BAD GIRL DATING

BAD GIRL DATING
02. BERTEMU REKAN BISNIS



Setelah selesai makan, Salma pun membayar dan langsung kembali ke apartemennya.


Saat berjalan menuju tempat parkir, Salma di datangin oleh pria tampan.


" Hai cantik. " Goda pria itu


" Hai. " Jawab Salma


Pria langsung memberikan kertas yang berisi nomer hpnya, pria itu pun langsung pergi.


Salma kembali ke mobil dan melihat kertas itu.


" Percuma dia memberikan nomernya padaku. " Ucap Salma, lalu Salma membuang kertas itu.


Salma pun menjalankan mobilnya menuju apartemen.


Setelah sampai di apartemennya, Salma menghidupkan tv. Dirinya menghabiskan waktu dengan menonton sambil menunggu malam.


Malam pun tiba.


Salma pun pergi bersama Varun untuk menghadari undangan makan malam yang diadakan oleh rekan bisnis Salma.


Salma malam ini kelihatan sangat cantik.


Malam ini Varun yang menyetir mobil Salma.


Saat di dalam mobil, Salma dan Varun sama sekali tidak berbicara.


Akhirnya sampailah mereka di alamat yang tertera diundangan. Saat masuk mereka di sambut oleh rekan kerja mereka.


" Silahkan duduk Nona Salma dan Tuan Varun. " Ucap Pak Andy rekan bisnis Salma


" Iya, terima kasih pak. " Ucap Salma sambil tersenyum


Mereka memesan makanan sambil menunggu makanan mereka datang, mereka berbincang mengenai pekerjaan mereka.


Salma cukup menikmati perbincangan mereka yang membahas tentang pekerjaan.


Pelayan pun menghampiri meja mereka membawa makanan yang mereka pesan tadi.


Mereka memakan makan mereka, namun Salma melihat Rivanka yang juga ada di restaurant itu.


Rivanka bersama pria sedang makan malam juga.


Salma pun membiarkan Rivanka.


Setelah menyelesaikan makan dan sudah cukup lama berbincang, Salma dan Varun pun memutuskan untuk pulang.


Salma naik mobil duluan namun dirinya harus menunggu Varun yang tadi katanya ingin membeli rokok.


3 menit pun berlalu dan Varun kembali ke dalam mobil Salma.


" Nona Salma ini ada makanan yang diberikan oleh Nona Rivanka tadi. " Ucap Varun sambil memberikan kantong kotak yang berisi makanan.


Salma melihatnya dan membaca tulisan yang teletak di atas tutup makanan itu.


Salma ini ibu buatkan kamu sambal udang. Ini makanan kesukaan kamu kan nak? Ibu harap kamu mau memakan masakan ibu.


Ternyata makanan itu berasal dari ibu kandung Salma.


" Apa Rivanka tidak ada bilang sesuatu? " Tanya Salma pada Varun yang sedang fokus menyetir.


" Tidak ada nona. " Jawab Varun


Suasana di mobil pun kembali menjadi hening tanpa suara.


Sesampainya di apartemen, mereka langsung masuk ke apartemen mereka masing - masing.


Sandra membuka tempat makanan itu dan mencoba masakan ibunya.


" Seperti biasa masakan ibu selalu enak. Ini kusimpan saja di kulkas lalu besok pagi aku akan panaskan untuk sarapanku besok. " Ucap Salma.


Salma pun ganti baju dan bersiap untuk tidur.


P**AGI HARI**


Salma bangun dari tidurnya dan langsung bersiap - siap mandi.


Setelah selesai berpakaian, Salma langsung kedapur untuk sarapan pagi. Dirinya memakan masakan buatan ibu kandungnya.


Hp Salma pun berdering.


" Ada apa Arjuna? " Tanya Salma


" Gak ada sih. " Jawab Arjuna dari telpon


" Terus ngapain nelpon? " Tanya Salma lagi


" Gabut gue. " Jawab Arjun dari telepon


" Ganggu aja. " Ucap Salma kesal


" Ya maaf, aku mau nanya apa masakan ibu sudah diberikan oleh Rivanka? Soalnya kemarin aku menitipkan masakan ibu pada Rivanka. " tanya Arjuna


" Iya udah aku makan. Sampaikan ucapan terima kasihku pada ibu. " Ucap Salma


" Hmm baiklah. "


Setelah itu Salma menghubungin Daeh, namun Daeh tak mengangkat telponnya.


Salma pun membereskan piring bekas dia makan tadi, setelah itu Salma langsung pergi ke rumah Daeh.


Sesampainya di rumah Daeh.


Mobil Salma dihampiri oleh kakaknya Daeh.


Kakaknya Daeh mengetuk jendela mobil Salma yang membuat Salma membuka kaca jendela mobilnya.


" Kamu temannya Daeh kan? " Tanya Kakaknya


" Iya. " Jawab Salma singkat


" Apa kamu tidak bisa memberikan uang kepada Daeh itu lebih banyak? " Tanya kakaknya Daeh


" Maksud anda apa ya? " Tanya Salma lagi.


" Seharusnya kemarin itu kamu memberi Daeh uang sebesar 500 juta, karena uang 300 juta yang kemarin itu tidak cukup. " Jawab kakak Daeh dengan nada suara yang tinggi.


" Bukannya hutang Anda hanya 300 juta kan? " Tanya Salma sambil menatap tajam kakaknya.


" 300 juta itu hanya cukup untuk bayar hutang saja dan tidak cukup untuk kehidupan kami. " Jawab kakak Daeh.


" Apa anda tidak tahu malu? Seharusnya Anda sadar bahwa Daeh lah yang membantu anda untuk melunasi hutang. " Jelas Salma


" Jika tidak ada Daeh, mungkin Anda akan habis di hajar oleh preman - preman itu. " Ucap Salma


Mendengar ucapan Salma, Kakaknya Daeh pun terdiam.


Salma yang kesal pun langsung pergi meninggalkan Kakaknya Daeh.


" Dasar orang gila. Bagaimana mungkin Daeh bisa tahan dengan tinggal dengan kakaknya yang gila itu?" Ucap Salma.


Salma pun pergi ke tempat kumpul dirinya dan teman - temannya.


" Darimana aja lo? " Tanya Citra Salma


" Dari rumah Daeh, tapi dia tidak dirumah. " Jawab Salma


" Daeh sedang bekerja paruh waktu di toko X. " Jawab Citra


" Pantes saja tadi dirumahnya hanya ada Kakaknya yang gila itu. " Ucap Salma.


Salma dan teman - temannya menghabiskan waktu bersama sambil menyanyi dan shoping ke mall.


Hanya Salma dan Citra yang ke mall, sementara yang lain pulang kerumah mereka dan adapula yang bertemu pacarnya.


Saat di mall, Citra mendekati om om nakal agar dirinya bisa shoping dengan puas dengan menggunakan uang dari om om.


Melihat tingkah Citra, Salma pun merasa jijik.


" Dasar wanita gatal. " Ucap batin Salma


" Om om ini pun sudah tak tahu diri. Sudah menikah kok masih dekat - dekat dengan wanita lain. "


Salma pun meninggalkan Citra bersama om om itu.


" Kan sendiri lagi Aku, nyesel aku ngajak Citra ke mall." Ucap batin Salma.


Setelah membeli banyak baju, sepatu dan tas, Salma pun ke kasir untuk membayar semua pakaian yang dibelinya. Selain membeli pakaian, Salma juga membelikan beberapa pakaian bayi untuk adik tirinya yang masih bayi.


Salma pun kembali ke mobilnya dan meletakkan barangnya di bangku belakang.


Salma langsung mengarahkan mobilnya ke arah rumah ayah kandungnya.


Tak lama kemudian Salma pun sampai dirumah ayahnya.


" Ayah apa kabar? " Tanya Salma


" Baik nak, ada apa ya kok kamu kesini? " Kata Ayah Salma


" Ini tadi aku ke mall dan membelikan baju untuk Kevin. " Jawab Salma sambil menunjukan barang yang dia bawa.


" Terima kasih ya Salma. " Kata ibu tiri Salma yang tiba - tiba datang.


" Hmm. " Jawab Salma kesal


" Kamu tidak ingin masuk dulu? " Tanya ibu tiri Salma


Salma mengabaikan ibu tiri nya dan langsung pamit pada Ayahnya.


" Ayah aku pulang dulu ya. " Ucap Salma sambil menyalami Ayahnya


Iya nak, hati - hati. "


Salma langsung pergi meninggalkan rumah ayahnya.


" Tadinya Aku kira itu nenek lampir gak ada dirumah. " Gumam Salma


Tak berapa lama Salma pun sampai di apartemennya.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT


TERIMA KASIH