
saat ini key dkk sudah pulang sekolah, dan kini berjalan menuju parkiran, tiba di parkiran ternyata sudah ada devan dkk.
"key pulang bareng gue yuk" ajak devan
key melihat teman2 nya, dan mereka mengangguk mengiyakan.
"ayo" ucap key
devan langsung memasangkan helm pada key sambil tersenyum, jadilah seluruh sekolah heboh melihat nya
"aaa kak devan so sweet banget si"
"aku mau juga dongg"
"kak devan udah jadian sama kak key"
"cocok banget sih mereka"
"couple goals gue ni🥰"
"idih manja banget si tu key"
"tau dasar murahan"
dan masih banyak lagi pujian di campur cacian untuk key dan devan
key menaiki motor devan, akhirnya devan melajukan motonya untuk pulang ke mansion key.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tak lama mereka sampai di depan mansion , key membuka helm nya , dan penjaga yg melihatnya langsung membuka pintu gerbang.
tin tin devan mengklakson motornya pada penjaga itu di balas senyuman.
tiba di depan pintu mansion
"nih helm nya makasih ya" ucap key tersenyum
"iya sama2 masuk gih" suruh devan
"iya nunggu lo pulang dulu" ucap key
"yaudah gue pulang ya, bay''ucap devan
key hanya melambaikan tangannya.
ternyata di balkon ada seseorang yg melihat nya, karena penasaran dia pun turun kebawah.
" siapa tadi dek? "tanya Dave abang key
" temen bang, emang kenapa? "tanya key
" gpp"jawab Dave sambil berlalu
"dih aneh tu orang" bingung key
skip malamnya.
key sudah siap dg gaun yg sudah di siapkan oleh mami nya, malam ini key terlihat sangat cantik dan modis jangan lupakan wajah baby face serta imutnya. key berjalan menuruni tangga.
"hy mam, pap, bang"sapa key
sontak semua keluarga yg sibuk ngobrol menoleh ke arah key. dan betapa terkejutnya mereka melihat key yg biasa berpakaian agak tomboy jadi sangat cantik dan feminim malam ini.
" woahh anak mami sangat cantik"kagum sang mami
"iya baby kamu sangat cantik malam ini" sambung papi
sedangkan Dave hanya melongo, mami menyenggol tangan Dave
"ehh lo beneran adek gue, kok cantik banget yaa,, coba bukan adek gue uda gue jadiin istri kali" canda Dave
key hanya tersipu mendengarnya
"yaudah yuk, nanti telat lagi" ucap papi
mereka pun akhirnya pergi ke restoran tempat janjian. setelah sampai.
"mam aku ke toilet dulu ya" ucap key
"yaudah, mau mami temenin gak takut sesat" tanya mami
"ihh mami aku kan udah gede masa kesasar sih, aku bisa sendiri " ucap key cembetut hehe
"yaudah jangan lama2" sambung mami
"oke" jawab key sambil berlalu.
keluarga key sampai di dalam restoran dan mencari di mana orang yg suda janjian mereka.
dan kebetulan orang yg janjian dg mereka meliha mereka.
"Ken sinii!! " seru orang itu sambil melambaikan tangan nya
"ohh Hai bro" ucap papi ken
"makin ganteng aja lo" ucap orang itu
"haha bisa aja lo, ni kenalin anak dan istri gue" ucap papi
Dave yg meliha mereka bicara seperti anak muda hanya bingung. dan kebetulan papi menoleh kearahnya.
"hey biasa aja dong mukanya, ini sahabat papi namanya om satria" ucap papi
"wahh tampan nya, eh tapi anak lo kan dua satunya mana? " tanya om satria
"di toilet, sebentar lagi sampai kayaknya" ucap papi
"oh yaudah, nih kenalin anak gue" ucap om satria sambil menyenggol bahu devan yg sibuk dg HP nya.
"devan om" ucap devan memperkenalkan diri, kemudian kembali memainkan HP nya
'ini kan cowok yg tadi nganterin adek gue pulang'batin dave melihat devan
key celingak celinguk mencari orang tuanya.
Dave tak sengaja melihatnya pun memanggilnya. "dekk,, sini" serunya melambaikan tangan
key pun tersenyum melihatnya, sampai di meja.
key menyapa om satria, dan tante lena.
"om, tante, saya key anak bungsu papi ken dan mami Gita" ucap key sambil menyalami mereka
devan yg sejak tadi fokus mendengar suara key langsung mendongakan kepala nya, dan kebetulan key juga melihatnya.
"key,, haii" seru devan tersenyum
"oh haii dev,kok loh disini? "tanya key
" ya ini orang tua gue"jawab devan menunjuk papa mamanya
"jadi kalian udah saling kenal? " tanya om satria
"iya pa, aku dan key satu sekolah" jawab devan
"wah bagus dong kalo gitu, berarti lancar2 aja" ucap papi
"apanya yg lancar pi/om? " ucap key dan devan barengan
"gpp kok hehe" ucap papi
"yaudah yuk makan, keburu dingin" ucap om satria
mereka semua pun makan dg tenang.
selesai makan devan meminta izin untuk membawa key jalan2.
"om boleh saya bawa key jalan2 dulu" ucap devan
"oh silahkan, tapi jangan terlalu malam ya pulang nya" jawab papi
"baik om, kami duluan" pamit devan sambil menyalami satu persatu dari mereka
"ayo key" ajak devan sambil menggandeng tangan key keluar dari restoran.
mobil melaju meninggalkan restoran.
tak lama mereka sampai di bukit yg tak terlalu tinggi, namun pemandangan di atas sana sangat indah, bahkan di sana bukan hanya ada mereka tapi banyak sekali muda mudi berpasangan ada di sana.
"emm key mau jagung bakar gak" tanya devan
"boleh" ucap key sembari menatap pemandangan dari atas bukit.
devan pergi memesan jagung bakar.
tak lama devan telah kembali membawa dua jagung bakar yg siap di santap.
setelah selesai. devan mengeluarkan sesuatu dari sakunya.
"keyna sayna alesky , will you be my girl friend? " ucap devan, sontak seluruh orang yg ad di situ terdiam menunggu jawaban key.
cukup lama key terdiam karena kaget.
"key ? " ucap devan lagi
"ehh ahh aduh gimana ya, bingung gue mau jawab apa" kikuk key
"Terima, Terima, Terima, terima" ucap para pengunjung bukit itu.
"em i-iya" jawab key , sebenernya key belum sangat yakin sama perasaannya tapi ya di coba dulu aja.
"YES, AKHIRNYA'' teriak devan
" hahaha, makasih babe"seru devan sambil memeluk dan memutar tubuh key.
setelah itu dia memasangkan cincin yg dia bawa ke jari key.
"ahhh sweet nya"
"cocok banget, yg satu ganteng yg satu cantik"
"sayang mau juga di gituin"
dan masih banyak lagi seruan2 lainnya
sedangkan key hanya tersipu malu.
"ayo sayang kita keliling kota ini" ajak devan sambil menggandeng tangan key.
key dan devan berkeliling kota dg key memeluk devan erat .
"makasih sayang, aku bahagia banget " ucap devan tersenyum bahagia.
"iya sama2" jawab key sembari memeluk devan lebih erat lagi, sebab dia sedang kedinginan se