angelia

angelia
9



"aku rasa kamu tau aku, aku cowo yang udah lama merhatiin kamu dan ada selalu didekatmu, klo kamu mau tau namaku save nomormu dikertas ini"


angel berulang kali membaca tulisan di kertas tersebut sambil menatap cowo yang duduk dibelakangnya.


"apa mungkin ari,, ah masa dia.. ngga mungkin ari kan, aneh az kalo dia lagian aku bukan tife cewe yang dia cari" gumam angel dalam hati sambil mengkerutkan kedua alisnya.


woeee... !!! teriak dewi membuat angel tersadar dan ari menoleh kearah mereka karena dari tadi ari sibuk membaca buku pelajaran. angel jadi bingung sendiri saat kedua mata mereka bertemu.


"apaan sich loe pagi -pagi udah nge gas az" ujar angel menghilangkan rasa kikuknya.


"lagian loe dari tadi bengong gitu liat kertas liat wajah ari, sampe beberapa kali gw panggil ngga loe gubris" jawab dewi dengan suara yang dibuat keras sehingga reflek membuat angel mendelik dewi untuk diam.


"bisa dikecilin ngga volume itu suara, nanti yang denger jadi salah paham" gerutu angel kesal sambil melirik ari yang duduk di belakangnya.


"oke oke maaf, udah jangan dibahas lagi masalah tadi, besok loe ada acara ngga" tanya dewi balik.


angel hanya diam sambil mengeluarkan buku pelajarannya. " ngga ada, gw free banget" jawab angel yang melihat wajah dewi menanti jawabannya


"oke kalo begitu, kita double date" ujar dewi santai


"maksud loe??" tanya angel bingung


"loe sama indra, gw sama rama" jawab dewi berbisik karena guru matematika mereka sedang menjelaskan materi.


"rama siapa" bisik angel lagi


dewi tak menjawab namun meletakkan jari telunjuknya di bibir pertanda agar angel tak bertanya lagi dan fokus pada pelajaran mereka.


***


" nich... " ari memberikan sebotol air mineral kearah angel. tanpa permisi ari dan temannya ikut duduk dengan mereka menikmati makan siang masing-masing. sekali- sekali ari menatap angel yang menikmati bekal yang dibuat mamanya sambil sibuk dengan headphonenya.


saat mata mereka berdua bertemu, tiba-tiba angel tersedak. ari pun dengan cepat membuka kan tutup air mineralnya dan memberikan kepada angel. dewi yang melihat sikap mereka berdua menatap ke arah angel penuh tanya, sedangkan angel pura - pura tak melihat ke arah sahabatnya itu.


***


akhirnya angel menghepaskan tubuhnya ke tempat tidur setelah melewati beberapa jam di sekolah dengan penuh drama hari ini. pikiran angel dipenuhi pertanyaan tentang perubahan sikap ari yang tiba tiba sok akrab dengannya.


"dreeeeetttt.... dreeeettttt"


angel menerima telp dengan malas


"yaw, kenapa???" sapa angel malas


"jadikan besok" suara dibalik layar


"ngga tau, belum dapet ngasi tau indra" jawab angel lagi


"yach...kok gitu, telp gih" ujar dewi lagi


"iya nanti gw kabari " jawab angel malas dan segera menutup panggilan dari sahabatnya. angel merasa lelah akhirnya tertidur dalam pikiran yang dipenuhi oleh pertanyaan tentang ari dan surat kaleng yang ia terima hari ini.


sedangkan di kamar sebuah rumah mewah ada seorang cowo yang lagi menatap sebuah foto yang ada di meja belajarnya.


"belum saatnya, aku harus bersabar hingga saat itu" hanya itu yang terdengar dari bibir cowo itu