
Keesokan harinya seperti biasa Salma bersiap - siap.
Hari ini salma akan pergi kantor, karena dirinya merasa bosan berada di rumah terus.
Salma berangkat bersama Varun karena hari Salma juga malas untuk menyetir mobilnya sendirian.
Saat di mobil, arah mata Salma melihat ke wajahnya Varun.
" Kenapa wajah kamu bisa terluka seperti itu? " Tanya Salma
" Apa kamu habis berantam sama orang lain? " Tanya Salma lagi.
" Kemarin itu ada yang menyerang saya, namun saya juga kurang tau kenapa dia bisa menyerang saya. " Jawab Varun yang sedang fokus menyetir
" Terus kenapa gak di obatin? " Tanya Salma
" Ini hanya luka kecil saja kok nona. " Jawab Varun
" Walaupun luka nya kecil pasti setelah membaik nanti bakalan meninggalkan bekas. " Ucap Salma.
" Iya nona saya tahu. " Kata Varun
Mereka pun sampai di kantor.
" Varun kamu ikut saya langsung keruangan saya. " Ucap Salma
" Baik nona. "
Varun pun masuk ke ruangan kerja Salma.
Salma mengambil kotak obat yang ada di dalam ruangannya, lalu Salma mengobati luka yang ada di wajah Varun.
Melihat Salma yang sedang memegang wajahnya, jantung Varun pun berdetak kencang.
" Aduhh kenapa jantungku berdetak lebih kencang? " Ucap batin Varun bertanya - tanya.
Varun sempat memandang wajah cantik Salma, namun segera memalingkan pandangannya itu karena Salma melihat dirinya.
" Sekarang lukamu sudah aku obatin dan aku tutup dengan plaster. " Kata Salma sambil tersenyum.
" Hmm makasih Nona. " Ucap Varun.
" Iya. Sekarang kamu bisa ke ruangan kamu. " Kata Salma.
" Baik Nona. " Ucap Varun lalu pergi meninggalkan Salma.
Saat di dalam ruanggannya Varun terus berpikir mengenai kejadian tadi.
" Akhirnya detak jantungku kembali normal lagi. " Ucap Varun
Varun melihat kaca dan melihat luka yang telah diobatin oleh Salma.
" Belakangan ini aku selalu merasa ada yang aneh bila Nona Salma berada dekat denganku. " Ucap Varun.
Setelah cukup lama memikirkan Salma, Varun kembali mengurus urusan kantor.
Sementara Salma hanya melihat hp saja saat berada di dalam ruangannya.
Tiba - tiba hp Salma berdering.
" Ini nomer siapa ya? " Ucap Salma yang merasa penasaran. Lalu Salma mengangkat telponnya.
" Halo. "
" Iya halo. Apa ini benar nomer hp Salma Aleeya? "
" Iya benar. Anda siapa ya? "
" Hai tuan putri apa kabar? "
" Tu Tu tuan putri?? Apa kamu Miko? " Tanya Salma
" Iya benar saya Miko. "
Salma tertawa kecil " Ini seriusan lo Miko? "
Mereka berdua saling bertanya saat menelpon.
" Iya ini aku lo Tuan putri. " Jawab Miko
" Udah lama banget lo kita gak ketemu, tapi kamu masih aja ingat dengan panggilan itu. " Ucap Salma
" Iya tentu aku masih ingat, mana mungkin aku melupakan sahabat aku. " Kata Miko
" Oiya Salma, kamu masih ingat wajah aku gak? Tanya Miko
" Aku udah lupa, maaf ya. " Jawab Salma
" Gak apa - apa, itu wajar kok, lagiankan kita udah lama banget gak ketemu. " Ucap Miko.
" Bagaimana kalau kita berdua ketemu nanti siang. " Ajak Miko
" Hmm Boleh.. Mau ketemu dimana? " Tanya Salma
" Di kantor kamu aja. " Jawab Miko.
" Emang kamu tau dimana alamat kantor aku? " Tanya Salma
" Aku tau. Kamu tenang aja. " Jawab Miko.
Mereka berdua mengobrol lama di telpon.
Miko adalah sahabat Salma yang sudah lama tidak saling bertemu. Dulu mereka sangat dekat sekali karena jarak rumah mereka berdua dekat.
Mereka berpisah dari umur 12 tahun, saat itu Miko ikut orang tuanya pergi keluar kota. Dan kini Miko kembali dan ingin sekali bertemu dengan Salma.
Pukul 12 : 45
Miko datang ke kantor Salma.
" Jadi ini kantor nya. Besar juga ya. " Ucap Miko
Namun Miko menyuruh karyawan itu untuk memanggil Salma agar datang menemuinya.
Karyawan itu pun menghampirin Salma.
Setelah itu Miko menunggu di depan.
Salma pun langsung keluar dari ruangannya untuk menemui Miko.
" Apa itu Miko ya? " Ucap Salma
Salma menghampiri pria yang berdiri di jendela kantornya.
" Miko? " Panggil Salma
Miko pun berbalik badan menghadap Salma.
" Hai Tuan putri. " Ucap Miko sambil tersenyum.
" Ini seriusan kamu Miko? " Tanya Salma heran
" Iya lah. Lihat Miko yang kamu kenal sudah tumbuh menjadi pria tampan. " Jawab Miko.
" Aku tampan kan? " tanya Miko
" Iya kamu tampan sekali. "
Mereka berpelukan, Miko berbisik " Kamu cantik sekali Salma. "
" Dari dulu aku memang selalu cantik. " Ucap Salma.
Lalu Salma mengajak Miko ke ruangannya.
Mereka berdua saling mengobrol dan bercerita tentang masa kecil mereka yang penuh dengan cerita yang lucu dan menyenangkan.
Miko tertawa saat mengingat masa kecilnya dengan Salma.
Visual Miko
Setelah cukup lama berbincang, mereka berdua pun sempat pergi bersama.
" Miko kamu tinggal dimana? " Tanya Salma
" Saat ini aku masih di hotel. " Jawab Miko.
" Mau lihat hotel aku gak? " Tanya Miko
Salma mengangguk yang menandakan berarti dia mau.
Mereka pun sampai di hotel.
" Ayo kamu duduk dulu. " Ucap Miko
Mereka berdua kembali berbincang lagi.
Seharian tadi Miko dan Salma jalan - jalan ke mall, bahkan Miko membelikan Salma baju.
Hari pun mulai berganti malam.
" Miko aku harus pulang, ini sudah malam. " Ucap Salma
" Mmm Pulang ya. " Jawab Miko
" Iya. Kamu bisa antar aku kan? " Tanya Salma
" Bisa. Tapi kamu apa gak bisa untuk tidur disini bersamaku? " Tanya Miko
" Hah.. Ya gak mungkinlah Miko. " Jawab Salma
" Ayolah Salma, aku itu masih kangen sama kamu. Lagian malam ini aku mau ngajak kamu untuk nonton drama. " Ajak Miko
" Ayolah Salma, kan udah lama kita gak nonton drama bareng. " Ucap Miko lagi
Miko terus membujuk Salma agar tidak pulang malam ini.
Setelah berpikir, Salma pun akhirnya mau.
Dan benar saja, mereka menonton drama bersama seperti apa yang pernah mereka lakukan dulu.
Keduanya pun tertawa karena drama yang mereka tonton itu banyak adegan lucunya.
Saat tengah asyik menonton, Miko melihat wajah cantik Salma.
" Kenapa Salma jadi semakin cantik saja ya. " Gumam Miko dalam hati.
" Apa dia sudah mempunyai pacar? Aku harap belum lah, karena aku ingin sekali menjadikan Salma sebagai istriku. " Ucap Miko dalam hati.
Salma menyadari Miko yang sedari tadi memandangnya.
" Ada apa Miko? Kenapa kamu terus memandangin diriku? " Tanya Salma
" Aku hanya terpesona dengan kecantikan dirimu. " Jawab Miko.
Mendengar perkataan itu, Salma Tersenyum kecil dan melanjutkan kembali menonton drama.
Sementara Miko pergi sebentar ke kamar untuk mengganti pakaiannya.
" Kamu mau tidur ya? " Tanya Salma, dia bertanya seperti itu karena melihat Miko yang sudah memakai pakaian tidur.
" Gak kok, aku masih mau menonton aja. " Jawab mereka.
Jam pun menunjukan pukul 02 : 15, Salma pun tertidur karena sudah memgantuk.
Miko membawa Salma ke tempat tidurnya, sementara Miko tidur di kursi depan tv.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT...