucap vio
"iya tuh tinggal telpon" ucap lala
"tumben lo gak lola" ucap key kemudian mengeluarkan HP nya untuk menghubungi mommy.
tut tut tut..
"siapa? " terdengar suara seseorang menjawab telpon key tapi yg menjawab suara laki2.
"eh ini no mommy Lina kan, kok suara cowok, apa ini kak Liam? " tanya key
"bukan" jawab orang itu singkat
"terus siapa? " tanya key
"Nathan" ucap nathan
"oh kak nathan, mommy ada ? " tanya key
sedangkan nathan di sebrang sana hanya mengernyitkan dahinya bingung karena tidak tau siapa yg menelpon mommy nya kemudian memanggil nya kakak seolah sudah akrab.
"di bawah, siapa?" tanya nathan datar
"gue keyna" ucap key
"oh" ucap nathan kemudian mematikan telpon nya. setelah nathan mematikan telponnya mommy datang
"siapa sayang? " tanya mommy
"keyna mom" ucap nathan
"kenapa di matiin" ucap mommy
"males, paling dia sama kaya cewek lainnya" ucap nathan sambil berlalu, mommy hanya mengelengkan kepala nya.
sedangkan key yg melihat telpon nya di tutup langsung sebal.
"kenapa lo" tanya angel
"kak nathan ternyata dingin banget, masa langsung matiin aja telponnya" ucap key sebal
"hahah, kasian" ucap vio
"eh tapi ganteng gak ya, kalo ganteng mau dong" sambungnya
"yee, sama vino aja tuh" ucap angel
"ogahh" ucap vio
"kenapa, vino kan tampan" ucap key menimpali
"tampan belum tentu langsung membuat orang kelepek2, gue bukan orang seperti itu, gue pengen cowok yg cool tapi giliran sayang jadi bucin ma gue hehe" ucap vio
"hmm bener juga sih, gue juga belom cinta tu sama devan" ucap key dg suara lirih takut terdengar orang lain
"masa sih emang lo gak suka sama devan? " tanya angel
"belum sih, baru nyaman aja, belum bisa bikin jantung gue jedag jedug" ucap key
"hmm begitu, terus kenapa lo Terima? " ucap lala
"kasian sih, terus mau ngerasain pacaran hehe, tapi kayaknya udah mulai sayang sih" ucap key
"ke kelas yuk, bentar lagi bel bunyi" ajak angel
mereka pun kembali ke kelas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sepulang sekolah key di antar angel, karena devan ada rapat OSIS, di perjalanan key dkk di hadang beberapa preman.
"keluar kalian" ucap salah satu preman
"siapa mereka apa musuh dari mommy kemaren" tanya angel
"bukan, kayanya hanya preman suruhan" jawab key