
sedangkan di sisi nathan saat ini dia sedang duduk di cafe mall itu,namun saat ingin memesan makanan ada seorang wanita langsung duduk begitu saja, saat itulah key melihat nya setelah key pergi, nathan langsung beranjak dari duduknya untuk menghindari perempuan itu dan pergi dari cafe itu.
"eh tunggu, kamu mau kemana? " ucap perempuan yg tadi duduk di depan nathan namun tidak di hiraukan nathan sama sekali.
nathan sekilas melihat ke arah key dkk, dan melihat key yg seperti melamun. kemudian bergegas pergi.
sedangkan key dkk saat ini tengah asik memilih2 pakaian lebih tepatnya angel dkk yg tengah asik sedangkan key memilih sambil melamun.
'siapa perempuan tadi, apa pacar kak nathan, tapi kan kata Mommy kak nathan tidak pernah dekat dg perempuan mana pun selain mommy karena trauma yg di deritanya, tapi sebenarnya trauma apa,dan apa mungkin trauma nya sudah hilang? 'batin key menerka2
"ssstt" isyarat vio ke pada angel dan lala
"apa? " ucap angel dan lala berbisik2
"tuh liat" ucap vio sambil menunjuk key, angel dan lala kemudian menatap key dg tatapan bingung.
"dia kenapa? " tanya angel berbisik
"gak tau, tapi setelah kita melewati pintu masuk butik ini dia jadi begitu" ucap vio berbisik2
"galau dia" celetuk lala
"lo tau dari mana? " tanya vio
"ekspresi nya, soalnya lala pernah ngalamin hehe" ucap lala cengengesan
"galau kenapa? " tanya angel
"apa mungkin dia mikirin devan? " tebak vio
"atau dia melihat devan dan istrinya ada di mall ini? " angel ikut2an menebak
"kagak taulah, tanya aja sendiri, lala bukan cenayang tau" ucap lala singkat kemudian kembali sibuk memilih pakaian
"hmm gue penasaran" ucap vio berbisik pada angel
"sama" ucap angel berbisik juga
"kudu di cari tau ini mah" ucap vio bersemangat
"boleh2 , tapi gimana caranya? " tanya angel
"hehe, tanyakan saja pada rumput yg bergoyang, karena pikiran gue lagi disini jadi buntu untuk mikirin masalah lain" ucap vio cengengesan
angel hanya mendengus mendengar ucapan vio, kemudian mereka sibuk kembali.
"hey tapi tunggu deh, gue dari tadi berpikir dan seperti nya tau apa masalah key"ucap lala tiba2
" apa2 coba kasih tau"ucap vio dan angel antusias
"key lagi dapet" ucap lala polos dg antusias
angel dg vio langsung memasang wajah datar dan menepuk keningnya.
"masih aja tuh orang nyimpen sifat kek gitu" ucap vio mendumel dg pelan.
angel segera menghampiri key, dan menepuk bahunya.
"woyyy, lo kenapa dah dari tadi kagak fokus amat" sentak angel sampai membuat key kaget. key langsung melotot kan matanya.
"ehehe, sorry lagian lo sih kenapa melamun terus dari tadi, sini cerita sama aing" ucap angel
"nanti deh setelah pulang" ucap key, ya sebenarnya dari mereka berempat angel lebih dewasa dan bisa menjaga rahasia key sering cerita setiap masalah pada angel, bukan karena tidak percaya pada lala dan vio tapi kalo cerita pada mereka yg ada bukan masalah selesai namun menambah masalah.
"lo aja" ucap key
"oke" ucap angel tak lama kemudian lala dan vio menhampiri mereka.
"hayo loh pada ngomongin apaan? " ucap vio
"kepo luh" ucap angel berlalu pergi
"isss, key cantik kasih tau dong" ucap vio sambil memasang mata puppy eyes nya.
"bukan apa2 kita lagi ngomongin masalah markas, katanya beberapa waktu lalu ada masalah namun sudah di selesai kan oleh mereka" ucap key berbohong
"iyalah?? kok gue gak tau yah, la lo tau juga? " tanya vio
"mana ku tahu" ucap lala sambil mengedikkan bahunya
"tuh kan bener, lo bohongkan" ucap vio
"Aiss kalo gak percaya telpon ben aja" ucap key kemudian bergegas kabur dari rentetan pertanyaan vio.
"isss kenapa kabur semua sih" ucap vio kemudian menoleh ke arah lala dan ternyata lala juga sudah pergi, tambah kesal lah vio di buatnya.
"nyebelin" gerutu vio sambil menghentak kan kakinya dan berlalu pergi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
saat ini angel dkk sudah pulang, begitu juga dg mommy dan mami key serta Olivia. kini hanya tertinggal key seorang, hari sudah sore namun key belum beranjak pulang, saat ini dia sedang memikirkan nathan di taman sendirian.
"apa gue salah suka sama lo kak" gumam key kemudian beranjak dari duduknya untuk pergi.
saat berjalan key tak sengaja bertabrakan dg seseorang karena dia berjalan sambil melamun.
bruk suara mereka bertabrakan key akan terjatuh ke belakang dan orang yg bertabrakan dg nya menangkap nya namun orang itu ikut terpleset terjadilah hal yg tak di inginkan (key terjatuh di atas tubuh orang itu guys dan juga tak sengaja bibir mereka bertemu wkwkwk) key langsung membulatkan matanya, karena orang yg ada di bawahnya malah memperdalam ciuman mereka dg menahan tengkuk key, key memukul2 dada orang itu karena mengira orang yg tidak di kenal tiba2 mengambil ciuman pertamanya dan saat ciuman terlepas begitu terkejut nya key karena ternyata yg mengambil ciumannya adalah nathan, key buru2 beranjak dari atas tubuh nathan dan segera berdiri.
"k-ka-kak na-nathan ngapain? " tanya key gugup
"anggap aja tidak terjadi apapun" ucap nathan santai berbeda dg dalam hatinya bahkan jantung nya hampir copot karena sakin kencangnya berdetakberdetak.
'apa yg gue lakuin, yaampun ini bukan gue, ya pasti ada setan tadi yg merasuki gue'batin nathan
"cihh kak nathan fikir aku cewek murahan gitu, setelah di rasakan terus di campakan, kak nathan udah ambil keperaw*nan bibir aku jadi kak nathan harus tanggung jawab" ucap key kesal padahal dalam hati kesenangan
"emang gue menghamili lo" ucap nathan ketus
"tapi kan kak nathan udah ambil keperawan*n bibir aku" ucap key kekeh
"tapi lo gak hamil kan, gara2 gue ci*m"ucap nathan
mereka terus berdebat, hingga key yg menjadi marah pun mengeluarkan kata2 yg menyakitkan untuk dirinya sendiri.
"yaudah kak, pergi aja sana kak, anggap aja aku cewek murahan yg mudah di ci*m sembarangan, sekalian anggap aja kita gak pernah kenal" marah key sambil meneteskan ari matanya dan kemudian berlari pergi.
nathan yg melihat key seperti itu menjadi merasa bersalah, dan ingin mengejar key namun di urungkan nya karena handphone nya berbunyi.
sedangkan di posisi key.
"kak nathan jahat banget sih, aku kan mau di bujuk, susul kek, setidaknya mintak maaf kek, hiks hiks jahat, terus kenapa ini ari mata keluar terus sih, kenapa gak mau berhenti hiks hiks" key mendumel sambil menangis
(salah paham terus mereka ini ya, haduh tenang2 sebentar lagi seru kok) fov author