
Satu persatu sahabat Salma pun datang, hanya tinggal Daeh saja yang belum datang.
Sahabat Salma pun menunggu Daeh di dalam kamar Salma.
" Kita mau ngapain ni? " Tanya Citra sambil tiduran di kursi yang ada di kamar Salma
" Kita mau bantu Daeh agar dia tidak terlalu kesusahan dalam hidupnya. " Jawab Rukshar
" Oo. " Ucap Citra
Daeh pun datang dan masuk ke kamar Salma.
" Ada apa ya Salma? " Tanya Daeh
" Udah duduk dulu sini. " Ajak Alexsa
Daeh pun duduk di tempat tidur Salma.
" Jadi disini kami semua mau membantu kamu. Kami boleh kan membantu? " Ucap Alexsa
" Bantu apa? " Tanya Daeh penasaran
" Kan kamu selalu disuruh kakakmu kerja, jadi kami tadi udah sepakat bahwa kamu akan kerja di butik Rukshar. " Jawab Citra
" Iya gimana kamu mau kan Daeh? Gajinya lumayan kok. " Ucap Rukshar
" Iya aku mau kok. " Kata Daeh sambil tersenyum
" Apa kakakmu tidak mau kerja? " Tanya Citra kepada Daeh
" Kakak mau kerja, tapi kakak orangnya suka pemilih." Jawab Daeh
" Kira - kira kakakmu mau gak untuk kerja bersama Alexsa? " Tanya Salma
" Kerja apa? " Tanya Daeh lagi.
" Kerja nya belum tau lagi karena aku belum melihat lowongan di restaurant ku. Tapi kamu tanya aja dulu sama Kakakmu. " Jelas Alexsa
" Iya udah nanti aku tanya dulu. " Ucap Daeh.
" Ya udah sekarangkan masalahnya udah beres. Bagaimana kalau kita jalan - jalan bareng. " Ajak Citra
" Hmm Boleh juga tu. " Ucap Salma
" Kau ikut ya Daeh. " Ajak Rukshar
" Maaf kak, Aku gak bisa karena aku harus kerja lagi. " Ucap Daeh
" Kerjaan kau pasti banyak ya Daeh? " Tanya Alexsa
" Iya, aku harus ngantar beberapa alat make up dan baju pesanan orang ni. " Jawab Daeh.
" Yaudah gue bantuin deh. Mana alamatnya. " Tanya Rukshar
" Gak Usah kak, nanti ngerepotin. " Ucap Daeh
" Gak ada yang ngerepotin kok. " Kata Rukshar.
Mereka pun membagi tugas untuk membantu Daeh.
Daeh akan menyelesaikan pekerjaannya di supermarket.
Lalu Rukshar Dan Citra mengantar pesanan Make up, sementara Salma Dan Alexsa mengantar pesanan baju.
Mereka pun pergi dengan menaiki mobil, sedangkan Daeh menaikin sepeda motornya.
Saat itu Daeh merasa senang karena mempunyai sahabat yang baik dan suka membantu seperti mereka.
Di mobil Rukshar dan Citra
" Aku kira Daeh cuma jadi pekerja paruh waktu saja, ternyata dia juga jualan Online. " Ucap Citra sambil fokus menyetir
" Mungkin dia jualan Online untuk mencari penghasilan harian, kan kalau kerja di toko atau supermarket kan gajiannya tiap bulan. " Kata Rukshar yang sedang fokus melihat hp nya.
Saat sampai ditujuan, Rukshar pun langsung memberikan barang yang sudah dibeli oleh pelangan Daeh.
Setelah itu Rukshar kembali ke mobil.
" Berapa pendapatannya? " Tanya Citra
" Semuanya 200 ribu, tapi tadi aku mintak ongkir sebanyak 20 ribu. " Jawab Rukshar sambil menghitung uangnya.
" Lumayanlah itu. " Ucap Citra
Di mobil Salma dan Alexsa
Salma dan Alexsa juga sudah sampai di tempat tujuan.
Alexsa yang turun dan memberikan barang pesanan kepada pelanggan.
Alexsa pun kembali masuk mobil setelah mengambil bayaran dari pelanggan yang membeli baju.
" Lumayan juga ya, Harga semua baju tadi 365 ribu dan dapat ongkir 20 ribu. " Ucap Salma.
" Ya baguslah, nanti kita akan kasih ke Daeh. " Kata Alexsa yang sedang fokus menyetir.
Mereka semua kembali ke Apartemen Salma.
Semuanya sudah ada di dalam apartemen kecuali Daeh.
Saat di apartemen mereka ada yang tidur dan ada juga yang menonton tv.
Mereka tidak pulang karena menunggu Daeh datang.
Mereka memberikan uang hasil penjualan kepada Daeh.
Daeh merasa sangat senang.
" Terima kasih ya semua, kalian memang sahabat ku yang paling baik dan yang selalu ada di saat suka maupun duka. " Ucap Daeh terharu melihat perlakuan semua sahabatnya.
" Iya Sama - sama Daeh. Kita kan Sahabat, jadi sudah sewajarnya kami membantu kamu. " Ucap Rukshar sambil tersenyum.
" Ingat Uangnya harus ada yang kamu simpan dan jangan berikan semua uang itu untuk kakakmu. " Kata Alexsa.
" Iya kak pasti akan aku simpan. Sekali lagi terima kasih ya semua. " ucap Daeh.
Mereka pun berpelukan dan saling menyemangati Daeh agar dia menjadi lebih semangat lagi.
Malam itu mereka berkumpul sebentar lalu kembali ke rumah mereka masing - masing.
Saat mereka sudah pulang, Salma membereskan apartemen nya.
" Syukurlah jika tadi Daeh merasa sangat senang. " Ucap Salma.
Setelah Salma selesai membereskannya, Salma langsung ke kamarnya untuk tidur.
Namun ada tamu yang memencet bel rumahnya.
" Siapa sih udah malam gini malah datang. " Ucap Salma
Salma pun keluar dari kamar dan mengecek siapa yang datang.
" Varun ternyata. " Gumam Salma
Salma membuka pintu dan membiarkan Varun masuk.
Mereka berdua duduk di kursi tamu.
" Ada apa ya Varun? " Tanya Salma
" Tadi saya dapat kabar dari Ibu kandung nona, Katanya besok nona disuruh datang kerumah. " Jawab Varun
" Emang ada acara apa? " Tanya Salma lagi pada Varun
" Saya kurang tau nona. " Jawab Varun
" ya sudah besok pasti saya akan datang. " Ucap Salma
Setelah pembicaraan itu berakhir, Varun pun kembali ke apartemennya.
Sementara Salma kembali ke kamarnya untuk mencari hp nya.
Salma menelpon Arjuna.
" Halo. " Ucap Salma
" Hmm iya apa? " Kata Arjuna melalui telpon
" Ibu besok menyuruhku datang, emang ada apa? apa ada acara? " Tanya Salma
" Aku gak tau. " Jawab Arjuna dari telpon
" Aneh banget sih, kok gak tau. Kamu kan dirumah. " Ucap Salma yang kesal melihat tingkah Arjuna.
" Aku malam ini gak dirumah, besok aku baru pulang." Jawab Arjuna.
" Kau besok mau kerumah kan? Besok aku jemput aja. " Kata Arjuna dari telpon.
" Ya udah. Tapi sekarang ini kau dimana? " Tanya Salma pada Arjuna.
" Dirumah teman, gue nginap. " Jawab Arjuna.
" Oh, yasudah ya. "
" Iya. "
Salma pun mematikan Hp nya.
Tak berapa lama hp Salma berdering lagi.
Ternyata yang menelpon adalah Rivanka.
" Ada apa? " Tanya Salma
" Aku di suruh ayah untuk memberitahumu bahwa besok kamu disuruh datang ke rumah ayah. " Jawab Rivanka dari telpon.
" Kenapa Aku disuruh kesana? " Tanya Salma lagi.
" Aku kurang tau, pokoknya besok datang aja. " Jawab Rivanka.
" Hmm. " Kata Salma singkat.
Rivanka pun mengakhiri panggilan telepon dengan Salma.
" Ada apa ya? Kok bisa ayah dan ibuku menyuruh aku kerumah di hari yang sama? " Ucap batin Salma.
" Besok aku datang ke rumah Ibu dulu setelah itu baru aku pergi untuk menemui ayah. "
" Semoga aja besok mulut nenek lampir itu tidak terlalu ribut, karena aku sangat muak mendengar suaranya. "
Salma pun memutuskan untuk tidur agar besok bisa bangun lebih pagi.
JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN FAVORIT..