angelia

angelia
17



Sesampai rumah angel langsung masuk ke kamarnya tanpa menyapa sang mama yang sedang menyiapkan makan malam. Sang mama hanya menghela nafas melihat kelakuan putri kesayangannya dan kembali dengan kegiatan yang sempat tertunda.


Angel merebahkan dirinya diatas tempat tidur dan memejamkan kedua matanya. Hari ini ia merasa sangat lelah namun tiba - tiba menegakkan badannya, duduk dipinggir tempat tidur.


"Astaga!!!!!" teriak angelia tanpa sadar seraya menepuk dahinya


"kenapa sepikun ini sich otak, aduh gimana ini, pasti mike marah ke aku" gumam angelia khawatir


"duh angel kok loe jadi sebeg*k gini sich" gumamnya lagi


"gue harus gimana sekarang, apa harus gue tlp ya, iya gue harus tlp tapi... Ya udah gue tlp az daripada dia mikir yang engga-engga" ujar angelia sambil menatap headphonenya.


angelia menekan nomor mike hingga beberapa menit belum juga terdengar jawaban diseberang sana.


"tok....tok...!"


Angel segera melempar headphonenya dan membuka pintu, ternyata sang mama telah berdiri untuk mengajaknya makan malam.


**


Pagi itu tak seperti biasanya angelia langsung berjalan terburu-buru tanpa melihat siapa pun, hingga tanpa ia sadari tangannya ditarik oleh seseorang hampir membuatnya terjatuh.


"loe kenapa...?" terdengar suara cowo menyapanya


Angel langsung menatap wajah cowo manis yang membuatnya hampir terjatuh. Cowo yang ingin temui ternyata ada didepannya dengan sikap coolnya.


"mike...?" tanya angel balik


"iya ini gue..kenapa" mike mejawab dengan senyumnya.


Angelia tersadar dan membenarkan posisi berdirinya. Kemudia dengan ragu dia berkata


"mike gue minta maaf soal kejadian kemarin.."


"kejadian apa..?" ujar mike gemas melihat angelia yang menunduk meremas rok abunya.


"maaf karena kemarin gue ninggalin loe gitu az...!!" gumam angelia pelan tetap tak berani memandang cowo di depannya.


"degh!!"


Jantung angelia terasa berhenti, wajahnya terasa panas berwarna merah seperti udang rebus, dalam hitungan detik yang tak pernah ia duga kejadian begitu cepat, mike menciumnya walau hanya sekilas tapi itu mampu membuat waktu angelia terhenti.


"udah lupain az, gue maafin loe dan itu hukuman karena loe ninggalin gue gitu az kemarin" ucap mike dengan wajah cool dan berjalan menjauh meninggalkan angelia yang masih mematung.


***


disebuah cafe tampak 2 remaja sedang mengobrol ceria, siapa lagi kalo bukan dewi dan angel.


" loe tadi disekolah kenapa" ujar dewi sambil menikmati steaknya


"emank kenapa gue..." tanya angelia balik


"gue kira loe kesambet penunggu sekolah habis diem gitu az, diajak ngomong kaya orang beg* ngga nyambung"


" kok lemes banget mulut loe bilang sahabat terbaik kaya gue itu beg*, emank kenapa gue??? ya udah yaw gue cabut dulu udah ditunggu sama bokap" ujar angelia seraya menyeruput jus strawberrynya dan berlari kecil menuju parkiran


"eh... ini siapa yang bayar kampret main kabur az, besok - besok gue ngga mau lagi ngajak loe keluar?" teriak dewi bercanda pada sahabatnya.


"amaaan!!!" Jawab angel sambil memberi kode lewat tangannya.


***


"ting...ting..ting.." suara ponsel angel


"lagi apa yank?" chat indra


"bikin PR" balas angel jutek


"jangan jutek gitu, ntar cakepnya hilang😍"


"ngga usah basa - basi gw lagi sibuk"