
Di kediaman Miko
Miko hari ini sangat sibuk sehingga dirinya tidak bisa menjemput Salma di bandara.
Miko sudah mengabarin Salma bahwa dirinya sudah menyuruh Varun untuk menjemput Salma.
Miko dan sekertarisnya yang bernama yura pun pergi meeting.
Karena Karir Miko cukup bagus, Miko sering disibukan oleh pekerjaan kantor dan mengurus tender - tender yang harus ia menangkan.
Miko sengaja mempekerjakan Yura sebagai asistennya agar pekerjaannya sedikit ringan.
" Yura apa ada lagi jadwal meeting hari ini? " Tanya Miko yang sedang duduk di sofa yang ada di kantornya.
" Sudah tidak ada lagi, namun besok bakalan ada meeting lagi dan bos juga harus bertemu dengan rekan bisnis yang berasal dari luar kota. " Jawab Yura sambil memberitahu jadwal besok
Miko menghela nafas, lalu bertanya" Apa ada kemungkinan untuk aku bisa tidak datang ke kantor?"
" Di hari Rabu bisa karena di hari itu tidak ada jadwal meeting. " Jawab Yura
" Berarti aku bisa bertemu dengan pacarku. " Ucap Miko
" Apa pacar anda sudah kembali dari London? " Tanya Yura
" Dia baru saja sampai tadi. " Jawab Miko.
" Bagaimana kabar pacar Anda? " Tanya Yura Lagi.
" Dia baik - baik saja. " jawab Miko
" Syukurlah jika dia dalam keadaan baik. " Ucap Yura
Mereka berdua pun langsung ke ruangan Meeting.
Setelah selesai meeting, mereka langsung kembali keruangan untuk mengecek berkas berkas yang dikirim untuk ditanda tanganin.
" Aku rindu sekali denganmu Salma. " Ucap Miko dalam hati sambil melihat poto Salma yang ada di meja kerjanya.
Miko pun mengambil ponselnya dan langsung memulai panggilan Video dengan Salma.
" Sayang. " Panggil Miko
" Iya sayang, ada apa? " Tanya Salma
" Aku Rindu. " Jawab Miko
" Kesinilah sayang. " Ajak Salma
" Gak bisa aku masih banyak kerjaan. " Kata Miko dengan raut wajah yang sedih.
Saat sedang video Call, Yura Sekertaris Miko pun masuk.
" Maaf bos, ini ada berkas yang harus di tanda tanganin lagi. " Ucap Yura sambil menaruh berkas itu di meja.
" Taruh saja disitu. " Kata Miko
" Siapa itu Sayang. kok ada suara cewek? " Tanya Salma
Yura langsung keluar dari ruangan Miko, karena dirinya tak ingin menganggu bosnya yang sedang menelpon Salma.
" Sayang gak kesini? " Tanya Salma
" Hari rabu ya sayang. " Jawab Miko
" Iya udah, tapi beneran datang ya. "
" Iya sayang. "
Miko dan pacarnya itu cukup lama berbincang melalui Video Call karena mereka berdua itu sudah lama tidak bertemu.
Sementara Yura kembali ke meja kerjanya.
" Bos Miko sepertinya sangat menyayangin Pacarnya itu. " Gumam Batin Yura.
Yura baru saja mengenal Miko selama kurang lebih 2 bulan.
Sikap Miko kepada Yura itu sangat baik dan juga peduli pada Yura.
Sementara Miko yang sudah mengurus semua berkas, dirinya memutuskan untuk pulang.
" Ayo yura kita pulang. " Ajak Miko pada sekertarisnya itu.
" Iya bos. "
Miko dan Yura sering berangkat dan pulang bersama, bahkan Yura tinggal di tempat yang tidak jauh dari rumah Miko.
" Yura apa kau akan terus seperti ini? " Tanya Miko
" Iya tentu saja aku akan seperti ini. " Jawab Yura
" Apa kau tidak merasa takut atau merasa terbebanin? " Tanya Miko lagi sambil tetap fokus menyetir.
" Perasaan itu hanya muncul di awal saja dan itu sempat membuatku binggung, tapi setelah cukup lama aku menjalaninya, aku jadi terbiasa dan sama sekali tidak merasa terbebanin. " Jawab Yura sambil menjelaskan pada Miko.
Tak lama mereka pun sampai di rumah mereka.
Saat dirumah, Miko melihat kakaknya sedang berbicara dengan pria lain.
Miko pun menghampiri kakaknya.
" Kak siapa dia? " Tanya Miko
" Tetangga baru kita, mereka baru pindah. " Jawab Alina.
Miko berkenalan dengan pria itu, namun Miko tampaknya tidak begitu menyukai Pria itu.
" Tampangnya aja kriminal gitu. Kok kakak berani ya melihatnya. " Gumam batin Miko.
Miko baru akan masuk ke dalam rumah jika kakak iparnya juga masuk.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT...