ARRAI

ARRAI
ARRAI 06



"Ya Masa Saya Sih Bu, Kan Masih Ada Yg Lain" Protes Nya Sambil Berdiri Dari Bangku Nya


"Berarti Dari Tadi Kamu Tidak Mendengarkan Materi Yg Sudah Ibu Sampaikan?"


"b-bukan...gitu Bu" Gagapnya Lalu Menunduk


"Baik Ibu Acak Ulang Dan Kamu Adam Maju Ke Depan, Kamu Di Hukum Sampai Kelas Ini Selesai" Omel Nya, Adam Pun Terpaksa Lalu Berdiri Di Dekat Papan Tulis.


Teman teman Sekelas Ku Menatap Nya Langsung Pada Ketawa,


"Baik Yg Kedua Ibu Panggil Langsung Maju Dan Kerjakan Soal Yg Ada Di Depan,


Faris Saqib Wasim, Maju Faris"


"S-saya Ga Bisa B-bu"


"Hadeh Kalian Gimana Sih, Maju Kedepan Kamu Tetep Ibu Hukum"


Faris Maju Dan Menunduk Berdiri Di Sebelah Adam,


"Ketiga Ghani Rizwan Munir Mana Nih Ghani, Absen 20, Masuk Tidak, Cepat Jelaskan?"


Tanpa Basa Basi Ghani Langsung Berdiri Di Sebelah Mereka Berdua, Teman Teman Ku Kembali Ketawa, Dan Bu Guru Hanya Bisa Geleng Geleng Kepala Melihat Kelakukan Para Murid Nya


"Baik Siapa Yg Bisa Jelaskan Berserta Caranya, Di Depan"


"Coba Raina Laura Nathania Maju Kedepan, Bisa Jelaskan"


Raina Langsung Berdiri Dan Maju Ke Depan Lalu Menjelaskan Serta Menuliskan Semua Jawaban Tanpa Ada Yg Terlewatkan Sedikit Pun, Murid² Lain Hanya Mendengarkan Dengan Seksama,


"Betul Sekali, Baik Raina Silahkan Kamu Duduk"


Ketika Berjalan Ke Bangku Nya Tepukan Tangan Berbunyi, Semua Anak Bertepuk Tangan Karena Raina Berhasil Menjawab Soal Yg Bagi Mereka Sulit, Tapi Bagi Raina Tidak.


"Rai, Ayo Ke Bawah, Gw Traktir" Ucap Aletha Yg Berdiri Di Depan Nya


"Lo Duluan Aja, Gw Mau Belajar" Aku Mengangkat Buku Ku Lalu Membuka Nya Perlahan


"Ah Lo Mah Belajar Mulu, Kagak Pusing Apa Otak Lo Belajar Terus"


"Besok Gw Udah Harus Ikut Olimpiade matematika, Gw Mau Tetap Belajar Biar Dapat Juara" Ucap Ku Yg Masih Focus Pada Buku Ku.


Dengan Kecewa Akhirnya Aletha Pergi Kebawah Sendiri Tanpa Sahabat Nya,


Di Bawah Ya Benar Saja, Sangat Ramai Dan Sebagian Meja Sudah Penuh, Aletha Pun Mengalah Dan Membawa Makanan Nya Ke Luar Dan Makan Di Tempat Yg Aman.


Ketika Ingin Menyuapkan Makanan Kedalam Mulut Nya, Matanya Berhenti Menatap Ada Dua Orang Sedang Mengobrol Satunya Perempuan Dan Satunya Laki Laki


Ia Menatap Nya Lebih Jelas Dan Perempuan Itu Adalah Ifany Eleane Fidelya Atau Kerap Di Panggil Eleane Dan Aletha Menatap Nya Lebih Jelas Lagi Dan Rupanya Laki² itu Adalah Arkan


Ia Terkejut Dan Tersedak Makanan Nya Sendiri, Ketika Arkan Menyentuh Pipi Eleane Dengan Lembut, Seperti Sepasang Kekasih Yg Sedang Berkencan.


Ada Perasaan Marah Di Dalam Lubuk Hati Terdalam Aletha, Kenapa Bisa Arkan Mesra Mesra Sama Wanita Lain Di Jam Sekolah Begini?!. Ingin Sekali Rasanya Aletha Memberitahu Raina Tetapi Hati Nya Tidak Tega Jika Melihat Ia Sedih,


Kenapa Bisa Ya Semua Orang Menyukai Arkan, Padahal Arkan Biasa Saja?" Ucap Aletha Dengan Memutar Bola Matanya Lalu Menyantap Kembali Makanan Nya Tersebut.


"kamu bisa aja sayang.." Manjanya


"Ya Bisa Lah..." Ucap Arkan


Aletha Yg Melihat Dan Sekaligus Mendengar Nya Ingin Sekali Rasanya Muntah, Tetapi Ia Sadar Bahwa Ia Sedang Makan,


Aletha Kira Arkan Adalah Cowo Baik² Walaupun Sedikit Badboy, Tetapi Ternyata Ia Juga PLAYBOY!...