BAD GIRL DATING

BAD GIRL DATING
01. SALMA ALEEYA



Salma Aleeya merupakan gadis cantik berusia 19 tahun yang sangat jago bela diri Karate.


Salma Aleeya anak dari pengusaha yang kaya raya, bahkan Salma juga sudah diberi perusahaan yang akan dia kerjakan sendiri oleh Salma.


Salma menjadi incaran para pria tampan dan kaya raya, namun terkadang Salma tidak terlalu menanggapi mereka dan tetap fokus sama pekerjaan dan hidupnya saja.


Hubungan Salma dengan keluarganya tidak begitu bagus semenjak kedua orang tua nya bercerai.


Salma tinggal di Apartemen sendiri sementara ibunya sudah menikah lagi dan tinggal bersama suami barunya, sementara ayahnya juga sudah menikah dan tinggal bersama istri barunya.


Semenjak ada ibu tirinya, Salma jadi gak betah tinggal di rumah Ayahnya. Maka dari itu Salma memilih tinggal di Apartemen agar terbebas dari aturan ibu tirinya.


Salma mempunyai Adik tiri yang bernama Rivanka audrina yang berusia 17 tahun. Hubungan Salma dan Rivanka juga tidak terlalu baik karena Rivanka selalu mengurusi hidup Salma.


Rivanka Audrina merupakan anak kandung dari ibu tiri Salma.


Ayah dan Ibu tiri Salma sekarang juga memiliki bayi laki - laki berusia 10 bulan yang bernama Kevin Sajay.


Sementara Ibu kandung Salma dan suami barunya belum mempunyai bayi, tapi ayah tiri Salma mempunyai anak laki - laki yang usia nya sama seperti Salma.


Namanya Rajh Arjuna dan dia pria yang cukup tampan, hubungan Salma dan Arjuna ini lumayan baik karena Arjuna juga tidak terlalu suka mengatur Salma.


Hari ini Salma akan ke perusahaannya untuk melihat keadaan kantornya, maklum saja kadang dalam sebulan Salma hanya datang dua kali untuk sekedar melihat perusahaannya.


Salma juga punya orang kepercayaan, namanya Varun.


Varun ini adalah pria yang mengurus perusahaan Salma disaat Salma tak datang ke perusahaannya.


Varun telah bekerja selama 2 tahun dan selalu membantu semua urusan Salma.


Usia Varun 22 tahun dan tinggal bersebelahan di Apartemen Salma.


Hari ini Salma datang ke kantor sendirian karena Varun sudah berada di kantor.


Salma pergi menaiki mobil mewahnya, butuh waktu 20 menit perjalanan untuk menuju Kantornya.


20 menit pun berlalu dan Salma sampai di kantornya.


Semua pekerja di kantor itu menyambut kedatangan Salma.


" Selamat pagi Bos. " Ucap salah satu karyawan


" Pagi juga. " Jawab Salma sambil tersenyum


Salma sangat di sukai oleh para Karyawannya karena Salma adalah bos yang baik dan ramah terhadap semua Karyawannya.


Salma juga jarang marah karena para karyawannya selalu melaksanakan pekerjaan dengan baik.


Salma pun masuk ke ruangannya dan mengecek beberapa pengeluaran yang ada di kantornya.


Tak berapa lama Varun datang menemui Salma.


Tok


Tok


Tok


" Masuk " Ucap Salma


" Nona ini ada jadwal Meeting yang akan dilaksanakan sekitar satu jam lagi. Apa nona ingin menghadirinya? " Kata Varun sambil memberikan berkas tersebut.


Salma melihat berkas itu.


" Iya saya akan ikut Meeting. " Ucap Salma


" Baiklah Nona saya akan kembali lagi nanti. " Kata Varun.


Varun pun pergi meninggalkan Salma sendirian di kantor.


" Pengeluarannya normal - normal saja. " Ucap batin Salma


Tak lama kemudian ada yang datang ke dalam kantor Salma tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


" Seharusnya kau mengetuk pintu dulu. " Ucap Salma sambil menatap Sinis orang itu.


Ternyata yang masuk itu adalah Daeh teman Salma.


" Maaf Salma, Aku terburu - buru tadi. " Ucap Daeh yang langsung duduk di kursi


" Ada apa Daeh? " Tanya Salma


" Apa kamu bisa memberi aku pekerjaan? Saat ini aku sangat membutuhkan pekerjaan. " Jawab Daeh


" Untuk sekarang tidak ada Daeh. "


" Seriusan gak ada? Duh gimana ya aku sangat perlu pekerjaan. " Ucap Daeh


" Ada apa Daeh? Kenapa kau begitu terlihat cemas? " Tanya Salma


" Kakakku terlilit hutang yang lumayan besar. Aku harus membantu Kakakku agar dia tidak di hajar oleh preman - preman itu. " Jawab Daeh yang sangat mencemaskan keadaan kakaknya.


" Apa aku boleh tau berapa utang kakakmu itu? " Tanya Salma


" Ya sudah kau tenang saja Daeh, Aku akan membantumu." Ucap Salma


" Kamu serius Salma? 300 juta itu gak sedikit. " Kata Daeh


" Tentu saja tidak. " Ucap Salma sambil mengeluarkan uang 300 juta.


Daeh terkejut melihat Salma yang ingin membantu dirinya.


" Salma terima kasih ya, Aku janji jika aku ada uang nanti aku akan bayar tapi nyicil gak apa - apa kan? " Tanya Daeh pada Salma


" Hmm iya gak apa - apa. " Jawab Salma


Setelah mendapatkan uang 300 juta itu Daeh langsung pulang kerumahnya.


" Apa kakaknya Daeh sudah gila? Kenapa dia bisa berhutang sebanyak itu sementara kakaknya sendiri tidak bekerja dan hanya mengandalkan adiknya. " Gumam batin Salma.


1 jam pun berlalu Salma dan Varun langsung ke ruang meeting untuk membahas beberapa proyek yang akan dikerjakan lagi.


Setelah Meeting selesai, Salma kembali ke kantornya untuk mengambil tas nya.


Setelah mengambil tas, Salma pun keluar dan langsung mau pulang ke apartemennya.


Namun Varun memanggilnya.


" Nona tunggu sebentar. " Teriak Varun


Salma langsung menoleh ke belakang dan melihat Varun.


" Ada apa? " Tanya Salma


" Ada undangan makan malam yang diberikan oleh rekan bisnis kita. " Jawab Varun sambil memberikan undangan itu.


Salma melihat undangan itu.


" Baiklah nanti malam temani saya untuk menemui mereka. " Ucap Salma


" Baik nona. "


Salma langsung meninggalkan Varun.


Salma pun pergi meninggalkan kantornya.


Saat di perjalanan pulang, Salma melihat ada beberapa preman yang sedang berkumpul dirumah Daeh.


Salma berhenti dan memperhatikannya dari jauh.


" Ternyata benar, Daeh sekarang sedang merasa kesusahan. " Ucap Salma dari dalam mobil.


Melihat Daeh yang langsung menyerahkan uang yang tadi ia berikan pun, Salma merasa senang karena bisa membantu temannya yang sedang dalam kesulitan.


Setelah melihat itu semua, Salma tersenyum dan melajukan mobilnya lagi menuju Apartemennya.


Sesampainya di Apartemen, Salma langsung masuk menaiki Lift.


Sandra pun sampai di apartemennya dan langsung masuk.


" Nyesel banget Aku ikut meeting tadi. " Ucap Salma


Setelah menaruh tas, Salma langsung mengambil bahan masakan untuk dimasak agar dirinya bisa makan.


Saat tengah memasak, Salma kepikiran Ayahnya.


" Kenapa aku kepikiran sama Ayah ya? " Gumam Salma


Karena terus kepikiran Salma langsung keluar untuk menemui ayahnya.


Sesampainya di rumah Ayahnya, Salma melihat Ayahnya sedang duduk santai bersama ibu tirinya.


" Apa aku turun aja ya? "


" Tapi kalau aku turun, nanti aku malah ribut sama Rivanka. "


" Tapi sepertinya Rivanka sedang tidak ada. "


Salma mengurungkan niatnya untuk turun menemui Ayahnya.


Salma hanya melihat ayahnya dari dalam mobil.


" Gak apa - apa untuk sementara ini aku hanya bisa melihat ayah dari jauh. Tapi nanti aku akan langsung menemui ayah disaat ibu tiriku dan Rivanka sedang tidak ada dirumah. " Gumam batin Salma.


Setelah puas melihat ayahnya, Salma pun langsung ke restaurant.


Salma memesan makanan yang ada di buku menu restaurant itu.


Saat di retaurant, ada banyak pria yang melirik ke arah Salma. Sebenarnya Salma tau tapi Salma mengabaikan mereka semua.


Makanan pun datang dan Salma langsung melahapnya.


LIKE, VOTE DAN FAVORITNYA JANGAN LUPA YA...