
Ia Duduk Di Kursi Dan Meja Yg Sudah Bertuliskan Nama Dirinya, Setelah Semua Peserta Telah Di Sebut, Panitia Segera Memberikan Soal Dan Diberikan Waktu
Raina Menatap Soal Itu Dan Tersenyum Seperti Ia Yakin Akan Bisa Lolos Dari Ronde 1 Dan Lolos Ke Ronde 2
Dengan Cepat Dan Teliti Ia Mengerjakan Soal Tepat Waktu, Kertas Di Kumpulkan, Walaupun Dirinya Sudah Yakin Bisa Lolos Tapi Hatinya Tetap Berdegup Kencang,
Panitia Melihat Jawaban Dari Masing² Peserta, Aku Pun Disuruh Turun Untuk Dapat Peserta Lain Untuk Mendapatkan Giliran. Setelah Ku Turun, Ibu Menepuk Bahu Ku Pelan
"Kau Pasti Lolos Raina, Jangan Terlalu Di Khawatirkan"Ibu Guru Tersebut Lantas Memberikan Senyuman Agar Aku Rileks.
Panitia Pun Mengumumkan Siapa Yg Lolos Ke Ronde 2 dan Siapa Yg Gagal
Aku Sempat Panik Karena Namaku Belum Di Sebut, Namun Akhirnya Aku Lega Karena Nama Ku Disebut Juga, Walaupun Diurutan Bawah, Yang Penting aku Lolos Ke Ronde 2
"Kan Sudah Ibu Bilang"Ucap Bu Guru Tersebut Tanpa Menoleh Kearah Ku, kita Diberi Jeda Untuk Bisa Kembali Mengikuti Ronde 2
Ada Sebagian Anak Yg Belajar Ada Juga Yg Mengobrol bersama Teman Teman Nya. Sedangkan Aku sendirian.
Bu Guru Pergi Sebentar Untuk Mengambil Sesuatu Yg Tertinggal, tiba tiba
dorrrr!
Aku Terkejut Saat Seseorang Mengejutkan Ku Dari Belakang, Akupun Menoleh Dan Melihat Aletha Yg Kerepotan Membawa Banyak Makanan Atau Cemilan?.
"Aletha, Kok Lu Bisa Disini?" Tanya Ku Heran Pun Akhirnya Membantu Mengambil Beberapa Makanan Yg Ia Bawa
"Sekolah Udah Selesai, Daripada Gw Gabut Mending Gw Kesini, Pasti Lo Lagi Istirahat Kan Makan Yuu, Lo Pasti Cape Karena Harus Mikirin Semua Rumus Rumus Matematika Yg Menyebalkan Itu" Jelas Nya Dengan Riang Lalu Menunjukkan Betapa Banyaknya Makanan Tersebut.
Setelah Mendengar Perkataan Aletha Aku Melihat Ke Arah Jam Tangan Ku Dan Rupanya Jam Sudah Berpukul 02.00 siang, Cepat Sekali Waktu Berlalu.
Sejujurnya Kita Sering Makan Bareng Di Kantin Sekolah, Namun Kali Ini Berbeda Disaat Disekolah Mempunyai Kursi Dan Meja. Tapi Disini Kita Hanya Diberi Karpet Untuk Menjadi Alas Duduk,
Beberapa Menit Setelah Kami Makan Makanan, Perut Ku Terasa Mau Meledak Dengan Semua Makanan Itu, Aku Sudah Kenyang Tapi Aletha Tetap Memaksa Ku Untuk Tetap Makan, Katanya Biar Ada Tenaga Tapi Ini Bahkan Sudah Lebih Dari Kata Cukup.
"Cepet Amat Lo Kenyang Nya, Lo Itu Harus Banyak Makan Biar Lo Ada Tenaga Buat Hadapin Semua Soal Soal Matematika Itu"
"Iya Tapi Ini Udah Cukup, Gw Udah Kenyang Banget"
"Yakin?"
"Iya"
"Yaudah" Aletha Pun Lanjut Makan, Aku Agak sedikit Keheranan Dengan Tingkah Nya Yg Rata Rata Random, Tapi Mau Bagaimana Lagi, Aletha Adalah Sahabat Nya...
Setelah Makan Dan Istirahat ronde 2 Pun di Mulai, Ketika Aku Berjalan Menuju Panggung Dan Duduk Kembali Ke Meja Dan Kursi Yg Bertuliskan Namaku
"Ayo Raina!, semangat Jangan Mau Kalah!"Ucap Aletha Yg Membuat Ku Sedikit Malu, Gimana Tidak, Kini Semua Orang Menatap Ku Lebih Intens,
Akupun Menenangkan Diri Untuk Lebih Focus, Panitia Membagikan Soal Soal Tersebut, Sebelum memulai Nya Aku Menundukkan Kepala Dan Berdoa Agar Aku Bisa Lolos Ke Ronde Terakhir.
Aku Sedikit Kesusahan Namun Aku Tetap Percaya Diri,
"Aduhh..Ini No 13 Agak Susah" Gumamku Pelan Dan Berusaha Mengingat Semua Rumus Rumus Yg Masih Bersemayam Di Pikiran Ku.
Syukur Aku Bisa Melewati Semua Soal Soal Walau Ada Sedikit Keraguan Di No 9,13 Dan 18