
Happy reading
nathan dan key tidak tau kalau di kejauhan ada sniper yg ingin menembak mereka, kebetulan mereka hanya berdua tidak membawa anggota sama sekali.
"ihh bisa aja kamu ini" ucap key tersenyum namun key menyadari ada sinar merah di kening nathan walau hanya setitik mata key yg tajam dapat melihatnya, key langsung mendorong nathan terjatuh bersamanya.
Dor
peluru meleset
seluruh orang yg sedang menikmati bersantai mendengar suara tembakan langsung lari tunggang langgang,
"apa yg terjadi yank? " tanya nathan kaget
"sepertinya disini ada musuh kamu kak" tanya key sambil memindai seluruh tempat setelah melihat ada yg janggal di salah satu pohon yg tidak terlalu jauh dari mereka key langsung berlari menghampiri pohon itu, key berlari zig zag sambil menghindari tembakan yg di tembakan sniper itu asal karena panik. kemudian dia pergi kabur dari kejaran key
"sayang kamu mau kemana? " teriak nathan
"kakak tunggu di sini saja , aku mau mengejar sniper yg ingin membunuh kakak itu" ucap key sambil terus berlari.
"aku ikut" ucap nathan berlari menyusul key
sniper itu ternyata sudah pergi menggunakan mobil hitam, karena ada temannya yg sudah menunggu.
"arghhhh, siallll liat aja kalo ketahuan siapa yg berniat membunuh kak nathan tubuhnya akan ku cincang sampai tidak berbentuk" umpat key kesal
nathan sampai di tempat key berada.
"biarin aja ya, nanti kita selidiki" ucap nathan mencoba menenangkan key, namun bukan key namanya kalau dg omongan bisa tenang, nathan yg tidak kehabisan akal, langsung membawa key ke pelukaknya.
"udah ya ay, jangan emosi terus nanti cepat tua loh, kan bahaya masak cantik2 keriput" canda nathan
"ihh aku gak keriput tau" ucap key sambil menepuk dada nathan pelan, kemudian tersenyum.
(wahh nathan punya cara ampuh nih untung nenangin singa betina. )
"yaudah sekarang kita pulang aja yuk, hari juga mulai sore ,kita juga belum makan siang, sekalian kita makan siang" ucap nathan ketika melihat jam yg ada di tangannya.
"emm, aku juga udah gak mood bermain lagi" ucap key kemudian.
nathan membawa key ke mobil sambil memeluknya.
"kak, berapa orang yg tahu identitas kakak yg aslinya? " tanya key
"hanya beberapa, ada juga satu musuh bebuyutan ku dia tahu karena tidak sengaja perusahaan kami bekerja sama, dan aku terpaksa hadir waktu itu karena dia maksa untuk bertemu CEO perusahaan, awalnya aku juga gak tau kalau itu dia, dia mengira aku sengaja memalsukan identitas , tapi ya sudahlah semua sudah terjadi" ucap nathan menerawang masa lalu
"hmm apa mungkin sniper tadi suruhan dia? " tanya key
"bisa jadi, akhir2 ini yg mencoba membuat kacau perusahaan papa juga dia" ucap nathan
"hmm boleh aku ikut bermain" ucap key tersenyum smirk
"tentu, apa sih yg gak buat kamu" ucap nathan sambil mengecup kepala key.
"Terima kasih" ucap key kemudian mengecup tangan nathan
sesampainya di mobil, nathan membukakan pintu untuk key masuk, kemudian setelah key masuk dia memutar tubuhnya untuk masuk kedalam mobil bagian mengemudi.
setelah masuk nathan memasang seat belt key.
key tersenyum melihat perhatian nathan.
"Terima kasih sayang, cup" ucap key kemudian mengecup pipi nathan
"sama2 sayang" ucap nathan sambil tersenyum
"oh ya kita mau makan di mana? " sambung nathan
"emm gimana kalo restoran korea, soalnya aku lagi pengen makanan kore deh" ucap key
"boleh" ucap nathan sambil menjalankan mobilnya untuk mencari restoran Korea
"gak ada, hehe soalnya aku baru mau nyoba, aku juga belum pernah makan makanan Korea" ucap key
"baiklah kita cari di google aja gimana? " usul nathan
"boleh" ucap key sambil mencari restoran korea terdekat
"nah kira2 5 menitan lagi kak kalo dari sini, lurus aja" ucap key sambil mengikuti peta yg tertera di ponselnya.
sesampainya di restoran mereka duduk di bantal yg memang di sedikan karena restoran ini memang ala2 Korea, bahkan pelayan nya juga memakai hanbuk/hanfu ala korea, kemudian key memesan sushi ,tteokbokki, kimchi sujebi, maeun dakbal, japchae dan kimchi jeon.
"banyak amat yank, emang habis? " ucap nathan
"gak tau hehe, kan nyoba aja yank" hehehe"ucap key cengengesan
tak lama pesanan mereka datang.
saat melihat maeun dakbal key melongo di buatnya.
"kak, inikan ceker mercon ,hanya ini pakai saos juga kalau ceker merco kan kebanyakan cabai , kenapa namanya jadi maeun dakbal sih susah amat" ucap key berbisik membuat nathan menahan tawanya.
"ini juga, japchae apaan orang cuma bihun doang" ucap key lagi dengan konyol nya sambil terus memperhatikan satu persatu pesanan nya nathan yg sudah tiba bisa menahan tawanya melihat tingkah key langsung tertawa terbahak2.
"hahahahah" tawa nathan sambil menghapus air mata di sudut matanya
"kamu lucu banget si yank, namanya juga beda negara yank, jadi namanya beda meski pun beberapa makanan nya mirip hanya beda nama" ucap nathan
"aku kan hanya melihat2 yank" ucap key cemberut karena di tertawa kan nathan
"upss, maaf ya sayang aku kelepasan" ucap nathan merasa bersalah melihat raut muka key yg sudah lesu.
"yaudah makan yuk" ucap nathan karena tidak mendapat jawaban dari key
"hmm" ucap key datar, mereka makan dengan tenang atau lebih tepatnya nathan makan dengan tenang karena key masih merajuk jadi dia hanya diam.
"kamu emang selama ini kemana aja yank selain Amerika? " tanya nathan mengalihkan pembicaraan
"gak ada, aku hanya fokus merintis perusahaan makanya soal makanan aja gak tau" ucap key datar karena merasa di remehkan dan di anggap bodoh padahal IQ nya sangat tinggi namun karena dia tidak mengurus makanan luar jadi dia tidak tau.
nathan yg merasa tersindir pun menghentikan makannya, kemudian mendekati key.
"maaf ya sayang, aku salah karena mentertawakan kamu, maafin aku ya" ucap nathan memelas sambil memegang tangan key
"hmm" ucap key.
setelah mereka makan, mereka langsung menuju butik yg terkenal untuk mengambil baju pesanan nathan,setelah itu lanjut ke salon.
2 jam kemudian key dan nathan sudah siap untuk berangkat.
gaun yg di pakai key
nathan saat melihat key :)
nathan terpesona melihat key, bahkan dia tidak berkedip.
"kak" ucap key sambil melambaikan tangannya di depan wajah nathan hingga membuat nathan tersadar.
"cantik" ucap nathan sambil tersenyum, key dibuat tersipu.
"yaudah yuk jalan" ajak key
"hmm" ucap nathan kemudian mereka pergi ke hotel sun shine.
tiba di sana key bingung karena tidak ada nama sama sekali di sepanjang ballroom padahal biasanya dari luar sudah di pasang foto yg ingin bertunangan namun ini tidak ada sama sekali.