
happy reading
setelah sempat hilang fokus key kembali menyerang mereka dg brutal.
bugh bugh bugh
akhhh
krak krak crass
aghhhhhh
bugh bugh bugh crass
"ampun"
sett sett crass crass slash
key terus menyerang mereka bahkan ada yg sampai hilang kepala karena di penggal oleh katana key, angel dkk yg melihat dari CCTV di laptop lala pun menelan ludah mereka susah payah ketika menyadari kalau lala lupa mematikan suara di earphones nya.
"habis lah kita, key keliatan marah banget" ucap lala lemas
"hah siap2 nih dapet hukuman" ucap vio dg lesu
"udah nanti ketika dia kembali kita langsung mintak maaf saja, bilang aja kalau kita keceplosan" ucap angel enteng walau ada rasa takut namun dia mencoba untuk menenangkan sahabat nya.
"hmm bener" ucap lala dan vio membenarkan
sedangkan saat ini key sudah selesai ketika memasuki ruangan ketua ternyata kosong rupanya dia sedang tidak ada tempat.
"queen tinggalkan tempat itu, waktunya tinggal 5 menit dari sekarang" ucap vio panik karena key masih di dalam dan yg mereka pasang sebentar lagi meledak.
"hmm" jawab key kemudian berlari ke belakang bukan ke depan karena jika harus ke depan membutuhkan lebih banyak waktu.
waktu menunjukkan 30 detik lagi sedangkan key belum keluar juga membuat angel dkk menjadi tegang. waktu tinggal 5 detik lagi saat key hampir mencapai tujuan nya keluar.
hingga tepat saat key sampai di luar markas meledak.
DUARR
DUARR
DUARR
"hahhhhh" angel dkk menghela nafas lega.
"gue hampir jantungan" ucap vio masih linglung
"ho'oh, jantung gue mau copot rasanya sakin tegangnya" ucap lala linglung juga
"syukur lah dia keluar tepat waktu" ucap angel linglung again.
setelah berhasil keluar key menghampiri angel dkk.
"kalian kenapa? " tanya key mengagetkan mereka.
"KEYYY" teriak mereka kemudian memeluk key secara bersamaan
"huhuhu, gue takut banget tadi kalo telat keluar nya sumpah" ucap vio tiba2 menangis
"udah gue kan gpp" ucap key sambil menepuk2 bahu vio
"sekarang pulang yuk" ucap key
kemudian mereka semua masuk mobil masing2 dan bergegas pergi sebelum kedatangan polisi.
"yaampun hari sudah pukul 12 lebih gue harus pulang dulu" ucap key panik ketika melihat jam di tangannya.
"emang kenapa? " tanya angel bingung pasalnya biasanya juga key tidak pulang juga biasa aja.
"gue udah janji sama kak nathan hehe" ucap key cengengesan
"huh, iya deh yg gak jomblo lagi" ucap vio meledek
"iya dong, gue anterin kalian ke rumah vio aja ya kan deket dari sini,gue mau cepet pulang" ucap key, karena memang key dkk hanya membawa satu mobil itu pun mobil Nathan karena lebih memudahkan key pulang tidak perlu bolak balik lagi.
"2" ucap vio
"3" ucap lala
key hanya tersenyum melihatnya
"nah dah sampai buruan keluar" usir key
"sabar woy" ucap angel kemudian keluar dari mobil key di susul vio dan lala
"bye bye key " ucap mereka bertiga tapi key tidak menjawab karena sudah kabur setelah mereka turun semua
"dasar.... udah rindu berat kayaknya" ucap vio
"hemm, pacar mana pacar woy"ucap angel
" lo kan jomblo"hahhaha"ucap vio kemudian tertawa terpingkal pingkal
angel langsung memasang muka datarnya, vio yg melihatnya langsung terdiam dari tawanya.
"dah key nanti deketin mark aja, oh ya kemana tu anak tadi kan gak ikut penyerangan" ucap lala
"iya ya gak keliatan seharian, gue kan jadi rindu wkwk'ucap angel bercanda
"bukannya dia udah bilang kalo ada urusan hari ini ya? " tanya vio
"masa si? emang kapan dia ngomong? " tanya angel
"oh iya semalam kan dia udah bilang"sambung lala
" wahh parah tu orang, dia gak bilang ke gue doang berarti "ucap angel cemberut
" hahaha sabar2 ,kalo suka perjuangkan atuh"ucap vio
"gak ah, gue cewek masak nembak duluan" ucap angel
"yeee sekarang mah udah jaman now, cewek nembak itu hal biasa" ucap vio
"udah2 mending lo deketin pelan2 dulu aja, kalo emang cocok baru deh" ucap lala
"tumben pinter lo, Aiss lala terbaik" ucap angel kemudian merangkul lala dan langsung masuk aja ke dalam rumah vio
"heyy tuan rumahnya siapa sih? "tanya vio bingung sambil geleng2 kepala,pasalnya itu rumahnya namun angel dan lala duluan masuk meninggal kan dia sendiri di depan rumah.
sedangkan saat ini key sudah sampai di apartemen nathan dan saat ini sedang memarkirkan mobil kemudian lari ke atas untuk menemui nathan karena dia sudah telat 1jam lebih dan key yakin saat ini nathan pasti sedang ngambek. bahkan key lupa mengganti bajunya dg yg saat dia pamit tadi. saat ini key memakai baju saat penyerangan tadi yg terdapat banyak noda darah walaupun tadi di jalan sempat dia bersihkan sekenanya.
sesampainya nya di depan pintu apartemen key membuka pintu dan melihat lampu apartemen ternyata sudah mati semua.
"nathan dimana? " ucap key kemudian berjalan pelan2 mencari nathan saat sampai di kamar key di kagetkan dengan lampu yg tiba2 menyala dan nathan ada di depannya sambil memasang wajah datar.
"heheh, maaf ya sayang aku telat" ucap key
nathan yg awalnya tidak terlalu memperhatikan key saat ingin protes dia tak sengaja melihat baju key yg sudah ganti bahkan banyak noda darahnya langsung panik, karena di kiranya key terluka kembali.
"yaampun sayang kamu kenapa, astaga astaga mana yg sakit yank, ayo kita kerumah sakit, tunggu2 aku ganti baju dulu atau gimana, aahh ayo yank gak perlu ganti baju kita langsung saja nanti keburu kamu kehabisan darah lagi" cerotos nathan yg panik.
"hey hey sayang aku gpp" ucap key mencoba menenangkan nathan.
"gpp gimana itu baju kamu darah semua yankk" ucap nathan sampai dia tidak ngeh kalau itu bukan baju yg key pakai saat dia pamit keluar tadi
"emm duduk dulu" ucap key kemudian mendudukkan nathan di sofa yg ada di kamar itu.
"sayang aku gpp, ini bukan darahku" ucap key mencoba menjelaskan
"syukur lah kalo itu bukan darah kamu" ucap nathan bernafas lega namun sedetik kemudian
"tunggu2 kalo itu bukan darah kamu, jadi darah siapa dan juga aku baru sadar kalo ini bukan baju kamu saat pamit keluar tadi? " ucap nathan menginterogasi.
"ehhe, sebenarnya tadi aku berkelahi" ucap key sambil menunduk untuk mencari alasan agar nathan tidak tau siapa dia sebenarnya.
"sayang coba jujur padaku, sebenarnya tadi kamu kemana? " tanya nathan