
Keesokan harinya Salma berangkat ke kantor seperti biasa. Beberapa hari ini dirinya harus sering ke kantor untuk mengurus pekerjaan perusahaannya.
Dari jam 7 pagi hingga jam 13:40 siang dirinya terus berada di kantor, semua pekerjaannya hari ini dia kerjakan dengan cepat agar bisa bertemu kekasihnya.
" Salma kamu bisa ikut aku sebentar ke ruangan saya? " Ucap Andrian sambil melihat keadaan di sekitar kantor
" Bisa. " Jawab Salma, lalu Salma mengikuti Andrian dari belakang.
Di ruangan Andrian
" Ada apa Andrian? " Tanya Salma
" Apa malam ini kamu ada acara? " Tanya Andrian pada Salma.
" Gak ada sih. Emang kenapa? "
" Tadi aku disuruh Harrison untuk menayakan hal ini padamu, tapi dia tak memberitahu aku alasannya. " Jelas Andrian.
Salma merasa bingung kenapa Harrison menyuruh Andrian yang menanyakan hal ini.
" Sekarang Harrison nya dimana? " Tanya Salma dengan raut muka yang bingung.
" Baru aja keluar tadi. " Jawab Andrian
" O begitu, yasudah aku mau pergi dulu ya. " Ucap Salma.
" iya. " Kata Andrian singkat
Salma keluar dari ruang kerja Andrian, sambil masih terus berpikir mengenai pertanyaan Andrian tadi.
Salma pergi menuju tempat parkir mobilnya, Saat mau masuk ke dalam mobil dirinya melihat Harrison sedang berbicara dengan wanita lain yang merupakan salah satu pekerja di Perusahaan Salma.
" Itu dia Harrison. "
Salma melihat jam di tangannya. " Gawat ini udah jam 14:15 siang, aku harus segera pergi kerumah Miko. "
Salma langsung masuk ke dalam mobilnya dan dengan cepat melajukan mobilnya.
Saat mobil Salma sudah melaju, Harrison melihatnya.
" Mau kemana Salma? " Ucap Batin Harrison.
Harrison langsung masuk ke dalam kantor dan mencari Andrian di ruang kerja.
" Gimana udah kau bilang tadi. "
" Udah, cuma Wajah Salma tadi terlihat agak bingung. " Jawab Andrian
" Ok thanks ya. " Ucap Harrison, lalu langsung pergi dari ruangan Andrian.
Andrian yang melihat tingkah temannya itu hanya sedikit merasa aneh saja karena Harrison tidak bersikap seperti Harrison yang dulu.
" Dia berubah begitu cepat. " Ucap Andrian
Di Rumah Miko
Melihat Mobil Salma, kakak ipar Miko langsung menghampiri Salma.
" Hai Salma. " Sapa Alina
" Hai kak. " Sapa Salma balik sambil cipika cipiki dengan Alina.
" Gimana kabar kamu Salma? " Tanya Alina
" Baik kok kak. Oh iya ini Salma ada oleh - oleh dari London. " Jawab Salma sambil memberikan barang yang dia bawa.
" Untuk kakak? Makasih ya. " Ucap Alina sambil melihat barang yang dikasih Alina.
Salma tersenyum " Iya kak. "
Alina mengajak Salma masuk ke dalam rumah.
" Miko nya mana Kak? " Tanya Salma
" Di kamar. " Jawab Alina
" Aku ke kamarnya dulu ya kak. " Ucap Salma.
Salma Jalan menuju kamar Miko.
Tok
Tok
Tok
" Sayang. " Panggil Salma.
" Sayang aku masuk ya. "
Salma pun membuka pintu kamar Miko.
" Pantesan aja gak nyahut pas aku panggil. " Ucap Salma yang melihat pacarnya itu tidur.
" Tidurnya nyenyak sekali. Mungkin dia kecapekkan. " Ucap Salma sambil mengelus rambut pacarnya.
Salma meletakan hadiah yang akan dia beri untuk pacarnya itu di atas lemari kecil.
Salma terus menyentuh pipi pacarnya secara lembut.
" Bagaimana mungkin dia bisa begitu tampan saat sedang tidur. " Ucap Salma sambil memegang hidung pacarnya itu.
" Iya karena aku sudah tampan dari lahir sayang. " Kata Miko yang tiba - tiba berbicara dengan mata yang masih tertutup.
Miko pun langsung bangkit dan membuka matanya sambil langsung tersenyum melihat pacarnya yang cantik itu.
Salma membalas senyuman Miko " Yeayy Akhirnya Sayangnya aku udah bangun.
" Iya sayang maaf ya tadi aku ketiduran karena kelamaan nunggu kamu. "
" Mmm Mian Sayang. " Ucap Salma sambil memandang Miko
" Iy gak apa - apa. " Kata Miko.
" Semalam itu ada yang bilang katanya dia kangen sama aku. " Ucap Salma yang sedang menyindir pacarnya itu
Miko tertawa kecil " Oh ya, siapa dia? " Tanya Miko
" Ada lah orangnya. " Jawab Salma yang sedang menahan tawa
" Kan gitu dia, gak mau ngasih tau. " Ucap Miko
" Sepertinya dia itu berkata bohonglah. " Kata Salma yang sudah mulai sedikit tertawa melihat pacarnya yang sedang berpura - pura tidak tau.
" Katanya kangen, Kok aku udah datang gak dipeluk sih. " Ucap Salma Kesal.
Miko tersenyum dan segera langsung memeluk Salma.
" Ini aku udah peluk. " Ucap Miko sambil membelai rambut Salma
Salma tersenyum saat berada di pelukan Pacarnya.
" Udah belum peluknya? " Tanya Miko dengan sedikit tertawa.
" Belum sayang. " Jawab Salma singkat namun tetap tersenyum.
" Hmm lama ya sayang. " Kata Miko
" Biarin. Aku kan kangen. " Ucap Salma.
" Kamu apa gak kangen sama aku Sayang? " Tanya Salma pada pacarnya.
" Enggak tuh sayang. " Jawab Miko bercanda
Salma langsung melepaskan pelukannya pada Miko.
" Ya udah aku pulang aja lah kalau gitu. " Ujar Salma yang merasa kesal.
" Hmm yaudah pulang lah sana. Hati - hati ya. " Ucap Miko yang terus mengerjain pacarnya
Mendengar ucapan Miko, Salma langsung mau keluar dari kamar, tapi saat Salma mau bangkit dari tempat tidur, Miko langsung menarik tangan Salma.
" Benaran mau pulang? " Tanya Miko
" iyalah. " Jawab Salma yang sudah tampak kesal.
Miko mendekati Wajah pacarnya itu " Aku tadi bercanda sayang. "
Lalu Miko mau mencium bibir Salma.
Saat mereka baru mau memulai ciuman, datanglah kakak ipar Miko.
Sontak saja mereka langsung menjauh satu sama lain.
" Salma, Kakak udah siapin minuman dan makanan untuk kamu. Ayo kita ke meja makan. " Ajak Alina yang melihat mereka dari pintu kamar.
" Iya kak. " Ujar Salma
Mereka berdua pun beranjak dari tempat tidur dan langsung mengikuti Alina dari belakang.
" Gagal deh Sayang. " Bisik Miko
Salma hanya tersenyum.
" Sayang pun tadi gak nutup pintu. " Bisik Miko lagi
" Aku lupa Sayang. " Ucap Salma sambil sedikit tertawa.
Tibalah mereka di meja makan. Dan sudah terdapat banyak makanan yang ada di meja.
Mereka pun makan bersama.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT..