
Sore hari pun tiba dan Saatnya Salma dan Varun pulang dari kantor.
Mereka berdua telah merencanakan sesuatu agar mereka bisa menangkap ketiga pria itu.
Salma sengaja membawa mobil Varun agar para ketiga pria itu mengira bahwa Salma sedang sendirian, sementara itu Varun bersembunyi di kursi belakang.
Saat di tengah jalan yang sepi, ada mobil yang tiba - tiba menabrak kan Mobilnya ke mobil Varun.
Salma langsung berhenti, dan benar saja ketiga pria itu keluar dari mobil yang menabraknya tadi.
Dari dalam mobil Salma bilang " Postur badan mereka sama dengan postur badan pria yang tadi malam aku lihat. "
" Bagaimana apa kita langsung serang mereka? " Tanya Varun
" Aku duluan saja yang keluar dan mengalihkan pandangan mereka, sementara kamu cek isi mobil mereka. " Jawab Salma.
Ketiga pria itu menyuruh Salma keluar dari mobil.
Salma langsung keluar dari mobilnya dan menghajar ketiga pria itu.
Salma sama sekali tidak merasa kesulitan dalam menghadapi ketiga pria itu karena dirinya memang jago bela diri.
Sementara Varun keluar dari mobil dan langsung mengecek mobil ketiga pria itu.
Varun mengambil semua berkas berkas dan tas yang terdapat di mobil ketiga pria itu.
Varun langsung meletakkan semua itu di mobil Salma, setelah itu Varun baru membantu Salma.
BUGH
BUGH
ARGH
" Dasar wanita kurang ajar. " Teriak pria itu
" hahaha. " Tawa Salma yang merasa senang karena melihat pria itu terluka cukup parah.
" Dari mana Nona mendapatkan pisau itu? " Tanya Varun
" tadi aku mengambilnya di dapur dekat kantor. " Jawab Salma
Kedua pria itu bangkit dan langsung menghajar Varun dan Salma.
Salma terjatuh karena pria itu melukai kaki salma dengan pisau.
Pria itu langsung mengambil kayu untuk memukul kepala Salma, Namun digagalkan oleh orang yang datang tiba - tiba.
Orang itu menusuk tangan pria yang memegang kayu tadi dan menghajarnya dengan kuat.
Setelah menghabisi nyawa pria itu, orang itu pergi dengan cepat.
" Ayo kita pergi dari sini. " Ajak Varun
Varun membantu Salma untuk berjalan ke mobil, mereka pun melajukan mobil mereka dengan cepat.
" Apa kau mengetahui siapa orang yang menolong kita tadi? " Tanya Salma sambil menahan sakit
" Aku tidak tau Nona. " Jawab Varun.
Mereka pun sempat ke rumah sakit untuk mengobati luka yang ada di kaki Salma.
Setelah selesai di obati, Mereka kembali ke apartemen mereka.
Di apartemen Salma
Varun dan Salma memeriksa semua barang yang mereka dapat dari ketiga pria tadi.
" Lihat isi tas ini ada begitu banyak uang. " Ucap Salma
" Dan ini hanya kertas kertas kosong saja. " Ujar Varun yang sedang melihat kertas yang ia kira sebuah berkas penting.
" Uang itu ada baiknya jika kalian simpan saja. Jika ada yang memiliki uang itu, maka orang itu akan mencarinya. " Saran Rivanka yang tiba - tiba datang.
" ide bagus. " Kata Varun
Varun mengurus semua barang yang ia dapatkan, sementara Salma masih kepikiran tentang orang yang menolongnya tadi.
" arghh kaki ku sakit sekali. " Ucap Salma
Salma merasa sangat kesulitan saat ingin berjalan ke dapur untuk mengambil air minum.
Arjuna pun datang ke apartemen Salma.
" Kau kenapa? " Tanya Arjuna
" Kakiku terluka. " Jawab Salma
" yaudah aku antar ke kamar ya? "
" Hmm iya. "
Arjuna membawa salma pergi ke kamarnya agar Salma bisa beristirahat.
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN FAVORIT...