bad girl vs cold prince

bad girl vs cold prince
Bab 21



"hmm" sambil menerima minuman yg di sodorkan oleh angel


"Terima kasih" sambung nya setelah memberikan gelas kosong.


"hmm, oh ya ntar mlm kita bakal jemput mark di bandara" ucap angel santai


"APA, kenapa mark datang ke Indonesia? " ucap key terkejut


"jalan2 lah, lagian dia kan temen lo, masak gak boleh nemuin lo" ucap angel santai


"hmm oke lah, jam brp emang? "tanya key


"dini hari mungkin" ucap angel


"yayaya, oh ya gue mau pulang deh kayaknya soalnya masih banyak email yg belum di cek, kerjaan gue banyak bat oy, lo sebagai tangan kanan gue seharusnya bantuin kek" keluh key..


"yeee, bukannya gue selalu bantuin lo" ucap angel..


"ya setidaknya kan sekarang bantuin, is gara2 mau pindah kantor utama ke sini kerjaan gue numpukkkk bat dah" ucap key


"iya2 nanti gue bantuin, sekarang lo mandi gih" suruh angel pada key kemudian pergi


"oke" ucap key kemudian langsung lari ke kamar mandi.


30 menit kemudian key keluar dari kamar mandi dg pakaian lengkap. kemudian turun ke lantai bawah menemui para sahabat nya.


"guys gue pulang duluan ya, tadi mami telpon" ucap key kemudian buru2 keluar dari markas dan melajukan mobilnya dg kecepatan tinggi.


di tengah perjalanan key melihat sekelompok orang tengah berkelahi ada sekitar 20 orang lebih, melawan satu orang. melihat orang itu sudah kelelahan key menghentikan mobilnya saat dia mengamati siapa yg di kroyok orang itu ternyata adalah nathan buru2 key keluar dari mobil dan membantu nathan untungnya key memakai celana jeans hitam, kaos putih serta jaket kulit, dan sepatu kets jadi memudahkan jalannya untuk berkelahi.saat key ingin mendekat dia melihat dari arah belakang nathan salah satu di mereka mengeluarkan senjata tajam dan berlari ke arah nathan key langsung mempercepat larinya dan menendang orang itu. nathan yg kaget melihat key pun hilang fokus salah satu dari kelompok itu mengeluarkan senjata api mengarahkan ke arah dada sebelah kiri nathan, key yg melihatnya pun langsung berlari mendorong nathan alhasil dia yg tertembak.


Dor


suara letupan pistol.


nathan langsung melihat ke arah mana peluru itu mendarat,ternyata mengenai tangan sebelah kiri key, namun walau darah sudah menetes dg derasnya key tetap berkelahi dan mengambil senjata tajam dari balik jaket nya langsung melawan mereka. melihat nya nathan segera bangkit untuk menyelesaikan perkelahian ini dan mengobati luka key. mereka bekerja sama dg baik hingga tak lama pertarungan di menangkan oleh mereka berdua walau kondisi key agak melemah karena terus mengeluarkan darah.


nathan melihat ke arah key, dan langsung menggendong key menuju mobilnya.


sedangkan mobil key dia menelpon anak buahnya untuk mengambil nya.


"heyy lepasin, aku bisa jalan sendiri" ucap key meronta2 dalam pelukan nathan


"Diam" bentak nathan, key langsung terdiam mendengar nya.


"antar gue pulang aja" ucap key membuang muka ke samping.


"rumah sakit" ucap nathan singkat padahal dalam hatinya sangat khawatir melihat wajah key yg sudah pucat karena kehabisan darah.


"pulang" ucap key lirih karena sudah lemas tak lama key pingsan


melihat key sudah pingsan nathan membawa mobil nya dg kecepatan tinggi agar cepat sampai ke rumah sakit. 30 menit kemudian mereka sampai nathan memarkirkan mobilnya di depan pintu rumah sakit langsung menggendong key brangkar rumah sakit dan memanggil dokter


"dokter suster tolong dia" ucap nathan panik para suster langsung membawa key ke UGD nathan ingin ikut masuk namun suster melarangnya.


"biarkan saya masuk Sus" ucap nathan dg nada memaksa


"maaf Pak ini sudah prosedur rumah sakit, silahkan anda tunggu di luar" ucap suster kemudian menutup pintu.


"dokter bagaimana kondisi nya ?"tanya nathan tidak sabar


" pasien baik2 saja hanya kekurangan darah, untung nya stok darah di rumah sakit ada beberapa mengingat darahnya yg langka, gorengan di tangannya juga tidak terlalu dalam tidak ada yg perlu di khawatir kan"ucap dokter itu kemudian menepuk pundak nathan.


"jangan terlalu formal pada paman nak" sambung dokter paru baya itu.


"hah baiklah paman Jack" ucap nathan menghela nafas lega


"sebenarnya dia siapa? kenapa ada gorengan seperti terkena peluru? " tanya paman Jack


"dia nyelamatin nathan dari kematian" ucap nathan tidak memberi tau siapa key


"baiklah, paman masih ada pasien nanti kamu bisa melihatnya ketika sudah di pindahkan ke ruang rawat" ucap paman Jack


"ruang VVIP" ucap nathan singkat


"hmm" ucap paman Jack kemudian berlalu.


kita kembali ke mansion key. di ruang keluarga ada mami yg sedang mondar mandir menunggu keyna.


"key kemana sih kok gak sampai2 katanya udah di jalan" ucap mami cemas


tak lama terlihat papi dan kedua kakak key.


"ada apa sayang kenapa kamu seperti cemas begitu? " tanya papi key. membawa mami duduk di sofa


"key pi dari tadi di jalan tidak sampai2,perasaan mami jadi tidak enak" ucap mami key


"udah di telpon mam? " tanya bang Dave


"udah namun tadi tidak di angkat" ucap mami


"mungkin macet di jalan sayang ,jangan berpikir negatif dulu" ucap papi


"perasaan mami tidak tenang pi" ucap mami


"yaudah biar Dave hubungi key dulu siapa tau di angkat" ucap bang Dave kemudian menghubungi ponsel key namun sama tidak ada yg angkat, sedangkan di mobil key ponsel nya sedari tadi berbunyi saat ini mobil key ada di tempat mansion nathan.


"ahh aduh" ucap kak tiara kakak ipar key sambil memegangi perutnya


"kamu kenapa sayang? " tanya bang Dave panik


"seperti nya debay nya mau keluar sayang" ucap kak tiara terus merinti


"aduh gimana in,aku harus ngapaini" ucap bang Dave mondar mandir tidak jelas karena panik, mami yg gemas dg Dave langsung membawa tiara ke mobil di ikuti oleh papi, saat berpapasan dg salah satu pelayan mami meminta di bawakan tas perlengkapan yg sudah di siapkan tiara jauh2 hari.


sedangkan bang Dave masih sibuk dg pikirannya tanpa melihat kalau tinggal dia sendiri di rumah karena istri dan orang tuanya sudah pergi kerumah sakit.


saat sadar dia baru menyadari kalau ternyata tinggal dia sendiri di sana.


"loh loh kemana istri ku?katanya mau lahiran" tanya nya bingung kemudian melihat kiri kanan depan belakang dan ada seorang pelayan yg melintas Dave bertanya.


"pak jang anda tau kemana istri saya ? " tanya Dave


"loh tuan muda masih disini non tiara sudah di bawa oleh nyonya dan tuan besar.