BAD GIRL DATING

BAD GIRL DATING
06. PERJODOHAN



Keesokan harinya.


Salma sudah bersiap - siap untuk datang ke rumah ibunya.


Salma menunggu Arjuna datang untuk menjemputnya.


Tak berapa lama Arjun mengirim pesan pada Salma.


' Aku udah ada di bawah ni. '


Setelah membaca pesan itu pun Salma langsung turun menemui Arjuna.


Salma menaiki mobil Arjuna.


" Hari ini kamu Cantik sekali Salma. " Puji Arjuna


" Biasa aja sih kalau menurut aku. " Ucap Salma


" Kau kan gitu, setiap di puji tak pernah mau bilang terima kasih. " Ucap Arjuna yang sedang fokus menyetir.


Salma mengabaikan ucapan Arjun.


Tibalah di rumah Ibu kandung Salma.


Salma masuk dan menyalamin Ibu Kandung dan ayah tirinya.


" Kamu duduk dulu nak. " Ucap Ayah tiri Salma


" Iya. "


tak berapa lama datang seorang pria tampan yang memasuki rumah ibu nya Salma.


Kedua orang tua Salma menyambut kedatangan pria tampan itu.


Mereka mengenalkan Pria itu kepada Salma.


" Ini pasti mereka sengaja nyuruh aku datang agar bisa bertemu dengan pria ini. " Gumam batin Salma


Setelah kenalan barulah Salma mengetahui nama pria itu.


Nama pria itu adalah Randy, umurnya 20 tahun dan anak dari pengusaha kaya raya.


Visual Randy



Randy langsung menyukai Salma sejak pertama kali melihat Salma.


" Cantik juga ni cewek. " Gumam Randy dalam hati sambil terus memperhatikan Wajah Salma


Melihat Randy yang terus menatapnya, Salma hanya tersenyum.


" Lumayan juga ni Randy, bisalah Aku ajak jalan. " Gumam Salma dalam hati


Mereka semua masih berbincang diruang tamu, karena bosan Salma pun keluar dari rumahnya yang diikuti oleh Randy.


Randy begitu terpana melihat kecantikan Salma



Randy mendatangin Salma yang sedang melihat - lihat bunga yang ada di halaman depan.


" Hai Salma. " Sapa Randy sambil tersenyum


Salma membalas senyuman Randy.


" Malam ini kita ada waktu luang? " Tanya Randy


" Ada. " Jawab Salma singkat


" Bagaimana kalau malam ini kita makan malam berdua. " Ajak Randy.


" Hmm Boleh. " Ucap Salma


Randy merasa senang karena ajakan dirinya di terima oleh Salma.


" Nanti malam Aku jemput. Dimana Alamat rumahmu? " Tanya Randy


" Aku tinggal di apartemen S. " Jawab Salma


Mereka pun saling memberi nomer hp mereka.


Salma pun pamit pulang dan langsung pergi ke rumah Ayah kandungnya dengan menaiki taksi.


Salma pun Sampai di rumah ayah kandungnya.


Salma menghela nafas sebelum masuk.


Begitu Salma sampai dirinya disambut oleh ibu tirinya.


" Owalah ada nenek lampir. " Ucap batin Salma


" Ayo masuk Salma. " Ajak ibu tirinya


Salma mengikuti ibu tirinya dan melihat sudah ada pria tampan yang duduk di ruang keluarga.


" Ayah ada apa ya? " Tanya Salma


" Ini kamu lihat ada Raka disini. " Jawab Ayahnya


" Lalu? " Tanya Salma


" Kami sebagai orang tua kamu ingin menjodohkan kamu dengan Raka. Kamu harus mau ya. " Ucap ibu tiri Salma.


" Harus mau? Apa nenek lampir ini gila ya? " Gumam Salma dalam hati.


Salma pun tersenyum sambil berkata " Kenalan aja dulu. "


" iya gak apa - apa tapi kamu harus cepat jadi pacarnya Raka ya. " Kata ibu tiri Salma


" Lihat aja nanti kedepannya. " Ucap Salma dengan menatap Wajah ibu tirinya dengan wajah yang sinis.


Salma dan Raka sempat berbincang sebentar.


Visual Raka



Raka adalah pengusaha muda yang berusia 21 tahun.


" Kamu Cantik sekali Salma. "


" Tadi waktu dirumah Ibu ada Randy, sekarang di rumah ayah aku malah dijodohkan oleh Raka. " Ucap batin Salma.


" Liat aja, kedua pria ini akan aku buat sengsara. "


Salma lebih dekat dengan Raka karena ingin membuat Raka duluan yang merasa sengsara saat bersama Salma.


Mereka berdua Sempat berbincang cukup lama, namun Raka harus pulang karena ada urusan yang harus dia urus.


Salma pun naik ke lantai atas untuk melihat kamarnya.


" Kamarku dijadikan gudang oleh mereka semua. " Ucap Salma


" Pasti ini ulah nenek lampir itu. "


Tak lama kemudian Rivanka datang menghampiri Salma.


" Masih disini? Aku kira udah pulang tadi. " Ucap Rivanka


" Ini aku mau pulang. " Kata Salma


" Baguslah. " Ucap Rivanka


Salma pun berpamitan dan langsung pergi keluar dari rumah itu.


Salma berjalan sambil menunggu taksi lewat.


" Dulu keluargaku begitu lengkap sewaktu ayah dan ibu belum berpisah. Sekarang setelah mereka berpisah dan aku harus menemui mereka secara gantian." Ucap Salma.


" Memang ibu tiri ku ini tidak pernah menyiksaku, tapi kata - kata nya itu terkadang begitu menyakitkan. "


Salma mengingat kejadian dulu ketika Ayahnya marah besar kepadanya karena ayahnya yang terlalu mempercayai ucapan istri barunya.


Saat itu Salma pernah dibentak oleh ayah Kandung dan Ibu tirinya, bahkan Salma juga pernah dipukul oleh ayahnya.


Bukan hanya itu, Salma juga pernah di kurung di dalam gudang selama 3 hari tanpa diberi makan dan minum.


Mengingat kejadian itu Salma merasa lemas dan keringatnya bercucuran.


Salma menghentikan langkah kakinya, dan langsung terjatuh.


Saat ini Salma menangis karena trauma dengan kejadian masa lalu nya.


Dari kejauhan ada Rukshar yang melihat Salma menangis, Rukshar langsung menghampiri Salma.


" Kamu kenapa Salma? " Tanya Rukshar yang begitu khawatir dengan kondisi Salma.


Melihat Salma yang terus saja menangis, Rukshar membawanya ke dalam mobil.


Rukshar pun membelikan air mineral untuk Salma.


" Kamu kenapa Salma? Sudah kamu tenang dulu. " Ucap Rukshar


Berkat Rukshar sekarang Salma jadi sedikit tenang dan mulai berhenti menangis.


Rukshar memberikan air mineral untuk Salma agar dirinya dapat bercerita dengan lebih tenang dan nyaman.


Rukshar pun mengendarai mobilnya sambil bertanya


" Ada Salma? Kenapa kamu terus menangis? "


" Tadi aku hanya mengingat masa lalu aku kak. " Jawab Salma


" Kakak ngerti kamu begitu tertekan dengan keadaan yang sekarang, Kamu harus tetap sabar. " Ucap Rukshar.


Salma yang masih merasa tertekan hanya bisa diam.


Sesampainya di apartemen Salma langsung turun dari mobil.


" Makasih ya kak. "


" Iya. Mau kakak antar? "


" Tidak usah kak, Salma bisa sendiri kok. "


" Baiklah, kamu jaga kesehatan ya dan jangan terlalu banyak pikiran. "


" Iya kak. "


Salma pun berjalan menuju ke apartemennya.


Saat sampai di dalam Apartemen, Salma langsung ke kamar. Dirinya tidur untuk melupakan hal yang membuatnya sedih dan merasa tertekan.


30 menit kemudian Varun datang ke apartemen Salma, dirinya ingin melihat bagaimana kondisi salma.


Varun membuka pintu kamar Salma dan mendapati Salma yang sedang tidur dengan suhu tubuh yang panas.


" Dia demam. " Ucap Varun


Varun pun mengambil air untuk mengopres kening Salma.


" Apa yang terjadi? Kenapa dia bisa sampai demam begini. " Varun bertanya - tanya.


Salma pun terbangun dari tidurnya dan melihat ada Varun.


" Nona ayo kita pergi berobat ke dokter. " Ajak Varun


" Aku tidak mau. " Ucap Salma


" Tapi kondisi nona sekarang sedang lemah. " Kata Varun yang mengecek suhu badan Salma.


" Kamu ambilkan saja saya obat sakit kepala yang ada di kotak obat. " Ucap Salma.


Varun langsung memberikan obat kepada Salma.


" Kau harus kabarin pria yang bernama Randy, bilang padanya bahwa malam ini aku tidak bisa datang untuk makan malam. " Perintah Salma untuk Varun.


" Baik nona. " Ucap Varun


Varun pun langsung menghubungin Randy


Tak lama kemudian Salma kembali tertidur.


Dari siang hingga malam hari Varun selalu berada di samping Salma yang sedang terbaring sakit.


Bahkan malam ini Varun tidur di kursi sofa yang terletak di kamar Salma.


Varun juga selalu mengecek suhu tubuh Salma.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT