bad girl vs cold prince

bad girl vs cold prince
bab 12



"lo pasti bohongkan? " ucap clara shock


"gue gak bohong, dia memang keyna sayna alesky" ucapan devan membuat clara langsung jatuh terduduk, karena shock berat, begitupun sisi dan Sinta.


sedangkan key hanya duduk santai di tempatnya, tak peduli apapun yg terjadi di sekitarnya, karena key sedang memikirkan nathan si kutub es.


'gue kenapa sih, gue udah punya pacar'ucap key kemudian memandang devan


"sayang ayo kita pergi?" ajak devan menarik tangan key untuk pergi dari sana


"kita mau kemana? " tanya key


"aku males sekolah, bolos yuk? " ajak devan


"baiklah" ucap key karena kalau pun tak belajar dia sudah pintar.


saat ini key dan devan sedang ada di salah satu mall terbesar di kota itu mereka bermain di time zone, sekarang mereka sudah ganti pakaian ya, karena anak sekolah tidak di perbolehkan memasuki mall menggunakan seragam sekolah.


namun disini yg hanya menikmati hanya devan, karena key sibuk dg pikirannya ketika bertemu dg nathan tadi, ya mereka tak sengaja bertemu lebih tepatnya key yg tak sengaja melihat nathan dg seorang perempuan yg bergelayut manja di lengannya, padahal aslinya tidak begitu.


flashback on.


nathan sedang menemani sang Mommy berbelanja di mall itu, namun dia pamit ke toilet sebentar.


"mom aku ke toilet sebentar ya, mommy gak apa2 kan? " ucap nathan


"iya" ucap mommy sedang memilih2 sayuran yg masih segar ke dalam troli


setelah nathan keluar toilet dia bertemu seorang perempuan yg selalu mengejsr2 nya, sebenarnya nathan sudah hilang kesabaran namun masih berusaha dia tahan karena tidak ingin membuat keributan, apalagi saat wanita itu bergelayut di lengannya,saat itulah key melihat nya, namun saat nathan menghempaskan tangan wanita itu key sudah pergi jadi tidak melihatnya.


setelah itu nathan pun kembali ke tempat di mana mommy nya berada menunggu sang mommy yg tidak selesai2 dari dua jam lalu.


"mom udah selesai belom sih" ucap nathan


"iya iya ini udah selesai kok" ucap mommy Lina


"yaudah mommy duduk dulu, biar nathan yg bayar" ucap nathan kemudian mengambil alih troli yg di bawa mommy nya.


setelah selesai mereka langsung pulang.


sedangkan saat ini key dan devan sedang makan di cafe yg ada di mall itu.


"kamu lagi mikirin apa sih yank?, kok kaya banyak yg di pikirin gitu" ucap devan sambil memegang tangan key


"eh nggak kok, cuma lagi pusing aja, sebentar lagi kan kita ujian kelulusan, takut gak lulus" kilah nya


"oh yaudah kalo gitu kita pulang aja, biar kamu bisa belajar untuk ujian senin depan, oh iya rencana nya kamu mau lanjutin kuliah di mana? " tanya devan sambil berjalan bergandengan tangan dengan key.


"kaya nya di amrik deh" ucap key


"oh jadi kita LDR an dong" ucap devan sedih


"emang kamu mau lanjutin di mana? " tanya key


"kayanya di kota ini, soalnya mau langsung bantuin papa di kantor" ucap devan


"gpp kan aku lanjutin di amrik?, soalnya itu impian aku sejak dulu" ucap key


"gpp kok" ucap devan tersenyum kemudian mengelus kepala key.


"iya, kamu percaya aja sama aku, aku gak bakal macem2 kok di sana" ucap key saat ini mereka sudah ada di dalam perjalanan pulang.


"iya aku percaya kok sama kamu" ucap devan kemudian menggenggam tangan key


'kamu emang baik, dan gak pantes untuk di sakitin, aku akan mengubur dalam2 perasaan ini pada kak nathan ucap key dalam hati sambil memandang devan.


seminggu kemudian, saat ini adalah ujian kelulusan untuk mereka, key dkk dan devan dkk sangat fokus untuk ujian ini karena menentukan lulus atau tidaknya. setelah ujian mereka berkumpul di kantin.


"yaampun kepala gue mau pecah sumpah" ucap brayn sambil menelungkup kan kepala nya di atas meja.


"ho'oh ngeri amat ya melihat soalnya, lebih seram dari pada melihat hantu" sambung vio


mereka semua menatap lala, karena memang lala itu jarang bicara sekali bicara ada aja tingkah konyolnya.


"memang kenapa yank? " ucap brayn


"tinggal hitung kancing aja, yg mana kancingnya berenti paling akhir itu lah jawab an nya


mereka semua menatap lala dg melongo, kecuali key dan devan tentunya.


" lo serius hitung kancing? "ucap vio memastikan


" iya"ucap lala polos


"hah, lo gak takut nanti gak lulus" sambung vio


"enggak, soalnya kan bagus kalo lala gak lulus karena lala bisa tetap sekolah disini tidak sekolah di tempat baru yg mungkin tidak akan bertemu kalian lagi" ucap polos lala


mereka menepuk kening masing2.


"yank walaupun udah lulus kita juga bakal tetap bisa bertemu, kan kita kuliah di satu tempat" ucap brayn


"emm, gue bakal kuliah di luar kota" ucap vio


"gue ke Jerman" ucap angel


"gue ke amrik" ucap key


"gue ke Singapura" ucap alex


"kalo gue London" ucap vino


"yahh cuma gue, lala,dan devan dong satu universitas? " ucap brayn sedih


"maaf" ucap mereka bersamaan


"sebenarnya gue juga ingin kuliah di amrik, tapi bokap gue gak ijinin, karena dia menyuruh gue untuk langsung belajar di kantor" ucap devan


"ahhh huaaaa, lala bakal pisah sama kalian" tangis lala pecah kemudian memeluk key, angel, dan vio.


"udah kita bakal tetep komunikasi kok, kan jaman sekarang canggih, udah bisa vc atau telpon kalo rindu" ucap angel


"hmm yaudah kita setelah ujian jalan2 yuk buat perpisahan" ucap key


"boleh" ucap devan


"mau kemana? " tanya mereka


"bali aja gimana, kebetulan di sana ada villa keluarga gue" ucap devan


"boleh tuh" ucap mereka semua.


seminggu kemudian saat ini mereka akan berangkat menuju bali liburan bersama, menggunakan jet pribadi keluarga alesky, di dalam jet mereka semua pada sibuk dg kegiatan masing2, key yg sedang bersender di bahu devan, angel yg melihat pemandangan luar, vio yg sibuk selfi(ponselnya mode pesawat ya) dan yg lainnya yg tidur.


"kamu gak tidur babe? " ucap devan


"males, mau gini aja" ucap key manja


'karena aku mau memperdalam perasaan ku padamu, dan melupakan kak nathan'batin key


devan tersenyum mendengar ucapan manja key, kemudian memeluk key dg erat.


'sebentar lagi kita akan berpisah, aku akan terus mengukir kenangan2 indah di hatimu'batin devan sambil menatap key


"nanti di sana jangan nakal ya, inget aku " ucap devan


"iya, kamu tenang aja, aku bakal tetap ada sama kamu kok, aku orangnya setia" ucap key


"iya aku juga bakal setia sama kamu, aku janji akan jaga perasaan aku hanya untuk kamu, karena hanya kamu yg aku cintai" ucap devan manis sambil tersenyum, key membalas senyum devan