bad girl vs cold prince

bad girl vs cold prince
Bab 19



bukan apa namun nathan terbayang2 terus wajah key, entah merasa bersalah atau bahkan mulai cinta hehe.


saat ini key sudah sampai di tempat pembangunan kantornya. dia sedang melihat 2 di sana di temani oleh mandor yg bekerja di sana.


"gedung ini akan jadi kurang lebih sebulan lagi bu," ucap mandor itu ya karena memang dia sudah tau siapa key sebenarnya.


"hmm, apa semuanya sesuai rencana? " tanya key


"benar bu, bahkan lebih baik dari rencana awal" ucap mandor itu


"baik lah pak kalo gitu saya pergi dulu" ucap key


mandor itu pun mengangguk kan kepalanya.


"silahkan bu" ucap mandor itu sambil menggeser posisinya berdiri saat ini agak ke samping


key pun pergi dari sana, karena hari sudah siang dia mampir di restoran ternama di kota itu untuk makan siang.


saat ingin memesan dia melihat nathan yg ternyata sedang ada di sana dg client nya.


"hah kenapa dimana2 ada dia sih" gumam key lirih kemudian berdiri memanggil pelayan dan memesan tempat VIP yg tertutup dg berbisik.


pelayan itu pun membawa nya pergi dari sana dan memasuki ruangan yg di pesan key, key kemudian memesan makanan nya.


tak lama pesanan nya datang dan key mulai menikmati makanan nya.


sedangkan di posisi nathan, saat ini telah selesai rapat dg client nya dan nathan langsung pamit pada client nya.


"kalau begitu saya permisi dulu, karena masih ada urusan" ucap nathan kemudian menjulurkan tangannya untuk berjabat


"baik Pak nathan, senang bekerja sama dg anda, silahkan" ucap client itu menjabat tangan nathan setelah nya nathan langsung pergi dari sana untuk mencari key, melihat pelayan yg tadi bicara dg key nathan langsung menahannya.


"permisi" ucap nathan


"iya Pak ada yg bisa saya bantu? " ucap pelayan wanita itu sambil terpesona melihat nathan


"wanita yg tadi bicara dg anda pindah kemana ya? " tanya nathan


"oh maksudnya wanita yg memakai dress hitam tadi ya" ucap pelayan wanita itu


"iya dia pindah kemana? " ulang Nathan


"VIP di sebelah sana pak"ucap pelayan itu sambil jarinya menunjuk ruangan key berada dg mata terus menatap nathan


nathan langsung pergi tanpa menjawab ucapan pelayan itu, nathan membuka pintu dan melihat key tengah menikmati makanannya. dia hanya menatap sambil berdiri di dekat pintu.


key mendongak kan kepala nya mendengar suara orang membuka pintunya, setelah melihat nathan yg masuk dia menghentikan makannya dan berbicara dg nathan dg ketus.


"ngapain anda kesini?bukannya ini ruangan privat ya dan gak boleh di masuki oleh orang lain " ucap key ketus


"mencarimu" ucap nathan kemudian berjalan perlahan ke arah key. key langsung beranjak dari duduknya untuk pergi dari sana namun nathan mencegahnya dg memegang tangan key.


"kenapa kamu menghindari saya? " ucap nathan sambil menatap ke samping di mana tempat key berada


"terserah saya dong, apa urusannya dg anda? " ucap key ketus dan berusaha melepaskan tangannya.


"lepasin saya mau pulang" sambung nya dg terus memberontak namun tenaga nathan jauh lebih besar tidak kehabisan akal key mengigit tangan nathan dan berhasil tangannya terlepas key bergegas ingin membuka pintu namun di dahului nathan. nathan mengukung tubuh key di belakang pintu.


"kenapa menghindari ku, jawab? " tanya nathan mengintimidasi key


"lepasin aku, terakhir kita ketemu aku udah bilang kan, anggap aja kita gak pernah kenal" ketus key


"lepasin aku nat" ucap key kemudian


"kamu yg bikin aku gini nathan,jauhin aku nathan aku kan udah bilang anggap aja kita gak pernah kenal" ucap key kesal


"tidak bisa" ucap nathan


"kenapa tidak bisa, seharusnya bisa dong" ucap key lagi


"karena..... " ucap nathan menggantung


"karena apa? " ucap key


"ahh gak papa" ucap nathan kemudian melepaskan kungkungan nya pada key dan pergi begitu saja.


sedangkan key yg di tinggal begitu saja hanya menggeleng kan kepala.


"dasar aneh" ucap key kemudian pergi


sedangkan di lain sisi nathan saat ini tengah berada di dalam mobil sedang mendumel.


"apa yg gue lakuin tadi sih, astaga kenapa sifat gue berubah saat bersama tu cewek, ini bukan gue banget"gumam nathan


" ah sudahlah mending gue kembali ke kantor"ucap nathan kemudian melajukan mobilnya kembali ke kantor nya.


sedangkan di lain sisi sahabat key saat ini tengah berkumpul.


"key kemana ya? " tanya angel


"entahlah di telp gak di angkat juga, oh ya pembangunan perusahaan key kayanya sebentar lagi selesai deh" ucap vio.


"katanya sih sudah 80%" ucap lala sambil makan cemilan, ucapan lala membuat angel dan vio menatap nya.


"tau dari mana lo? " ucap vio menginterogasi lala


"eh emm hehe dari kak kevin" ucap lala kikuk


"wahh sekarang lo lagi deket sama kak kevin ya? " tanya vio sedangkan angel hanya melihat mereka.


"baru deket sih" ucap lala


"aishh gue ketinggalan mulu ya dari lo, lo polos2 bangsat, lah gue polos nggak tapi jomblo mulu"dumel vio


" bukannya lo ya yg sering nolak cowok dg beribu alasan"ucap angel skak mat vio langsung terdiam dg cengir kuda menunjukkan giginya.


"nah loh gak bisa bales kan hahahaha" ucap lala ya memang vio sampai saat ini belum pernah pacaran padahal banyak cowok cakep yg nembak dia salah satunya vino teman devan mantan kekasih key. namun tidak satupun dari mereka yg di Terima oleh vio. alasannya belum mau pacaran lah, kalau di tanya teman2 nya kenapa jawab nya selalu'belum ada yg cocok' gitu aja terus.


Sedangkan angel sudah pernah pacaran namun ya sama kaya key di tinggal nikah itulah kenapa dia sekarang memilih jomblo, kisah cinta yg tragis. di antara mereka berempat hanya lala yg sering gonta ganti pacar padahal mereka cantik2 loh.


"lo juga kenapa milih jomblo? " tanya vio pada angel keceplosan kemudian langsung menutup mulutnya,pertanyaan itu langsung membuat angel terdiam. vio merutuk I mulutnya yg ember.


'nih mulut lemes amat aduh, gak enak kan gue'batin vio


sedangkan lala yg melihat suasana canggung mencoba mencairkan suasana.


"eh iya kata kak kevin key suka sama cowok siapa ya? " ucap lala


"kalau cowok itu baik, gue bakal buat mereka bersama deh kasian gue sama key" ucap vio


"hmm gue juga bakal dukung mereka, asal dia bisa membahagiakan key" ucap angel tulus


"ho'oh bener apa kata kalian, kalo perlu kita jadi mak comblang mereka" ucap lala


"sebenarnya gue tahu key suka sama siapa" ucap angel tiba2 .